Mengenal Part of Speech dan 9 Kelas Kata dalam Bahasa Inggris beserta Contoh dan Latihan Soalnya

Poin Penting

  • Part of speech adalah klasifikasi kata dalam bahasa Inggris berdasarkan fungsinya di kalimat, dan dalam bahasa Indonesia disebut kelas kata.

  • Secara tradisional ada 8 part of speech; bila article dan determiner dihitung terpisah, jumlahnya menjadi 9 hingga 10 kelas kata.

  • Sembilan kelas kata utama: noun, pronoun, verb, adjective, adverb, preposition, conjunction, interjection, dan determiner/article.

  • Kunci membedakan kelas kata bukan menghafal bentuk kata, melainkan melihat FUNGSI dan POSISI-nya dalam kalimat.

  • Cara menentukan kelas kata: periksa posisi dalam kalimat lalu lihat akhiran (suffix); satu kata bisa berubah kelas kata tergantung konteks.

Banyak pelajar bisa menyebut "noun" dan "verb", tetapi langsung tersendat saat harus membedakan adjective dari adverb, atau bahkan ragu sebenarnya part of speech ada berapa jenis. Artikel ini merapikan kebingungan itu: mulai dari pengertian part of speech, ke-9 kelas kata beserta contoh part of speech dalam tabel bilingual, cara menentukan kelas kata sebuah kata, sampai latihan soal untuk mengukur pemahaman Anda sendiri.

Kenali Part of Speech dan Fungsinya dalam Bahasa Inggris
Kenali Part of Speech dan Fungsinya dalam Bahasa Inggris

I. Apa Itu Part of Speech? Pengertian, Jumlah, dan Tabel Ringkasan Kelas Kata

Part of speech adalah kategori atau klasifikasi kata dalam bahasa Inggris berdasarkan fungsi dan perannya di dalam kalimat, yang dalam bahasa Indonesia disebut kelas kata. Definisi part of speech ini menegaskan satu hal penting: setiap kata dalam bahasa Inggris memiliki "pekerjaan" tertentu di dalam kalimat, dan pekerjaan itulah yang menentukan kelas katanya, bukan bentuk hurufnya.

Lalu, sebenarnya part of speech ada berapa? Secara tradisional terdapat 8 part of speech. Namun bila article dan determiner dihitung sebagai kategori tersendiri, jumlahnya menjadi 9 hingga 10 kelas kata. Jadi angka 8, 9, atau 10 bukan tanda ada sumber yang salah, melainkan hanya perbedaan cara menghitung article dan determiner. Artikel ini memakai kerangka 9 kelas kata agar pembahasannya lengkap namun tetap ringkas.

Berikut tabel ringkasan 9 kelas kata sebagai peta sebelum Anda masuk ke detail tiap kategori.

Kelas Kata

Fungsi

Contoh

Noun (kata benda)

Menamai orang, tempat, benda, atau ide

teacher, Jakarta, happiness

Pronoun (kata ganti)

Menggantikan noun agar tidak berulang

she, it, mine

Verb (kata kerja)

Menyatakan tindakan atau keadaan

run, is, have

Adjective (kata sifat)

Menerangkan/mensifati noun

beautiful, tall, many

Adverb (kata keterangan)

Menerangkan verb, adjective, atau adverb

quickly, always, very

Preposition (kata depan)

Menunjukkan hubungan waktu / tempat / arah

in, on, under

Conjunction (kata hubung)

Menghubungkan kata, frasa, atau klausa

and, but, because

Interjection (kata seru)

Mengungkapkan emosi / reaksi spontan

Wow!, Ouch!, Well

Determiner / Article (kata sandang)

Mendahului dan menentukan noun

a, an, the, my

Tabel di atas memberi gambaran cepat, tetapi memahami tiap kelas kata dari fungsi dan contoh kalimatnya jauh lebih berguna daripada sekadar menghafal daftar.

Sembilan part of speech dalam bahasa Inggris
Sembilan part of speech dalam bahasa Inggris

II. Macam-Macam Part of Speech dan Contohnya

Part of speech dalam bahasa Inggris terbagi menjadi 9 kelas kata, yang dibedakan berdasarkan fungsi setiap kata di dalam kalimat, bukan berdasarkan bentuk katanya. Berikut penjelasan dan contoh masing-masing kelas kata.

1. Noun (Kata Benda)

Noun adalah kata yang menamai orang, tempat, benda, atau ide/gagasan. Di dalam kalimat, noun dapat berperan sebagai subjek maupun objek.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Common noun

Benda umum

The teacher is kind. (Guru itu baik.)

Proper noun

Nama khusus (huruf kapital)

Jakarta is the capital of Indonesia. (Jakarta adalah ibu kota Indonesia.)

Abstract noun

Konsep / ide tak berwujud

Happiness matters most. (Kebahagiaan paling penting.)

Concrete noun

Benda berwujud (bisa diindra)

She bought a book. (Dia membeli sebuah buku.)

Uncountable noun

Tak bisa dihitung satuan

I need water. (Saya butuh air.)

Catatan: 

Satu jebakan yang sering muncul adalah abstract noun seperti “happiness” atau “freedom” kerap luput dikenali karena dikira "bukan benda", padahal ide dan konsep tak berwujud pun tetap tergolong noun. 

Noun juga sering tertukar dengan pronoun; ingat prinsipnya, noun menamai sesuatu secara langsung, sedangkan pronoun hanya menggantikannya.

2. Pronoun (Kata Ganti)

Pronoun adalah kata yang menggantikan noun agar kalimat tidak berulang menyebut nama yang sama. Alih-alih mengatakan "Budi membeli buku, lalu Budi membaca buku Budi", kita cukup memakai “he” dan “his”.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Personal

Menggantikan orang / benda

She is my friend. (Dia adalah temanku.)

Possessive

Menunjukkan kepemilikan

This book is mine. (Buku ini milikku.)

Demonstrative

Menunjuk (this / that / these / those)

This is delicious. (Ini enak.)

Reflexive

Kembali ke subjek (-self)

He hurt himself. (Dia melukai dirinya sendiri.)

Interrogative

Untuk bertanya (who / what / which)

Who is calling? (Siapa yang menelepon?)

Catatan: kesalahan yang kerap muncul adalah memakai reflexive pronoun (berakhiran -self) padahal personal pronoun biasa sudah cukup. Selain itu, setiap pronoun menggantikan noun tertentu (disebut antecedent); pastikan noun yang digantikan sudah jelas agar kalimat tidak membingungkan.

3. Verb (Kata Kerja)

Verb adalah kata yang menyatakan tindakan, kejadian, atau keadaan, dan menjadi inti dari predikat sebuah kalimat. Karena menjadi inti predikat, satu kalimat lengkap wajib memiliki setidaknya satu verb.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Action verb

Menyatakan tindakan

They run every morning. (Mereka berlari setiap pagi.)

Linking verb

Menghubungkan subjek ke keterangan

She is a doctor. (Dia adalah seorang dokter.)

Auxiliary / Helping verb

Membantu verb utama

I have finished. (Saya sudah selesai.)

Transitive verb

Membutuhkan objek

He kicked the ball. (Dia menendang bola.)

Intransitive verb

Tanpa objek

The baby cried. (Bayi itu menangis.)

Catatan: verb tidak selalu berupa gerakan. Linking verb seperti “is”, “am”, dan “are” juga tergolong verb meski tidak menyatakan aksi apa pun. 

4. Adjective (Kata Sifat)

Adjective adalah kata yang menerangkan atau mensifati noun maupun pronoun. Dalam bahasa Inggris, adjective umumnya diletak kan sebelum noun atau setelah linking verb.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Descriptive

Menggambarkan sifat

A beautiful garden. (Sebuah taman yang indah.)

Quantitative

Menyatakan jumlah

Many students came. (Banyak siswa datang.)

Demonstrative

Menunjuk (this / that + noun)

This car is fast. (Mobil ini cepat.)

Comparative

Membandingkan dua hal (-er / more)

She is taller than me. (Dia lebih tinggi daripada saya.)

Superlative

Menyatakan paling (-est / most)

He is the tallest in class. (Dia paling tinggi di kelas.)

Catatan: kesalahan paling umum dengan adjective bukanlah memilih kata yang salah, melainkan menaruhnya di posisi yang keliru. Adjective bahasa Inggris diletakkan sebelum noun ("a red car") atau setelah linking verb ("the car is red").

5. Adverb (Kata Keterangan)

Adverb adalah kata yang menerangkan verb, adjective, atau adverb lain. Patokan untuk mengenalinya bukan bentuk kata, melainkan apa yang diterangkannya.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Manner (cara)

Menjelaskan bagaimana

She sings beautifully. (Dia bernyanyi dengan indah.)

Time (waktu)

Menjelaskan kapan

They left yesterday. (Mereka pergi kemarin.)

Place (tempat)

Menjelaskan di mana

Come here. (Kemarilah.)

Frequency (frekuensi)

Menjelaskan seberapa sering

He always studies. (Dia selalu belajar.)

Degree (tingkat)

Menjelaskan seberapa

It is very hot. (Ini sangat panas.)

Catatan: di sinilah kebingungan paling besar terjadi karena banyak orang menganggap adverb sama dengan "kata berakhiran -ly". Faktanya, banyak adverb memang berakhiran “-ly” tetapi tidak semua (“fast”, “here”, dan “always” adalah adverb tanpa akhiran “-ly”). 

6. Preposition (Kata Depan)

Preposition adalah kata yang menunjukkan hubungan waktu, tempat, atau arah antara noun/pronoun dengan kata lain dalam kalimat. Ciri pentingnya, preposition tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu diikuti noun atau pronoun (disebut object of preposition).

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Of time

Hubungan waktu

See you on Monday. (Sampai jumpa hari Senin.)

Of place

Hubungan tempat

The cat is under the table. (Kucing itu di bawah meja.)

Of direction

Menunjukkan arah

She walked to school. (Dia berjalan ke sekolah.)

Of manner

Menunjukkan cara

He came by car. (Dia datang dengan mobil.)

In / at / on

Waktu & tempat spesifik

Meet me at 7 p.m. (Temui saya pukul 7 malam.)

Catatan: pelajar Indonesia sering keliru memilih “in”, “at”, atau “on” secara acak karena dalam bahasa Indonesia satu kata "di" bisa mencakup ketiganya. 

7. Conjunction (Kata Hubung)

Conjunction adalah kata yang menghubungkan kata, frasa, atau klausa. Fungsinya menyambung dua unit yang setara atau bertingkat, entah berupa klausa maupun frasa.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Coordinating

(FANBOYS)

Menghubungkan unsur setara

I like tea and coffee. (Saya suka teh dan kopi.)

Subordinating (sebab)

Klausa anak ke induk

I stayed home because it rained. (Saya di rumah karena hujan.)

Correlative

Berpasangan

Both Ana and Budi passed. (Baik Ana maupun Budi lulus.)

Subordinating (waktu)

Menandai waktu (when/while)

Call me when you arrive. (Telepon saya saat kamu tiba.)

Coordinating (kontras)

Menyatakan kontras/pilihan

It is small but strong. (Ini kecil tapi kuat.)

Catatan: kelas kata ini sering tertukar dengan preposition, padahal ada patokan sederhana, yaitu conjunction menyambung dua unit setara atau bertingkat (klausa/frasa), sedangkan preposition mengaitkan noun ke kata lain. FANBOYS sendiri adalah singkatan tujuh coordinating conjunction, yaitu for, and, nor, but, or, yet, so.

8. Interjection (Kata Seru)

Interjection adalah kata seru yang mengungkapkan emosi atau reaksi spontan, dan secara gramatikal berdiri terpisah dari struktur kalimat. Karena tidak terhubung ke bagian kalimat lain, interjection dapat muncul di awal atau berdiri sendiri.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Emosi

Ungkapan perasaan

Wow! That's amazing. (Wah! Itu luar biasa.)

Salam

Sapaan

Hi, how are you? (Hai, apa kabar?)

Persetujuan

Setuju / mengerti

Aha, I see! (Aha, aku mengerti!)

Seruan / kaget

Reaksi mendadak

Ouch! That hurts. (Aduh! Itu sakit.)

Ragu / berpikir

Jeda saat bicara

Well, I'm not sure. (Yah, saya tidak yakin.)

Catatan: keunikan inilah yang membuat interjection paling sering dilewatkan dalam pelajaran formal karena ia tidak terhubung secara tata bahasa ke bagian kalimat lain sehingga mudah dianggap "bukan bagian kalimat". Interjection sering diikuti tanda seru (!) dan lebih umum muncul di percakapan sehari-hari daripada tulisan akademik.

9. Determiner dan Article (Kata Sandang/Penentu)

Determiner adalah kata yang mendahului dan menentukan noun, sementara article (a, an, the) merupakan jenis determiner yang paling umum.

Klasifikasi

Definisi Singkat

Contoh Kalimat

Indefinite article

a / an (umum, belum spesifik)

I saw a dog. (Saya melihat seekor anjing.)

Definite article

the (spesifik / sudah dikenal)

The sun is bright. (Matahari itu terang.)

Demonstrative determiner

this / that + noun

That house is big. (Rumah itu besar.)

Quantifier

Menyatakan jumlah

Some water spilled. (Sebagian air tumpah.)

Possessive determiner

my/your/his + noun

My phone is new. (Ponsel saya baru.)

Catatan: poin yang sering membingungkan adalah article sebenarnya bagian dari determiner, bukan kategori yang sepenuhnya terpisah. 

III. Cara Menentukan Part of Speech Suatu Kata

Cara menentukan part of speech suatu kata adalah dengan melihat posisi dan fungsi kata di dalam kalimat, lalu memeriksa akhiran (suffix) kata tersebut sebagai petunjuk tambahan. Dua langkah ini bekerja bersama: posisi memberi tahu peran kata, sedangkan suffix memberi konfirmasi cepat.

1. Menentukan lewat posisi kata dalam kalimat

Setelah bertahun-tahun mengajar, saya menemukan bahwa posisi kata hampir selalu lebih bisa diandalkan daripada tebakan berdasarkan "rasa". Kuncinya sederhana: tanyakan apa pekerjaan kata itu di dalam kalimat.

Posisi Kata dalam Kalimat

Jenis Kata

Cara Mengenali

Contoh

Menjadi subjek atau objek

Noun / Pronoun

Menjawab pertanyaan siapa? atau apa? dalam kalimat.

Budi kicked the ball. (Budi menendang bola.) 

Budi (subjek) dan ball (objek) sama-sama noun.

Menyatakan tindakan atau keadaan

Verb

Menjelaskan apa yang dilakukan atau dialami subjek.

She reads every night. (Dia membaca setiap malam.) 

reads adalah verb.

Menerangkan noun

Adjective

Memberi sifat, kualitas, atau ciri pada noun.

a fast car (mobil yang cepat) 

fast menerangkan car.

Menerangkan verb, adjective, atau adverb lain

Adverb

Menjelaskan bagaimana, kapan, di mana, atau seberapa sering suatu tindakan atau sifat terjadi.

She drives fast. (Dia mengemudi dengan cepat.) 

fast menerangkan drives, sehingga berfungsi sebagai adverb.

Perhatikan kata “fast” pada dua contoh terakhir: bentuknya sama persis, tetapi kelas katanya berbeda karena posisinya berbeda. Inilah mengapa mengecek posisi lebih dulu adalah kebiasaan yang jauh lebih aman daripada langsung menebak dari bentuk kata.

Cara menentukan kelas kata dari posisi dalam kalimat
Cara menentukan kelas kata dari posisi dalam kalimat

2. Menentukan lewat akhiran / suffix kata

Setelah posisi, akhiran (suffix) berfungsi sebagai petunjuk cepat untuk memastikan kelas kata. Banyak kata membawa "penanda" di ujungnya yang mengisyaratkan kategorinya.

Suffix

Kelas Kata

Contoh

-tion / -ment / -ness

Noun

education, movement, happiness

-ize / -ify / -ate

Verb

realize, simplify, activate

-ful / -ous / -al / -ive

Adjective

beautiful, dangerous, national, active

-ly

Adverb

quickly, happily, slowly

Catatan penting: suffix hanyalah petunjuk, bukan aturan mutlak. Ada pengecualian yang wajib diwaspadai, misalnya “friendly” dan “lovely” berakhiran “-ly” tetapi keduanya adjective, bukan adverb. 

Akhiran (suffix) sebagai petunjuk kelas kata dalam bahasa Inggris
Akhiran (suffix) sebagai petunjuk kelas kata dalam bahasa Inggris

IV. Contoh Soal Part of Speech dan Jawabannya

Contoh soal part of speech berikut berupa 20 soal pilihan ganda bertipe mengisi bagian rumpang, di mana keempat pilihan adalah empat bentuk kelas kata dari satu kata dasar yang sama. Tugas Anda memilih bentuk yang tepat untuk mengisi tempat kosong. Format ini melatih Anda melihat fungsi kata dari posisinya, bukan sekadar menghafal istilah. Kerjakan dulu sendiri, lalu cocokkan dengan kunci jawaban dan pembahasannya.

1. She sang the song very ___. 

A. beauty  B. beautiful  C. beautifully  D. beautify 

2. His ___ to the team made us win the match. 

A. contribute  B. contribution  C. contributive  D. contributively 

3. The manager decided to ___ the new safety rules today. 

A. enforcement  B. force  C. enforce  D. forceful 

4. We were amazed by her ___ performance on stage. 

A. power  B. powerful  C. powerfully  D. powered 

5. The team worked ___ to finish the project on time. 

A. cooperation  B. cooperative  C. cooperate  D. cooperatively 

6. ___ is the key to mastering any new language. 

A. Consistent  B. Consistency  C. Consistently  D. Consist 

7. They plan to ___ the old building next month. 

A. modern  B. modernity  C. modernly  D. modernize 

8. The instructions were written ___ so everyone understood. 

A. clarity  B. clear  C. clearly  D. clarify 

9. Her ___ answer surprised the whole class. 

A. intelligence  B. intelligent  C. intelligently  D. intellect 

10. The company wants to ___ its profit this year. 

A. maximum  B. maximal  C. maximize  D. maximally 

11. He handled the situation with great ___. 

A. patient  B. patiently  C. patience  D. patientize 

12. The children behaved ___ during the ceremony. 

A. politeness  B. polite  C. politely  D. impolite 

13. This is the most ___ decision the board has ever made. 

A. importance  B. important  C. importantly  D. importation 

14. The scientists tried to ___ the results of the experiment. 

A. analysis  B. analytical  C. analyze  D. analytically 

15. Their ___ to help the victims moved everyone. 

A. willing  B. willingness  C. willingly  D. will 

16. She spoke ___ about her plans for the future. 

A. confidence  B. confident  C. confidently  D. confide 

17. The teacher gave a ___ explanation of the topic. 

A. detail  B. detailed  C. details  D. detailly 

18. We must ___ the process to save time and money. 

A. simple  B. simplicity  C. simply  D. simplify 

19. The audience listened to the speech ___. 

A. attention  B. attentive  C. attentively  D. attend 

20. His ___ during the crisis earned everyone's respect. 

A. calm  B. calmly  C. calmness  D. calming 

Jawaban:

  1. C. beautifully (adverb, menerangkan cara kerja verb 'sang').

  2. B. contribution (noun, menjadi subjek dan didahului possessive 'His').

  3. C. enforce (verb, inti tindakan setelah 'to').

  4. B. powerful (adjective, mensifati noun 'performance')

  5. D. cooperatively (adverb, menerangkan cara kerja verb 'worked').

  6. B. Consistency (noun, menjadi subjek kalimat).

  7. D. modernize (verb, inti tindakan setelah 'to').

  8. C. clearly (adverb, menerangkan cara kerja verb 'were written').

  9. B. intelligent (adjective, mensifati noun 'answer').

  10. C. maximize (verb, inti tindakan setelah 'to').

  11. C. patience (noun, object of preposition setelah 'with').

  12. C. politely (adverb, menerangkan cara kerja verb 'behaved').

  13. B. important (adjective, mensifati noun 'decision').

  14. C. analyze (verb, inti tindakan setelah 'to').

  15. B. willingness (noun, menjadi subjek dan didahului possessive 'Their').

  16. C. confidently (adverb, menerangkan cara kerja verb 'spoke').

  17. B. detailed (adjective, mensifati noun 'explanation').

  18. D. simplify (verb, inti tindakan setelah 'must').

  19. C. attentively (adverb, menerangkan cara kerja verb 'listened').

  20. C. calmness (noun, menjadi subjek dan didahului possessive 'His').

Perhatikan bahwa hampir semua pembahasan kembali ke fungsi atau posisi kata, bukan sekadar bentuknya. Bila masih ada pertanyaan yang mengganjal, bagian FAQ berikut menjawab keraguan yang paling sering muncul.

V. Pertanyaan Umum tentang Part of Speech (FAQ)

Setelah memahami teorinya, biasanya masih tersisa beberapa keraguan praktis: bagaimana kelas kata ditulis singkat di kamus, apakah satu kata bisa berpindah kelas, dan apa yang harus dilakukan saat menemukan kosakata baru. Berikut jawabannya.

1. Apa singkatan dari masing-masing part of speech?

Singkatan part of speech yang umum di kamus adalah n. (noun), v. (verb), adj. (adjective), adv. (adverb), dan beberapa lainnya. Singkatan ini membantu Anda langsung mengenali kelas kata sebuah kata saat membuka kamus. Berikut daftar lengkapnya dalam bentuk tabel.

Singkatan

Part of Speech

Kelas Kata

n.

noun

kata benda

v.

verb

kata kerja

adj.

adjective

kata sifat

adv.

adverb

kata keterangan

prep.

preposition

kata depan

conj.

conjunction

kata hubung

pron.

pronoun

kata ganti

interj.

interjection

kata seru

art.

article

kata sandang

Saat membuka kamus dan melihat label "adj." di samping sebuah kata, Anda langsung tahu kata itu berfungsi sebagai kata sifat tanpa perlu menebak.

2. Adakah kata yang termasuk lebih dari satu part of speech?

Ya, satu kata bisa termasuk lebih dari satu part of speech tergantung fungsinya dalam kalimat. Fenomena ini disebut word class shift, dan justru sangat umum dalam bahasa Inggris. Konteks serta posisi kata dalam kalimatlah yang menentukan kelas katanya, bukan bentuk kata itu sendiri. Perhatikan contoh berikut:

  • book → "She read a book." (noun: buku) vs "Please book a room." (verb: memesan)

  • run → "I run daily." (verb: berlari) vs "It was a long run." (noun: lari)

  • light → "The light is bright." (noun: cahaya) vs "This box is light." (adjective: ringan)

Karena itu, jangan pernah mengunci kelas kata sebuah kata sebelum melihat perannya di dalam kalimat.

3. Bagaimana cara menentukan part of speech jika menemukan kosakata baru?

Untuk menentukan part of speech kosakata baru, periksa dulu posisi kata itu dalam kalimat, lalu lihat akhirannya (suffix), dan pastikan dengan kamus. Ketiga langkah ini saling melengkapi ketika Anda bertemu kata yang belum pernah dikenal:

  1. Cek posisi kata dalam kalimat: apakah ia menjadi subjek, menyatakan tindakan, atau mensifati noun?
  2. Cek akhiran (suffix) sebagai petunjuk: -ly cenderung adverb, -tion cenderung noun, -ful cenderung adjective.
  3. Pastikan dengan kamus untuk konfirmasi akhir.

Kamus seperti Prep Dictionary menampilkan kelas kata (part of speech), level CEFR, pelafalan, sinonim / antonim, sampai kolokasi sekaligus, sehingga Anda dapat memverifikasi kelas kata sebuah kosakata baru dengan cepat dan akurat.

Kesimpulan

Part of speech adalah 9 kelas kata dalam bahasa Inggris yang dibedakan berdasarkan fungsi dan posisi setiap kata di dalam kalimat, bukan sekadar bentuknya. Menguasai kesembilan kelas kata ini menjadi fondasi penting agar Anda dapat menyusun kalimat bahasa Inggris yang benar sekaligus memahami teks dengan lebih akurat dan percaya diri. 

Untuk mempercepat prosesnya, manfaatkan Prep Dictionary guna mengecek kelas kata, level CEFR, dan pelafalan sebuah kata secara cepat, serta gunakan platform belajar bahasa Inggris berbasis AI PREP untuk terus berlatih hingga kemampuan menyusun kalimat Anda berkembang semakin alami.

Sari
Product Content Admin

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!

KomentarKomentar

0/300 karakter
Loading...
PREP PTE. LTD.

UEN: 202227322W

Alamat: Galeon Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia

Nomor Hotline : +65 3129 31111

Nomor WhatsApp Hotline : +62 822 9993 9692 / +62 815 307 7737 (For Business) 

Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business) 

DISERTIFIKASI OLEH
DMCA protect