Kata Sifat dalam Bahasa Inggris: Panduan Lengkap Jenis, Penggunaan, dan Contohnya
Kamu sedang mencoba mendeskripsikan sebuah tempat yang indah, seorang teman yang menarik, atau pengalaman yang berkesan, tetapi setiap kalimat yang kamu tulis justru terasa datar, kering, dan kurang emosi. Rasanya seperti “ada yang kurang”, tapi sulit dijelaskan. Penyebabnya jelas: kamu belum menguasai kata sifat dalam bahasa inggris yang tepat dan cukup variatif. Padahal, adjective adalah elemen kunci yang menghidupkan deskripsi, memberi warna, dan membuat pesanmu terasa nyata.
Namun setelah menyadari hal itu, muncul tantangan baru. Harus mulai dari mana? Jenis adjective apa saja yang penting? Bagaimana cara menggunakannya dengan benar tanpa membuat kalimat terdengar aneh? Tanpa panduan yang terstruktur, belajar adjective sering terasa acak, membingungkan, dan tidak efektif.
Memahami kesulitan ini, PREPEDU menyusun panduan lengkap yang dirancang khusus untuk menjawab semua kebutuhanmu: mulai dari jenis, fungsi, posisi, hingga contoh penggunaan nyata. Jika kamu ingin menulis dan berbicara dengan lebih hidup, presisi, dan percaya diri, sekarang waktunya untuk mulai, jelajahi panduan ini dan rasakan perbedaannya.
- I. Apa Itu Kata Sifat dalam Bahasa Inggris?
- II. Cara Mengenali Kata Sifat: Pola dan Ciri Khasnya
- III. Posisi Kata Sifat dalam Kalimat Bahasa Inggris
- IV. Jenis dan Cara Menggunakan Kata Sifat
- V. Urutan Kata Sifat dalam Bahasa Inggris
- VI. 100 Kata Sifat dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya yang Sering Digunakan
- Kesimpulan
I. Apa Itu Kata Sifat dalam Bahasa Inggris?
Kata sifat dalam bahasa Inggris adalah kata yang memodifikasi atau mendeskripsikan kata benda maupun kata ganti. Fungsi utamanya adalah memberikan informasi tambahan (seperti kualitas, kuantitas, kondisi, atau karakteristik) sehingga kalimat menjadi lebih informatif dan tepat sasaran.
Dalam bahasa Inggris, kata sifat berfungsi untuk memperjelas benda atau konsep yang sedang dibicarakan. Kata sifat menjawab pertanyaan seperti: “What kind?”, “How many?”, “Which one?”. Setiap pertanyaan ini dijawab oleh kata sifat dalam posisi dan konteks yang berbeda.
Perhatikan contoh kata sifat bahasa Inggris berikut dalam konteks kalimat:
-
She is a talented student → kata sifat "talented" menerangkan kata benda "student".
-
The mountain road is extremely narrow → kata sifat "narrow" menerangkan kata benda "road" melalui kata kerja penghubung "is".
Dari 2 contoh di atas, terlihat bahwa kata sifat bisa hadir di berbagai posisi dalam kalimat, dan setiap posisi memiliki fungsinya sendiri. Pemahaman tentang hal ini menjadi dasar penguasaan macam macam kata sifat dalam bahasa Inggris secara menyeluruh.
II. Cara Mengenali Kata Sifat: Pola dan Ciri Khasnya
Kemampuan mengenali kata sifat secara akurat sangat penting, baik untuk ketepatan tata bahasa maupun untuk pengembangan kosakata aktif. Dengan menguasai pola-pola pembentukan adjective, kamu dapat memperluas perbendaharaan secara sistematis, bukan sekadar menghafal satu per satu.
1. Mengenali Lewat Suffix (Akhiran Kata Sifat)
Suffix atau akhiran adalah cara paling andal untuk mengidentifikasi adjective dalam sebuah kalimat. Tabel berikut merangkum suffix yang paling umum ditemukan pada jenis kata sifat dalam bahasa Inggris, lengkap dengan contohnya.
|
Suffix |
Makna Umum |
Contoh Kata Sifat |
|
-able / -ible |
Menunjukkan kemampuan atau kelayakan. |
comfortable, flexible, possible, accessible |
|
-al |
Berkaitan dengan sesuatu; bersifat. |
natural, logical, cultural, professional |
|
-ful |
Penuh dengan; memiliki kualitas tertentu. |
helpful, powerful, grateful, peaceful |
|
-ic / -ical |
Berkaitan dengan bidang atau sifat tertentu. |
energetic, strategic, historical, musical |
|
-ive |
Cenderung melakukan atau memiliki sifat. |
creative, active, sensitive, decisive |
|
-less |
Tanpa; tidak memiliki. |
careless, hopeless, harmless, endless |
|
-ous / -ious |
Memiliki sifat atau kualitas tertentu. |
generous, curious, dangerous, ambitious |
|
-y |
Memiliki kualitas suatu benda; menyerupai. |
healthy, lucky, rainy, cloudy |
Dengan menghafal pola suffix ini, kamu dapat mengenali ribuan kata kata sifat dalam bahasa Inggris tanpa harus menghafalnya satu per satu. Pola ini berlaku konsisten dan menjadi bekal kosakata jangka panjang.
2. Mengenali Lewat Prefix (Awalan Kata Sifat)
Selain suffix, prefix atau awalan juga membantu mengenali dan membentuk kata sifat, khususnya yang bermakna negatif. Memahami prefix memperluas daftar kata sifat bahasa Inggris yang kamu kuasai, sekaligus meningkatkan kemampuan inferensi kosakata saat membaca teks akademik maupun percakapan sehari-hari.
|
Prefix |
Pengaruh terhadap Makna |
Contoh Kata Sifat |
|
un- |
Membalik makna kata sifat dasar menjadi negatif. |
unhappy, unclear, unfair, unreliable |
|
in- / im- / il- / ir- |
Bentuk negatif; disesuaikan dengan huruf awal kata dasar. |
incomplete, impossible, illogical, irrelevant |
|
dis- |
Menunjukkan lawan atau ketidaksetujuan. |
dishonest, disorganized, disloyal |
Penggunaan prefix yang tepat tidak hanya memperkaya kata kata sifat dalam bahasa Inggris yang kamu kuasai, tetapi juga meningkatkan presisi komunikasi, karena perbedaan satu prefix bisa mengubah makna secara drastis.
3. Kata Benda + Participle Kedua (Past Participle)
Salah satu pola pembentukan kata sifat majemuk (compound adjective) yang produktif dalam bahasa Inggris adalah kombinasi kata benda (noun) dengan past participle. Pola ini menghasilkan kata sifat yang menggambarkan kondisi atau karakteristik suatu subjek secara lebih spesifik.
Beberapa contoh yang umum digunakan antara lain:
-
heart-broken (patah hati)
-
sun-dried (dikeringkan oleh matahari)
-
hand-made (buatan tangan)
-
well-known (terkenal; sudah diketahui luas)
4. Well / Ill + Participle Kedua (Past Participle)
Kombinasi “well” atau “ill” dengan past participle menghasilkan kata sifat majemuk yang menggambarkan kualitas atau kondisi dari suatu benda atau seseorang. Kata
-
well: memberikan konotasi positif.
-
ill: memberikan konotasi negatif.
Contoh penggunaan yang lazim ditemukan dalam konteks formal dan informal:
-
well-behaved (berkelakuan baik)
-
ill-tempered (mudah marah; berwatak buruk)
-
well-prepared (sangat siap)
-
ill-equipped (tidak cukup siap; kurang perlengkapan)
III. Posisi Kata Sifat dalam Kalimat Bahasa Inggris
Penempatan adjective yang tepat merupakan kunci ketepatan gramatikal dan kejelasan komunikasi. Kesalahan posisi dapat mengubah makna kalimat atau menjadikannya tidak gramatikal. Tabel berikut merangkum kelima posisi utama adjective dalam kalimat beserta fungsi dan contohnya.
|
Posisi Kata Sifat |
Struktur Kalimat |
Fungsi |
Contoh Kalimat (Terjemahan) |
|
Setelah to be |
S + to be + adjective |
Menyatakan keadaan atau sifat subjek |
She is intelligent. (Dia cerdas.) |
|
Sebelum kata benda (Attributive) |
S + adjective + noun |
Langsung memodifikasi noun |
He has a brilliant idea. (Dia punya ide cemerlang.) |
|
Setelah linking verb |
S + linking verb + adjective |
Mendeskripsikan subjek melalui kata kerja seperti look, feel, seem |
The soup smells delicious. (Sup itu aromanya lezat.) |
|
Setelah kata benda (Post-positive) |
S + noun + adjective |
Memodifikasi noun tertentu (umumnya formal) |
The president elect will speak. (Presiden terpilih itu akan berbicara.) |
|
Didahului adverb |
S + to be + adverb + adjective |
Memperkuat atau mengubah intensitas adjective |
This problem is extremely complex. (Masalah ini sangat rumit.) |
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua adjective fleksibel dalam hal posisi. Beberapa bersifat predicative (hanya muncul setelah kata kerja penghubung), sementara yang lain bersifat attributive (hanya muncul sebelum kata benda). Pelajari lebih banyak contoh kalimat kata sifat dalam bahasa Inggris pada tabel-tabel berikutnya untuk memperdalam pemahaman tentang pola penempatan ini.
IV. Jenis dan Cara Menggunakan Kata Sifat
Kata sifat tidak hanya berfungsi untuk mendeskripsikan. Berdasarkan konteks penggunaannya, adjective dalam bahasa Inggris memiliki delapan jenis yang masing-masing membawa fungsi dan karakteristik tersendiri. Tabel berikut menyajikan panduan lengkap tentang contoh kata sifat bahasa Inggris dari setiap jenisnya.
|
Jenis Penggunaan |
Fungsi |
Contoh Kalimat |
|
Deskriptif |
Menggambarkan kualitas atau sifat fisik dan non-fisik suatu kata benda. |
The ancient temple stands tall. (Kuil kuno itu berdiri megah.) |
|
Pengelompokan / Klasifikasi |
Mengelompokkan kata benda ke dalam kategori tertentu; umumnya tidak memiliki komparatif. |
He studies nuclear physics. (Dia belajar fisika nuklir.) |
|
Menyatakan Kondisi / Status |
Menunjukkan kondisi sementara seseorang atau sesuatu. |
The patient is unconscious. (Pasien itu tidak sadarkan diri.) |
|
Menyatakan Opini / Evaluasi |
Mengekspresikan penilaian subjektif; biasanya ditempatkan paling awal dalam urutan kata sifat. |
That was a terrible decision. (Itu adalah keputusan yang buruk.) |
|
Kepemilikan |
Menunjukkan kepemilikan; berasal dari kata ganti posesif. |
This is her dedicated workspace. (Ini adalah ruang kerja miliknya.) |
|
Perbandingan |
Membandingkan dua hal (komparatif) atau lebih dari dua hal (superlatif). |
This route is shorter than the other. (Rute ini lebih pendek dari yang lain.) |
|
Penunjuk Jumlah / Angka |
Menyatakan kuantitas atau urutan; mencakup kata bilangan dan kata seperti many, few, several. |
Three students passed the exam. (Tiga siswa lulus ujian itu.) |
|
Penunjuk (Demonstrative) |
Menunjuk kata benda tertentu; mencakup this, that, these, those. |
These results are inconclusive. (Hasil-hasil ini tidak meyakinkan.) |
V. Urutan Kata Sifat dalam Bahasa Inggris
Ketika lebih dari satu adjective digunakan untuk menerangkan satu kata benda, bahasa Inggris memiliki aturan urutan yang wajib dipatuhi. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat membuat kalimatmu terdengar janggal bagi penutur asli. Aturan ini dikenal dengan akronim OSASCOMP - panduan urutan penempatan adjective yang paling banyak digunakan dan diakui oleh linguis maupun pengajar bahasa.
|
Kategori |
Penjelasan |
Contoh Kata Sifat |
|
O – Opinion (Opini) |
Penilaian subjektif terhadap kata benda. |
beautiful, terrible, lovely, odd |
|
S – Size (Ukuran) |
Dimensi atau besaran fisik suatu benda. |
large, tiny, enormous, compact |
|
A – Age (Usia) |
Menunjukkan usia atau periode waktu. |
ancient, young, modern, medieval |
|
S – Shape (Bentuk) |
Mendeskripsikan bentuk geometris atau fisik. |
round, square, triangular, curved |
|
C – Color (Warna) |
Menyatakan warna suatu benda. |
crimson, emerald, ivory, charcoal |
|
O – Origin (Asal-usul) |
Menunjukkan dari mana benda berasal. |
Indonesian, French, tropical, urban |
|
M – Material (Bahan) |
Bahan atau zat penyusun suatu benda. |
wooden, metallic, cotton, ceramic |
|
P – Purpose (Tujuan) |
Fungsi atau kegunaan suatu benda; sering berupa kata benda yang digunakan sebagai kata sifat. |
cooking (pot), sleeping (bag), hunting (knife) |
Berikut adalah contoh kalimat yang menerapkan urutan OSASCOMP secara tepat:
"She bought a beautiful large ancient round crimson Italian ceramic cooking pot." (Dia membeli sebuah panci masak keramik Italia berwarna merah tua berbentuk bulat, besar, kuno, dan indah.)
Dalam praktik sehari-hari, kamu jarang menggunakan lebih dari dua atau tiga adjective sekaligus. Namun, memahami pola OSASCOMP memastikan kalimatmu selalu terdengar alami dan gramatikal, terutama saat menulis esai atau menjawab soal deskripsi dalam ujian bahasa Inggris.
VI. 100 Kata Sifat dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya yang Sering Digunakan
Bagian ini menyajikan kumpulan kata sifat bahasa Inggris yang paling sering muncul dalam percakapan sehari-hari, teks akademik, dan soal-soal ujian. Jadikan tabel ini sebagai referensi cepat dan bahan latihan harian kamu.
|
Kata Sifat |
Arti |
Contoh Kalimat |
|
able /ˈeɪ.bəl/ |
mampu; cakap |
She is able to solve complex problems. (Dia mampu memecahkan masalah yang rumit.) |
|
active /ˈæk.tɪv/ |
aktif; dinamis |
The children are active throughout the day. (Anak-anak itu aktif sepanjang hari.) |
|
angry /ˈæŋ.ɡri/ |
marah; berang |
He felt angry after hearing the news. (Dia merasa marah setelah mendengar kabar itu.) |
|
anxious /ˈæŋk.ʃəs/ |
cemas; khawatir |
She was anxious before the interview. (Dia cemas sebelum wawancara.) |
|
beautiful /ˈbjuː.tɪ.fəl/ |
indah; cantik |
The sunset over the ocean is beautiful. (Matahari terbenam di atas samudra itu indah.) |
|
brave /breɪv/ |
berani; teguh |
The brave firefighter saved three lives. (Petugas pemadam kebakaran yang berani itu menyelamatkan tiga nyawa.) |
|
bright /braɪt/ |
cerah; cerdas |
Her bright ideas impressed the entire team. (Ide-idenya yang cemerlang mengesankan seluruh tim.) |
|
busy /ˈbɪz.i/ |
sibuk; penuh kegiatan |
He is busy preparing for the presentation. (Dia sibuk mempersiapkan presentasi.) |
|
calm /kɑːm/ |
tenang; damai |
Stay calm when facing a difficult situation. (Tetap tenang saat menghadapi situasi sulit.) |
|
careful /ˈkeə.fəl/ |
hati-hati; cermat |
Be careful when handling sharp instruments. (Berhati-hatilah saat menangani alat tajam.) |
|
cheerful /ˈtʃɪə.fəl/ |
ceria; riang |
A cheerful attitude improves workplace morale. (Sikap ceria meningkatkan semangat kerja.) |
|
clear /klɪər/ |
jelas; jernih |
Give a clear explanation of the process. (Berikan penjelasan yang jelas tentang proses tersebut.) |
|
clever /ˈklev.ər/ |
pintar; cerdik |
The clever student finished the test early. (Siswa pintar itu menyelesaikan ujian lebih awal.) |
|
cold /kəʊld/ |
dingin; sejuk |
The weather is cold in the highlands. (Cuaca di dataran tinggi itu dingin.) |
|
comfortable /ˈkʌm.fə.tə.bəl/ |
nyaman; enak |
This chair is comfortable for long hours of work. (Kursi ini nyaman untuk jam kerja yang panjang.) |
|
confident /ˈkɒn.fɪ.dənt/ |
percaya diri; yakin |
A confident speaker keeps the audience engaged. (Pembicara yang percaya diri membuat audiens tetap fokus.) |
|
confused /kənˈfjuːzd/ |
bingung; rancu |
The student looked confused by the question. (Siswa itu tampak bingung dengan pertanyaan tersebut.) |
|
creative /kriˈeɪ.tɪv/ |
kreatif; inovatif |
Creative thinking drives innovation in business. (Pemikiran kreatif mendorong inovasi dalam bisnis.) |
|
curious /ˈkjʊə.ri.əs/ |
penasaran; ingin tahu |
Curious learners ask better questions. (Pelajar yang penasaran mengajukan pertanyaan yang lebih baik.) |
|
dangerous /ˈdeɪn.dʒər.əs/ |
berbahaya; berisiko |
Crossing that road at night is dangerous. (Menyeberang jalan itu pada malam hari berbahaya.) |
|
decisive /dɪˈsaɪ.sɪv/ |
tegas; penuh keputusan |
A decisive leader acts without hesitation. (Pemimpin yang tegas bertindak tanpa ragu.) |
|
delicious /dɪˈlɪʃ.əs/ |
lezat; nikmat |
The rendang was absolutely delicious. (Rendang itu benar-benar lezat.) |
|
determined /dɪˈtɜː.mɪnd/ |
bertekad; gigih |
She was determined to pass the IELTS exam. (Dia bertekad untuk lulus ujian IELTS.) |
|
different /ˈdɪf.ər.ənt/ |
berbeda; beragam |
Each student has a different learning style. (Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda.) |
|
difficult /ˈdɪf.ɪ.kəlt/ |
sulit; menantang |
This grammar rule is difficult to memorize. (Aturan tata bahasa ini sulit untuk dihafal.) |
|
diligent /ˈdɪl.ɪ.dʒənt/ |
rajin; tekun |
Diligent practice leads to fluency. (Latihan yang tekun mengarah pada kelancaran berbahasa.) |
|
disappointed /ˌdɪs.əˈpɔɪn.tɪd/ |
kecewa; putus asa |
He was disappointed with his test score. (Dia kecewa dengan nilai ujiannya.) |
|
eager /ˈiː.ɡər/ |
antusias; bersemangat |
The students were eager to learn new vocabulary. (Para siswa bersemangat untuk belajar kosakata baru.) |
|
easy /ˈiː.zi/ |
mudah; tidak sulit |
The first chapter is easy to understand. (Bab pertama mudah dipahami.) |
|
efficient /ɪˈfɪʃ.ənt/ |
efisien; hemat waktu |
An efficient study plan saves valuable time. (Rencana belajar yang efisien menghemat waktu berharga.) |
|
elegant /ˈel.ɪ.ɡənt/ |
elegan; anggun |
She wore an elegant dress to the ceremony. (Dia mengenakan gaun elegan ke upacara itu.) |
|
energetic /ˌen.əˈdʒet.ɪk/ |
energetik; bersemangat |
Young learners are naturally energetic in class. (Pelajar muda secara alami energetik di kelas.) |
|
enthusiastic /ɪnˌθjuː.ziˈæs.tɪk/ |
antusias; penuh gairah |
He is enthusiastic about learning English. (Dia antusias dalam belajar bahasa Inggris.) |
|
excellent /ˈek.sə.lənt/ |
luar biasa; unggul |
Her pronunciation is excellent after months of practice. (Pengucapannya luar biasa setelah berbulan-bulan berlatih.) |
|
excited /ɪkˈsaɪ.tɪd/ |
antusias; gembira |
The class was excited to hear the results. (Kelas itu gembira mendengar hasilnya.) |
|
exhausted /ɪɡˈzɔːs.tɪd/ |
kelelahan; sangat lelah |
He was exhausted after the marathon. (Dia kelelahan setelah maraton.) |
|
expensive /ɪkˈspen.sɪv/ |
mahal; bernilai tinggi |
Imported textbooks can be expensive. (Buku teks impor bisa mahal.) |
|
experienced /ɪkˈspɪə.ri.ənst/ |
berpengalaman; mahir |
An experienced teacher adapts to each student. (Guru berpengalaman beradaptasi dengan setiap siswa.) |
|
fair /feər/ |
adil; merata |
A fair evaluation motivates learners to improve. (Penilaian yang adil memotivasi pelajar untuk berkembang.) |
|
faithful /ˈfeɪθ.fəl/ |
setia; terpercaya |
A faithful friend supports you in hard times. (Teman setia mendukungmu di saat-saat sulit.) |
|
famous /ˈfeɪ.məs/ |
terkenal; masyhur |
Jakarta is famous for its vibrant street food. (Jakarta terkenal dengan makanan jalanannya yang meriah.) |
|
flexible /ˈflek.sɪ.bəl/ |
fleksibel; mudah beradaptasi |
A flexible schedule benefits working students. (Jadwal fleksibel menguntungkan pelajar yang bekerja.) |
|
fluent /ˈfluː.ənt/ |
lancar; fasih |
She speaks fluent English after two years abroad. (Dia berbicara bahasa Inggris dengan lancar setelah dua tahun di luar negeri.) |
|
focused /ˈfəʊ.kəst/ |
fokus; terarah |
Stay focused during the listening section. (Tetap fokus selama bagian menyimak.) |
|
fragile /ˈfrædʒ.aɪl/ |
rapuh; mudah pecah |
Handle this fragile equipment with care. (Tangani peralatan yang rapuh ini dengan hati-hati.) |
|
free /friː/ |
bebas; gratis |
The workshop is free for all registered participants. (Lokakarya ini gratis untuk semua peserta terdaftar.) |
|
friendly /ˈfrend.li/ |
ramah; bersahabat |
The teacher's friendly manner put students at ease. (Sikap ramah guru itu membuat siswa merasa nyaman.) |
|
generous /ˈdʒen.ər.əs/ |
dermawan; murah hati |
Generous people share their knowledge freely. (Orang yang dermawan berbagi pengetahuan mereka dengan tulus.) |
|
gentle /ˈdʒen.tl̩/ |
lembut; penyayang |
Speak in a gentle tone to build student confidence. (Berbicara dengan nada lembut untuk membangun kepercayaan diri siswa.) |
|
grateful /ˈɡreɪt.fəl/ |
bersyukur; berterima kasih |
She was grateful for the scholarship she received. (Dia bersyukur atas beasiswa yang dia terima.) |
|
hardworking /ˈhɑːdˌwɜː.kɪŋ/ |
pekerja keras; ulet |
Hardworking students achieve consistent progress. (Siswa pekerja keras mencapai kemajuan yang konsisten.) |
|
healthy /ˈhel.θi/ |
sehat; bugar |
A healthy lifestyle improves your focus. (Gaya hidup sehat meningkatkan fokus Anda.) |
|
helpful /ˈhelp.fəl/ |
membantu; berguna |
A helpful guide simplifies complex grammar rules. (Panduan yang membantu menyederhanakan aturan tata bahasa yang rumit.) |
|
honest /ˈɒn.ɪst/ |
jujur; tulus |
An honest assessment reveals real strengths. (Penilaian yang jujur mengungkapkan kekuatan yang sesungguhnya.) |
|
humble /ˈhʌm.bəl/ |
rendah hati; sederhana |
A humble learner is always open to feedback. (Pelajar yang rendah hati selalu terbuka terhadap masukan.) |
|
important /ɪmˈpɔː.tənt/ |
penting; krusial |
Vocabulary is important for reading comprehension. (Kosakata penting untuk pemahaman bacaan.) |
|
independent /ˌɪn.dɪˈpen.dənt/ |
mandiri; bebas |
Independent learners manage their own study time. (Pelajar mandiri mengatur waktu belajar mereka sendiri.) |
|
intelligent /ɪnˈtel.ɪ.dʒənt/ |
cerdas; pandai |
Intelligent questions show deep understanding. (Pertanyaan yang cerdas menunjukkan pemahaman yang mendalam.) |
|
interesting /ˈɪn.trɪ.stɪŋ/ |
menarik; mengasyikkan |
This article presents interesting perspectives on grammar. (Artikel ini menyajikan sudut pandang menarik tentang tata bahasa.) |
|
kind /kaɪnd/ |
baik hati; penuh kasih |
Her kind words encouraged him to keep trying. (Kata-katanya yang baik mendorongnya untuk terus mencoba.) |
|
logical /ˈlɒdʒ.ɪ.kəl/ |
logis; masuk akal |
A logical argument follows a clear structure. (Argumen yang logis mengikuti struktur yang jelas.) |
|
loyal /ˈlɔɪ.əl/ |
setia; teguh |
Loyal members support the community long-term. (Anggota setia mendukung komunitas dalam jangka panjang.) |
|
mature /məˈtjʊər/ |
matang; dewasa |
A mature student approaches challenges calmly. (Siswa yang matang menghadapi tantangan dengan tenang.) |
|
modest /ˈmɒd.ɪst/ |
sederhana; tidak sombong |
A modest person lets their work speak for itself. (Orang yang sederhana membiarkan pekerjaannya berbicara sendiri.) |
|
motivated /ˈməʊ.tɪ.veɪ.tɪd/ |
termotivasi; bersemangat |
Motivated learners progress faster than others. (Pelajar yang termotivasi berkembang lebih cepat dari yang lain.) |
|
natural /ˈnætʃ.ər.əl/ |
alami; wajar |
Natural fluency develops through consistent practice. (Kelancaran alami berkembang melalui latihan yang konsisten.) |
|
necessary /ˈnes.ə.ser.i/ |
perlu; diperlukan |
Repetition is necessary for vocabulary retention. (Pengulangan diperlukan untuk penyimpanan kosakata.) |
|
nervous /ˈnɜː.vəs/ |
gugup; gelisah |
Many students feel nervous before a speaking test. (Banyak siswa merasa gugup sebelum ujian berbicara.) |
|
objective /əbˈdʒek.tɪv/ |
objektif; tidak berpihak |
An objective evaluation is fair to all students. (Evaluasi yang objektif adil bagi semua siswa.) |
|
open-minded /ˌəʊ.pənˈmaɪn.dɪd/ |
berpikiran terbuka |
Open-minded students adapt quickly to new concepts. (Siswa yang berpikiran terbuka cepat beradaptasi dengan konsep baru.) |
|
organized /ˈɔː.ɡə.naɪzd/ |
teratur; rapi |
An organized study routine builds strong habits. (Rutinitas belajar yang teratur membangun kebiasaan yang kuat.) |
|
outstanding /aʊtˈstæn.dɪŋ/ |
luar biasa; menonjol |
Her outstanding performance earned top marks. (Penampilannya yang luar biasa mendapat nilai tertinggi.) |
|
patient /ˈpeɪ.ʃənt/ |
sabar; tabah |
A patient teacher explains concepts multiple times. (Guru yang sabar menjelaskan konsep berkali-kali.) |
|
persistent /pəˈsɪs.tənt/ |
gigih; pantang menyerah |
Persistent effort turns weaknesses into strengths. (Upaya yang gigih mengubah kelemahan menjadi kekuatan.) |
|
polite /pəˈlaɪt/ |
sopan; santun |
Polite communication builds stronger relationships. (Komunikasi yang sopan membangun hubungan yang lebih kuat.) |
|
powerful /ˈpaʊ.ə.fəl/ |
kuat; berpengaruh |
A powerful vocabulary boosts writing scores. (Kosakata yang kuat meningkatkan nilai tulisan.) |
|
practical /ˈpræk.tɪ.kəl/ |
praktis; terapan |
Practical exercises accelerate language acquisition. (Latihan praktis mempercepat pemerolehan bahasa.) |
|
precise /prɪˈsaɪs/ |
tepat; akurat |
Use precise language to avoid misunderstandings. (Gunakan bahasa yang tepat untuk menghindari kesalahpahaman.) |
|
productive /prəˈdʌk.tɪv/ |
produktif; efektif |
A productive study session covers multiple skills. (Sesi belajar yang produktif mencakup berbagai keterampilan.) |
|
professional /prəˈfeʃ.ən.əl/ |
profesional; terlatih |
Professional communication is valued in every workplace. (Komunikasi profesional dihargai di setiap tempat kerja.) |
|
progressive /prəˈɡres.ɪv/ |
progresif; maju |
A progressive curriculum integrates modern technology. (Kurikulum progresif mengintegrasikan teknologi modern.) |
|
punctual /ˈpʌŋk.tʃu.əl/ |
tepat waktu; disiplin |
A punctual student respects everyone's time. (Siswa yang tepat waktu menghargai waktu semua orang.) |
|
realistic /ˌrɪ.əˈlɪs.tɪk/ |
realistis; nyata |
Set realistic goals to stay on track. (Tetapkan tujuan yang realistis agar tetap di jalur yang benar.) |
|
reliable /rɪˈlaɪ.ə.bəl/ |
andal; dapat diandalkan |
A reliable partner completes tasks on time. (Mitra yang andal menyelesaikan tugas tepat waktu.) |
|
resilient /rɪˈzɪl.i.ənt/ |
tangguh; tahan banting |
Resilient learners recover quickly from setbacks. (Pelajar yang tangguh pulih dengan cepat dari kemunduran.) |
|
resourceful /rɪˈzɔːs.fəl/ |
banyak akal; inovatif |
A resourceful student finds solutions independently. (Siswa yang banyak akal menemukan solusi secara mandiri.) |
|
responsible /rɪˈspɒn.sɪ.bəl/ |
bertanggung jawab |
A responsible learner submits assignments on time. (Pelajar yang bertanggung jawab mengumpulkan tugas tepat waktu.) |
|
sensitive /ˈsen.sɪ.tɪv/ |
peka; sensitif |
She is sensitive to the needs of her students. (Dia peka terhadap kebutuhan siswanya.) |
|
sharp /ʃɑːp/ |
tajam; cepat tanggap |
A sharp mind grasps new concepts instantly. (Pikiran yang tajam menangkap konsep baru seketika.) |
|
significant /sɪɡˈnɪf.ɪ.kənt/ |
signifikan; bermakna |
Vocabulary has a significant impact on reading speed. (Kosakata berdampak signifikan pada kecepatan membaca.) |
|
skilled /skɪld/ |
terampil; mahir |
A skilled writer chooses words with precision. (Penulis yang terampil memilih kata dengan presisi.) |
|
smart /smɑːt/ |
cerdas; pintar |
Smart preparation includes timed practice tests. (Persiapan yang cerdas mencakup ujian latihan berwaktu.) |
|
strategic /strəˈtiː.dʒɪk/ |
strategis; terencana |
A strategic approach to studying yields better results. (Pendekatan strategis dalam belajar menghasilkan hasil yang lebih baik.) |
|
strong /strɒŋ/ |
kuat; tangguh |
Build a strong foundation in grammar before advanced topics. (Bangun fondasi yang kuat dalam tata bahasa sebelum topik lanjutan.) |
|
successful /səkˈses.fəl/ |
sukses; berhasil |
Successful candidates prepare for all four skills. (Kandidat yang berhasil mempersiapkan diri untuk keempat keterampilan.) |
|
talented /ˈtæl.ən.tɪd/ |
berbakat; unggul |
A talented linguist picks up languages with ease. (Seorang linguis berbakat bisa mempelajari bahasa dengan mudah.) |
|
thoughtful /ˈθɔːt.fəl/ |
penuh perhatian; bijaksana |
A thoughtful response reflects deep understanding. (Respons yang bijaksana mencerminkan pemahaman yang mendalam.) |
|
tolerant /ˈtɒl.ər.ənt/ |
toleran; menerima perbedaan |
A tolerant classroom celebrates diverse perspectives. (Kelas yang toleran merayakan sudut pandang yang beragam.) |
|
trustworthy /ˈtrʌst.wɜː.ði/ |
terpercaya; dapat dipercaya |
A trustworthy source supports accurate learning. (Sumber yang terpercaya mendukung pembelajaran yang akurat.) |
|
unique /juːˈniːk/ |
unik; khas |
Every learner has a unique approach to memorization. (Setiap pelajar memiliki cara unik untuk menghafal.) |
|
useful /ˈjuːs.fəl/ |
berguna; bermanfaat |
This guide is useful for self-study learners. (Panduan ini berguna bagi pelajar yang belajar mandiri.) |
|
versatile /ˈvɜː.sə.taɪl/ |
serbaguna; mudah beradaptasi |
Adjectives are versatile words that enhance any text. (Kata sifat adalah kata serbaguna yang memperkaya teks apa pun.) |
|
vibrant /ˈvaɪ.brənt/ |
semarak; penuh energi |
The vibrant city of Surabaya never sleeps. (Kota Surabaya yang semarak tidak pernah tidur.) |
|
wise /waɪz/ |
bijak; berwawasan |
A wise mentor guides without dictating. (Mentor yang bijak membimbing tanpa memerintah.) |
Catatan: Cara terbaik mengingat kata sifat dalam bahasa Inggris beserta artinya adalah menggunakannya aktif dalam percakapan sehari-hari, bukan sekadar membacanya.
Kesimpulan
Kamu telah menemukan fondasi lengkap untuk menguasai kata sifat dalam bahasa inggris: mulai dari definisi, jenis, hingga cara menggunakannya dengan tepat. Dengan pemahaman ini, kalimatmu tidak lagi datar, tetapi hidup, ekspresif, dan penuh makna dalam setiap konteks komunikasi.
PREP masih punya banyak materi berkualitas lainnya untuk membantumu naik level lebih cepat, dari grammar hingga strategi belajar yang terbukti efektif. Jelajahi, praktikkan, dan kuasai bahasa Inggris sekarang juga bersama PREP!

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Peta pembelajaran yang dipersonalisasi
Paling banyak dibaca

UEN: 202227322W
Alamat: Chubb Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia
Nomor Hotline: +65 3129 3111
Nomor WhatsApp : +62 857 3901 1119 / +62 815 307 7737 (for business)
Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business)










