Reported Speech: Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Indirect Speech Lengkap

Reported speech adalah cara menceritakan kembali ucapan seseorang tanpa menggunakan tanda kutip, dengan mengubah tenses, pronoun, dan keterangan waktu secara sistematis. Dalam ujian TOEIC Part 5, soal tentang topik ini muncul rata-rata 2 hingga 3 kali per tes. Dalam IELTS Writing Task 1, kamu membutuhkan indirect speech untuk merangkum data dan pendapat dengan akurat.

Di artikel ini kamu akan menemukan: pengertian dan ciri-ciri reported speech; 4 langkah mengubah direct speech menjadi indirect speech; rumus reported speech lengkap beserta tabel backshift tenses, perubahan pronoun, dan keterangan waktu; contoh kalimat reported speech untuk setiap jenis kalimat termasuk bentuk-bentuk khusus yang sering diuji di TOEIC, serta tabel lengkap reporting verb yang paling sering digunakan.

Reported Speech dalam Bahasa Inggris: Rumus, Perubahan, dan Contohnya
Reported Speech dalam Bahasa Inggris: Rumus, Perubahan, dan Contohnya

I. Apa Itu Reported Speech?

Reported speech adalah konstruksi gramatikal yang digunakan untuk menyampaikan kembali ucapan atau pikiran seseorang secara tidak langsung, tanpa tanda kutip, dengan menyesuaikan tenses, pronoun, dan keterangan waktu sesuai konteks pelaporan. Dalam bahasa Inggris, reported speech adalah istilah yang identik dengan indirect speech, dan keduanya dapat digunakan secara bergantian.

Contoh: “Nadia said she was tired.”

Ciri-ciri reported speech:

  • Tidak menggunakan tanda kutip.

  •  Menggunakan reporting verb (said, told, asked, dll.).

  • Tenses, pronoun, dan keterangan waktu berubah mengikuti konteks pelaporan.

Ada 3 situasi yang paling umum:

  1. Menceritakan ulang percakapan, misalnya Rizky menyampaikan ucapan Pak Andi kepada Nadia setelah rapat.
  2. Menulis email atau laporan yang merangkum pernyataan seseorang.
  3. Menceritakan pertanyaan atau perintah yang diterima dari orang lain.

II. Perbedaan Direct Speech dan Indirect Speech (Reported Speech)

Perbedaan utama antara direct speech dan indirect speech bukan hanya soal ada tidaknya tanda kutip. Ada 4 elemen gramatikal yang berubah secara sistematis saat kalimat langsung dikonversi menjadi kalimat tidak langsung.

Elemen

Direct Speech

Indirect Speech

Contoh kalimat

Nadia said, "I am tired."

Nadia said she was tired.

Tanda kutip

Ada

Tidak ada

Tenses

Present (am)

Past (was)

Pronoun

I (pembicara asli)

She (orang ketiga)

Keterangan waktu

today, now, here

that day, then, there

Perhatikan bahwa "I" berubah menjadi "she" karena Nadia adalah orang ketiga dalam konteks pelaporan. Tenses bergeser satu langkah ke belakang. Ini adalah inti dari cara kerja reported speech dalam bahasa Inggris.

III. Rumus dan Aturan Indirect Speech yang Wajib Kamu Kuasai

Bagian ini adalah referensi lengkap untuk semua aturan indirect speech. Rumus reported speech yang akurat bergantung pada penguasaan tiga tabel berikut ditambah kondisi pengecualian yang sering terlewat oleh pelajar.

1. Perubahan Tense (Backshift)

Ada 8 pola perubahan tenses dalam indirect speech. Setiap pola disertai contoh kalimat agar lebih mudah diingat dan diterapkan. Jika kamu ingin memahami reported speech, rumus backshift inilah yang menjadi fondasinya. Panduan reported speech rumus berikut mencakup semua pola dari yang paling sederhana hingga modal verb.

Direct Speech (Tenses)

Indirect Speech (Backshift)

Contoh

Simple Present

Simple Past

"I work here." → She said she worked there.

Present Continuous

Past Continuous

"I am working." → She said she was working.

Present Perfect

Past Perfect

"I have finished." → She said she had finished.

Past Simple

Past Perfect

"I worked hard." → She said she had worked hard.

Past Continuous

Past Perfect Continuous

"I was waiting." → She said she had been waiting.

Will

Would

"I will come." → She said she would come.

Can

Could

"I can help." → She said she could help.

Must / Have to

Had to

"I must go." → She said she had to go.

Catatan penting:

  • Past Perfect tidak berubah karena sudah berada di posisi paling akhir dalam hierarki tenses bahasa Inggris.

  • Modal verb “would”, “could”, “might”, dan “should” sudah dalam bentuk past dan tidak perlu diubah lagi dalam backshift.

Perubahan Tense (Backshift) dalam Reported Speech
Perubahan Tense (Backshift) dalam Reported Speech

2. Perubahan Pronoun

Pronoun berubah mengikuti konteks percakapan. Selalu perhatikan siapa yang berbicara dalam kalimat asli dan kepada siapa kalimat itu ditujukan.

Pronoun (Direct Speech)

Pronoun (Indirect Speech)

Catatan

I

He / She

Sesuaikan dengan gender pembicara asli

Me

Him / Her

Sesuaikan dengan gender

My

His / Her

Sesuaikan dengan gender

Mine

His / Hers

Sesuaikan dengan gender

You / Your / Yours

I / He / She / They (sesuai konteks)

Pronoun paling kompleks

We

They

Bergantung konteks grup

Us

Them

Bergantung konteks grup

Our / Ours

Their / Theirs

Bergantung konteks grup

This

That

 

These

Those

 

Catatan khusus tentang "you": jika kamu yang diajak bicara dalam kalimat asli, "you" menjadi "I". Jika orang lain yang diajak bicara, "you" menjadi "him", "her", atau "them".

Contoh:

Rizky berkata kepada Farhan: "I like your work."

Farhan melaporkan ke Nadia: Rizky said he liked my work.

(your → my, karena Farhan yang diajak bicara)

3. Perubahan Keterangan Waktu dan Tempat

Keterangan waktu dan tempat berubah untuk mencerminkan jarak antara momen ucapan asli dan momen pelaporan. Ini berlaku berdasarkan perspektif pembicara yang melapor, bukan berdasarkan kapan tepatnya laporan disampaikan.

Direct Speech

Indirect Speech

Now

Then / At that moment

Today / Tonight

That day / That night

Yesterday

The previous day / The day before

Tomorrow

The next day / The following day

This week

That week

Next week

The following week

Last week

The week before / The previous week

Here

There

This

That

These

Those

Ago

Before

Catatan: jika pelaporan dilakukan hampir bersamaan dengan ucapan asli (selang beberapa menit), keterangan waktu bisa tidak diubah.

Perubahan Pronoun, Waktu, dan Tempat dalam Reported Speech
Perubahan Pronoun, Waktu, dan Tempat dalam Reported Speech

4. Pengecualian

Backshift tidak selalu wajib diterapkan. Ada 4 kondisi di mana tenses dipertahankan dalam bentuk aslinya.

Kondisi Pengecualian

Aturan

Contoh

Fakta universal atau fakta ilmiah

Jangan melakukan backshift jika informasi yang dilaporkan masih merupakan fakta yang selalu benar.

Direct: "The earth is round."

Indirect: Scientists said the earth is round.

Reporting verb dalam present tense

Jika reporting verb menggunakan present tense (says, tells, asks), tense pada kalimat yang dilaporkan biasanya tidak berubah.

Direct: "I work in Sudirman."

Indirect: He tells me that he works in Sudirman.

Informasi yang masih relevan atau dilaporkan segera

Tense dapat dipertahankan jika informasi masih berlaku saat dilaporkan.

Direct: "I am coming."

Indirect: She says that she is coming.

Past Perfect

Past Perfect sudah menunjukkan tindakan yang terjadi sebelum tindakan lain di masa lalu, sehingga tidak bisa di-backshift lebih jauh.

Direct: "I had finished the report before the meeting."

Indirect: She said that she had finished the report before the meeting.

Untuk IELTS Writing: memahami kondisi pengecualian ini dan menerapkannya dengan benar menunjukkan tingkat Grammatical Range and Accuracy Band 7+.

IV. Cara Mengubah Direct Speech Menjadi Indirect Speech dalam 4 Langkah

Mengubah direct speech menjadi indirect speech selalu mengikuti urutan yang sama, apapun jenis kalimatnya: ganti reporting verb, ubah pronoun, terapkan backshift tenses, dan sesuaikan keterangan waktu. Dengan menguasai keempat langkah ini secara berurutan, kamu tidak perlu lagi menghafal aturan secara terpisah.

1. Langkah 1: Ubah Reporting Verb

Langkah pertama adalah memilih reporting verb yang tepat berdasarkan jenis kalimat yang akan kamu laporkan. Pilihan kata ini menentukan seluruh pola gramatikal yang mengikutinya.

Dua reporting verb yang paling sering digunakan adalah “say” dan “tell”. Keduanya berbeda dalam satu hal penting:

  • “Say” tidak membutuhkan objek langsung: "She said that..."

  • “Tell” wajib diikuti objek langsung: "She told me that..."

Jenis Kalimat

Reporting Verb yang Umum

Pernyataan (Statement)

said, told

Pertanyaan (Question)

asked, wanted to know, wondered

Perintah (Command)

told, ordered, asked

Saran (Suggestion)

suggested, recommended

2. Langkah 2: Ubah Pronoun

Setelah menentukan reporting verb, ubah semua pronoun dalam kalimat agar mencerminkan sudut pandang yang benar. Pronoun berubah mengikuti siapa yang berbicara dan kepada siapa kalimat itu ditujukan, bukan mengikuti pola tetap yang bisa dihafal secara mekanis.

"You" adalah pronoun paling kompleks karena bisa berubah menjadi "I", "he", "she", atau "they" tergantung konteks percakapan.

Contoh:

Kalimat langsung: Rizky berkata kepada Farhan, "I will help you."

  • “I” merujuk pada Rizky

  • “you” merujuk pada Farhan

Kalimat tidak langsung: Rizky said that he would help Farhan. / Rizky said that he would help him.

Perubahan pronoun:

  • I → he (karena "I" = Rizky)

  • you → Farhan / him (karena "you" = Farhan)

Jadi, cara yang benar adalah identifikasi dulu siapa yang dirujuk oleh setiap pronoun dalam kalimat langsung, baru ubah ke bentuk yang sesuai dalam kalimat tidak langsung.

3. Langkah 3: Ubah Tense (Backshift) dalam Reported Speech

Backshift adalah pergeseran tenses ke bentuk yang lebih lampau. Ini terjadi karena reporting verb "said" atau "told" sudah berada di masa lalu, sehingga semua informasi yang mengikutinya harus dilihat dari sudut pandang temporal yang sama.

Cara termudah untuk memahaminya: bayangkan kata "said" seperti kamera yang sudah berada di masa lalu. Semua yang tampak dalam bidikan kamera itu pun harus terlihat dari perspektif yang sama.

Contoh:

  • Direct speech: "I am tired." (Simple Present)

  • Indirect speech: She said she was tired. (Simple Past)

4. Langkah 4: Ubah Keterangan Waktu dan Tempat

Langkah terakhir adalah memeriksa semua keterangan waktu (today, tomorrow, now) dan tempat (here, this) dalam kalimat, lalu menggantinya dengan ekspresi yang mencerminkan jarak antara momen ucapan dan momen pelaporan.

Contoh:

  • Direct speech: "I will finish the report today."

  • Indirect speech: She said she would finish the report that day. (today → that day)

V. Contoh Kalimat Indirect Speech untuk Setiap Jenis Kalimat

Setiap jenis kalimat dalam indirect speech memiliki rumus dan pola gramatikal yang berbeda. Berikut adalah contoh reported speech untuk setiap jenis, mulai dari yang paling dasar hingga bentuk-bentuk khusus yang sering diuji di ujian TOEIC. Tersedia pula reported speech contoh lengkap untuk 4 jenis kalimat utama dan berbagai bentuk khusus di bagian ini.

Indirect Speech untuk Berbagai Jenis Kalimat Bahasa Inggris
Indirect Speech untuk Berbagai Jenis Kalimat Bahasa Inggris

1. Reported Statements

Reported statements adalah jenis indirect speech yang paling sering digunakan dan paling sering diuji di TOEIC Part 5.

Rumus:

S + say/tell + (that) + klausa dengan backshift

Level

Direct Speech

Indirect Speech

Dasar

"I am happy."

Nadia said she was happy. (Nadia mengatakan dia senang.)

Dasar

"We finished the task."

Rizky said they had finished the task. (Rizky mengatakan mereka telah menyelesaikan tugas.)

Menengah

"I will send the report tomorrow."

Sari told Pak Andi she would send the report the next day. (Sari memberitahu Pak Andi bahwa dia akan mengirim laporan keesokan harinya.)

TOEIC

"I have reviewed all the documents you sent this morning."

Bagas told the team he had reviewed all the documents they had sent that morning. (Bagas memberitahu tim bahwa dia telah meninjau semua dokumen yang mereka kirim pagi itu.)

2. Reported Questions: Yes/No dan Wh-Questions

Reported questions membutuhkan dua perubahan sekaligus yang sering terlewat. Pertama, backshift tenses seperti biasa. Kedua, pengembalian urutan kata dari inversi Aux + S + V ke urutan normal S + V.

Rumus:

Yes/No Questions: S + asked + if/whether + S + V (backshift) 

Wh-Questions: S + asked/wanted to know/wondered + Wh-word + S + V (backshift) 

Direct Speech

Indirect Speech

"Are you ready?"

She asked if he was ready. (Dia bertanya apakah dia sudah siap.)

"Did you finish the report?"

Pak Andi asked if Rizky had finished the report. (Pak Andi bertanya apakah Rizky telah menyelesaikan laporan.)

"What time is the meeting?"

She asked what time the meeting was. (Dia bertanya jam berapa rapatnya.)

"Why did you leave early?"

He asked why she had left early. (Dia bertanya mengapa dia pulang lebih awal.)

Ingat: dalam reported questions, tidak ada tanda tanya (?) dan tidak ada inversi subjek-verba.

3. Reported Commands dan Requests

Reported commands tidak menggunakan that-clause. Strukturnya wajib menggunakan to-infinitive, berbeda dari reported statements.

Perintah positif: S + tell/order/ask + objek + to + V1

Perintah negatif: S + tell/warn + objek + not to + V1

Perhatikan posisi "not": harus sebelum "to", bukan antara "to" dan verb.

Contoh:

  • Direct: "Finish the report before 5 PM." (Pak Andi kepada Bagas)

  • Indirect: Pak Andi told Bagas to finish the report before 5 PM.

(Pak Andi menyuruh Bagas menyelesaikan laporan sebelum pukul 5 sore.) 

4. Reported Suggestions dan Advice

Reported suggestions menggunakan “suggest” atau “recommend” yang diikuti gerund (V-ing) atau that-clause. Ini adalah perbedaan paling sering membuat pelajar bingung karena sering menggunakan pola yang sama dengan reported commands.

Formula 1: suggest/recommend + V-ing

Formula 2: suggest/recommend + that + S + V (subjunctive)

Contoh:

Direct: "Let's take the KRL to Sudirman." (Farhan)

Indirect (F1): Farhan suggested taking the KRL to Sudirman.

Indirect (F2): Farhan suggested that they take the KRL to Sudirman.

5. Bentuk Khusus dalam Reported Speech

Selain empat jenis utama di atas, ada beberapa bentuk indirect speech dengan pola gramatikal tersendiri yang sering muncul di TOEIC dan dalam percakapan profesional.

5.1. Kalimat Seru (Exclamatory Reported Speech)

Kalimat seru dalam indirect speech menggunakan reporting verb “exclaim” atau “cry out”. Tanda seru dan tanda kutip dihilangkan.

Formula:

S + exclaimed/cried out + that + klausa

Contoh:

Direct: "What a beautiful view!"

Indirect: She exclaimed that it was such a beautiful view. (Dia berseru bahwa pemandangannya sangat indah.)

Untuk ekspresi satu kata seperti "Amazing!" atau "Wow!", gunakan struktur:

With an exclamation of awe, she expressed her amazement. (Dengan seruan kekaguman, dia mengungkapkan rasa takjubnya.)

5.2. Reported Speech dengan To-Infinitive: Advise, Warn, Promise, Invite, Allow, Remind

Enam reporting verb ini wajib diikuti objek dan to-infinitive. Masing-masing membawa nuansa makna yang berbeda.

Verb

Nuansa

Struktur

Contoh

Advise

Saran profesional

+ obj + to V

The doctor advised her to rest for a week. (Dokter menyarankan dia beristirahat seminggu.)

Warn

Peringatan

+ obj + (not) to V

She warned him not to sign the contract yet. (Dia memperingatkan agar dia tidak menandatangani kontrak dulu.)

Promise

Janji (subjek sendiri)

+ to V

He promised to submit the report on time. (Dia berjanji mengumpulkan laporan tepat waktu.)

Invite

Undangan

+ obj + to V

Pak Andi invited the team to join the dinner. (Pak Andi mengundang tim untuk ikut makan malam.)

Allow

Izin

+ obj + to V

The manager allowed Rizky to work from home. (Manajer mengizinkan Rizky bekerja dari rumah.)

Remind

Pengingat

+ obj + to V

Nadia reminded Bagas to send the invoice. (Nadia mengingatkan Bagas mengirim invoice.)

5.3. Reported Speech dengan Gerund (V-ing): Accuse, Blame, Admit, Deny, Apologize, Thank

Enam reporting verb ini diikuti gerund atau “preposisi + gerund”. Kesalahan paling umum: menggunakan to-infinitive karena tertukar dengan pola reported commands.

Verb

Preposisi

Struktur

Contoh

Accuse

of

+ obj + of + V-ing

She accused him of leaking the data. (Dia menuduhnya membocorkan data.)

Blame

for

+ obj + for + V-ing

The client blamed Sari for missing the deadline. (Klien menyalahkan Sari karena melewati deadline.)

Admit

(tidak ada)

+ V-ing

Bagas admitted making a mistake in the report. (Bagas mengakui membuat kesalahan.)

Deny

(tidak ada)

+ V-ing

He denied stealing the client's idea. (Dia menyangkal mencuri ide klien.)

Apologize

for

+ for + V-ing

Nadia apologized for being late to the meeting. (Nadia meminta maaf karena terlambat ke rapat.)

Thank

for

+ obj + for + V-ing

Pak Andi thanked the team for finishing the project early. (Pak Andi berterima kasih kepada tim.)

5.4. Reported Speech dengan Let

"Let" dalam direct speech bisa mengandung 3 makna yang masing-masing dikonversi dengan cara berbeda.

Makna Let

Pola

Cara Mengubah ke Reported Speech

Contoh

Ajakan (Let's...)

Let's + V1

Biasanya diubah menjadi suggested + V-ing atau suggested that + clause

Direct: "Let's take a break."

Indirect: He suggested taking a break. (Dia menyarankan untuk beristirahat.)

Perintah / Izin

Let + object + V1

Biasanya diubah menjadi told/asked + object + to + V1 atau tetap menggunakan let jika maknanya "membiarkan"

Direct: "Let him explain first."

Indirect: She told them to let him explain first. (Dia menyuruh mereka membiarkan dia menjelaskan terlebih dahulu.)

Ketidakpedulian / Tidak keberatan

Let + object

Tidak diterjemahkan secara harfiah; maknanya dilaporkan sesuai konteks, misalnya dengan didn't care, showed no concern, indicated a lack of concern

Direct: "The neighbors complained." — "Let them."

Indirect: His response indicated a lack of concern about the neighbors' complaints. (Responsnya menunjukkan ketidakpedulian terhadap keluhan tetangga.)

5.5. Reported Speech dengan Needn't

"Needn't" dalam direct speech dikonversi menjadi "didn't have to" dalam indirect speech yang baku.

Formula:

needn't + V → said/told + that + S + didn't have to + V

Contoh:

Direct: "You needn't worry about the deadline."

Indirect: She said he didn't have to worry about the deadline. (Dia mengatakan dia tidak perlu khawatir tentang deadline.) 

VI. Reporting Verb yang Paling Sering Digunakan

Memilih reporting verb yang tepat bukan hanya soal gramatikal. Setiap kata membawa nuansa makna tersendiri yang secara langsung memengaruhi akurasi komunikasi dan skor ujianmu. Berikut adalah tabel lengkap reporting verb yang paling sering digunakan, dikelompokkan berdasarkan pola gramatikalnya.

Pola A: Reporting Verb + That-Clause

Verb

Nuansa

Contoh

Say

Menyatakan (tanpa objek)

She said (that) she was tired.

Tell

Memberitahu (+ objek wajib)

He told me (that) he would be late.

Explain

Menjelaskan

She explained that the project was delayed.

Mention

Menyebutkan (tidak langsung)

He mentioned that there was a problem.

Claim

Mengklaim (bisa meragukan)

She claimed that she had finished the report.

Admit

Mengakui

He admitted that he had made an error.

Add

Menambahkan

She added that there was one more issue.

Point out

Menegaskan

He pointed out that the deadline was tomorrow.

Announce

Mengumumkan

The manager announced that the meeting was cancelled.

Pola B: Reporting Verb + To-Infinitive

Verb

Nuansa

Contoh

Ask

Meminta

She asked me to help her prepare the presentation.

Tell

Menyuruh

He told us to wait outside the meeting room.

Order

Memerintahkan (tegas)

The director ordered them to rewrite the proposal.

Warn

Memperingatkan

She warned him not to sign the contract without reading it.

Advise

Memberi saran

The doctor advised her to rest for at least three days.

Invite

Mengundang

Pak Andi invited Rizky to join the client conference.

Allow

Mengizinkan

The manager allowed Sari to leave early that day.

Remind

Mengingatkan

Nadia reminded Bagas to send the invoice by noon.

Beg

Memohon

She begged him to reconsider his decision.

Encourage

Mendorong

He encouraged her to apply for the promotion.

Pola C: Reporting Verb + Gerund (V-ing)

Verb

Pola Lengkap

Contoh

Suggest

suggest + V-ing

She suggested meeting at the coffee shop near SCBD.

Recommend

recommend + V-ing

He recommended reading the annual report first.

Accuse

accuse + obj + of + V-ing

She accused him of deleting the shared file.

Deny

deny + V-ing

He denied sending the email to the wrong client.

Admit

admit + V-ing

She admitted forgetting to save the updated version.

Apologize

apologize + for + V-ing

He apologized for being rude during the presentation.

Thank

thank + obj + for + V-ing

She thanked him for covering her shift last week.

VII. Latihan Soal untuk Menguji Pemahamanmu

Uji pemahamanmu tentang indirect speech dengan latihan berikut. Bagian A adalah latihan transformasi kalimat, dan Bagian B adalah latihan bergaya TOEIC Part 5.

1. Latihan 1: Transformasi Kalimat

Ubah kalimat direct speech berikut menjadi indirect speech.

1. Rizky said, "I will call you tomorrow." (Rizky kepada Nadia)

2. Pak Andi asked the team, "Have you finished the presentation?"

3. Sari said to Bagas, "Don't send the email before I check it."

4. Farhan said, "I am working on the proposal right now."

5. Nadia said, "Let's review the data together this afternoon."

Kunci Jawaban:

1. Rizky told Nadia he would call her the next day.

2. Pak Andi asked the team if they had finished the presentation.

3. Sari told Bagas not to send the email before she checked it.

4. Farhan said he was working on the proposal at that moment.

5. Nadia suggested reviewing the data together that afternoon.

2. Latihan 2: Pilihan Ganda (TOEIC-style)

Pilih jawaban yang paling tepat untuk melengkapi kalimat berikut.

1. The manager ____ us to submit the quarterly report by Friday.

A. said   B. told   C. asked to   D. mentioned

2. Rizky asked Nadia ____ she had sent the invoice to the client.

A. that   B. if   C. what   D. when

3. She ____ for missing the team meeting yesterday.

A. apologized   B. apologized to   C. said sorry to be   D. blamed

4. The director announced that the new policy ____ effective from next Monday.

A. will be   B. would be   C. is   D. was being

5. Pak Andi asked the team where ____ the client presentation.

A. did they hold   B. they held   C. they had held   D. had they held

Kunci Jawaba:

1. B (told: wajib diikuti objek 'us')

2. B (if: yes/no question menggunakan if/whether)

3. A (apologized for + V-ing: preposisi 'for' wajib)

4. B (would be: backshift dari will be)

5. C (they had held: backshift dari they held, urutan S + V normal)

VIII. Pertanyaan Umum

Berikut adalah jawaban untuk 3 pertanyaan konseptual yang paling sering muncul seputar logika indirect speech.

1. Mengapa Tense Harus Berubah (Backshift) dalam Reported Speech?

Tenses berubah dalam indirect speech karena reporting verb "said" atau "told" sudah berada di sudut pandang masa lalu. Semua informasi yang mengikutinya harus dilihat dari perspektif temporal yang sama, yaitu dari titik waktu ketika ucapan itu dilaporkan.

Analoginya begini: ketika kamu menceritakan sebuah kejadian dari masa lalu kepada seseorang, semua detail dalam ceritamu otomatis mengambil sudut pandang masa lalu itu. Bahasa Inggris mengkodekan perpindahan perspektif ini secara gramatikal melalui perubahan tenses.

2. Mengapa Present Tense Bisa Berubah Menjadi Past Tense Meski Faktanya Masih Benar?

Present tense berubah menjadi past tense dalam indirect speech karena backshift berlaku berdasarkan aturan gramatikal tentang tenses reporting verb, bukan berdasarkan apakah fakta yang dilaporkan masih benar atau tidak.

Ada dua kasus yang perlu dibedakan: 

  1. Pernyataan biasa yang kebetulan masih benar: tetap di-backshift. Contoh: "She said she was tired." meskipun mungkin dia masih capek sekarang. 

  2. Fakta universal atau sains: tidak di-backshift. Contoh: "Scientists said the earth is round." karena itu adalah fakta yang berlaku sepanjang waktu.

Untuk IELTS Writing: menerapkan backshift pada fakta ilmiah justru akan menurunkan skor Grammatical Range and Accuracy kamu.

3. Apakah Native Speaker Selalu Mengikuti Aturan Backshift dalam Percakapan Sehari-hari?

Tidak selalu. Dalam percakapan informal, native speaker sering "skip" backshift ketika konteksnya sangat jelas dan ucapan baru saja terjadi beberapa menit sebelumnya.

Namun ini bukan aturan gramatikal yang berbeda, melainkan shortcut pragmatis yang dapat diterima dalam konteks informal. Untuk TOEIC Part 5 dan IELTS Writing, aturan formal selalu berlaku. Gunakan standar ujian sebagai patokan saat kamu belajar dan berlatih, bukan percakapan informal native speaker.

Kesimpulan

Reported speech bukan daftar aturan yang harus dihafal satu per satu. Di balik semua tabel dan formula, ada satu prinsip sederhana: setiap kali kamu menggunakan "said" atau "told", seluruh kalimatmu berpindah ke sudut pandang masa lalu. Tiga aturan dasar (backshift, pronoun, keterangan waktu) bekerja sebagai satu sistem, bukan tiga daftar terpisah.

Latihan konkret hari ini: ambil 3 kalimat dari percakapan nyata, entah itu dari chat, rapat, atau obrolan dengan kolega, lalu konversi menggunakan 4 langkah yang sudah kamu pelajari. Dengan Prep Edu, kamu bisa memperkuat pemahaman grammar ini lebih jauh.

Sari
Product Content Admin

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!

KomentarKomentar

0/300 karakter
Loading...
PREP PTE. LTD.

UEN: 202227322W

Alamat: Chubb Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia

Nomor Hotline : +65 3129 31111

Nomor WhatsApp Hotline : +62 822 9993 9692 / +62 815 307 7737 (For Business) 

Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business) 

DISERTIFIKASI OLEH
DMCA protect