Superlative Degree: Pengertian, Rumus, Contoh Kalimat, dan Latihan Soal Lengkap
Poin Penting
-
Superlative degree menandai tingkat PALING (tertinggi atau terendah) di antara tiga hal atau lebih.
-
Kata pendek memakai pola "the + adjective-est", sedangkan kata panjang memakai "the most + adjective".
-
Superlative selalu diawali "the" ("the tallest", bukan "tallest").
-
Bentuk irregular harus dihafal: "good" jadi "the best", "bad" jadi "the worst", "far" jadi "the farthest/furthest".
-
Gunakan comparative untuk membandingkan 2 hal, dan superlative untuk 3 hal atau lebih.
Saat kamu ingin menyebut sesuatu yang paling menonjol, entah gunung tertinggi di dunia atau siswa paling pandai di kelas, di situlah superlative degree berperan. Bentuk perbandingan ini muncul hampir setiap hari dalam percakapan, tulisan, maupun soal ujian bahasa Inggris, sehingga menguasainya membuat kalimatmu terdengar tepat dan alami.
Panduan ini akan menuntunmu dari pengertian superlative degree, rumus superlative degree, aturan ejaan, contoh kalimat superlative degree beserta artinya, sampai soal superlative degree lengkap dengan kunci jawaban, supaya kamu bisa memahaminya dari nol hingga siap berlatih.
I. Apa Itu Superlative Degree?
Superlative degree adalah bentuk adjective atau adverb yang menunjukkan tingkat paling (tertinggi atau terendah), dipakai untuk membandingkan tiga hal atau lebih. Fungsinya adalah menandai satu benda atau orang yang paling menonjol di dalam sebuah kelompok yang beranggotakan minimal tiga. Dalam sistem superlative comparison, hanya ada satu yang menempati posisi paling atas atau paling bawah.
Secara singkat, ingat dua ciri utama superlative degree: menunjuk satu yang paling menonjol, dan dipakai untuk kelompok minimal tiga. Bentuk ini muncul saat kamu memilih satu juara dari sebuah kelompok, bukan sekadar mengadu dua hal. Perhatikan dua contoh berikut:
-
Mount Everest is the highest mountain in the world. (Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia.)
-
Rina is the smartest student in her class. (Rina adalah murid terpintar di kelasnya.)
Setelah pengertian superlative degree jelas, mari masuk ke bagian yang paling dicari, yaitu rumusnya.
II. Rumus Superlative Degree
Rumus superlative degree bergantung pada panjang dan jenis kata: ada yang memakai akhiran, ada pula yang memakai kata bantu di depannya. Supaya tidak tertukar, tiga sub-bagian berikut membedah polanya satu per satu, mulai dari adjective pendek, adjective panjang, hingga adverb.
1. Rumus Superlative untuk Adjective Pendek (the + adjective-est)
Untuk adjective pendek satu suku kata, superlative dibentuk dengan pola:
the + adjective + “-est”
Berikut contoh kalimat superlative dalam bahasa Inggris untuk adjective pendek beserta artinya:
-
Everest is the tallest mountain in the world. (Everest adalah gunung tertinggi di dunia.)
-
July is the hottest month of the year here. (Juli adalah bulan terpanas dalam setahun di sini.)
Perhatikan bahwa sebagian kata mengalami perubahan ejaan, misalnya "hot" menjadi "hottest".
2. Rumus Superlative untuk Adjective Panjang (the most + adjective)
Untuk adjective panjang (dua suku kata atau lebih), superlative dibentuk dengan pola
the most + adjective
Menempelkan "-est" pada kata panjang, misalnya "the most beautifulest", adalah kesalahan double marking yang wajib kamu hindari.
Berikut contoh superlative degree untuk adjective panjang:
-
She is the most beautiful girl at the party. (Dia adalah gadis paling cantik di pesta.)
-
This is the most expensive car in the showroom. (Ini adalah mobil paling mahal di showroom.)
3. Rumus Superlative untuk Adverb (Kata Keterangan)
Superlative adverb mengikuti panjang kata: adverb pendek memakai "the + adverb-est" ("the fastest", "the hardest"), sedangkan adverb berakhiran "-ly" memakai "the most + adverb" ("the most carefully").
Berikut kalimat superlative degree yang memakai adverb:
-
Dewi finished the test the earliest. (Dewi menyelesaikan tes paling awal.)
-
Of all the drivers, he drives the most carefully. (Di antara semua sopir, dia menyetir paling hati-hati.)
Dalam percakapan informal, sebagian adverb superlative kadang muncul tanpa "the", tetapi untuk tulisan sekolah dan ujian, pakailah versi standar dengan "the" seperti di atas.
III. Aturan Ejaan Khusus Superlative Degree
Setelah tahu kapan memakai "-est" dan kapan memakai "the most", langkah berikutnya adalah merapikan ejaannya. Sebagian kata mengalami perubahan huruf saat diberi "-est", dan sebagian lagi sama sekali tidak beraturan sehingga harus dihafal utuh. Dua sub-bagian berikut membahas keduanya.
1. Aturan Perubahan Ejaan (Spelling)
Perubahan ejaan superlative bukan acak, melainkan mengikuti bentuk akhir kata dasarnya, apakah berpola konsonan-vokal-konsonan, berakhiran “-y”, atau berakhiran “-e”. Mengenali pola akhiran jauh lebih hemat tenaga daripada menghafal tiap kata.
|
Aturan |
Kata dasar |
Superlative |
Arti |
|
Gandakan konsonan akhir (pola CVC) |
big |
the biggest |
terbesar |
|
Ganti “-y” jadi “-i” |
happy |
the happiest |
paling bahagia |
|
Hapus “-e” lalu tambah “-st” |
nice |
the nicest |
paling bagus |
2. Bentuk Tidak Beraturan (Irregular)
Sebagian kata tidak mengikuti pola "-est" maupun "the most", sehingga bentuk superlative-nya harus dihafal utuh. Dua di antaranya, yaitu "farther" dan "further", sering tertukar karena membedakan makna jarak fisik dengan makna tambahan yang abstrak.
|
Kata dasar |
Superlative |
Arti |
|
good |
the best |
terbaik |
|
bad |
the worst |
terburuk |
|
far |
the farthest / the furthest |
terjauh |
|
little |
the least |
paling sedikit |
|
many / much |
the most |
paling banyak |
Farther vs further: gunakan farther untuk jarak fisik yang bisa diukur (Jakarta is the farthest city on our list, Jakarta adalah kota terjauh di daftar kami), dan further untuk sesuatu yang abstrak atau tambahan (We need further information, Kami butuh informasi tambahan). Dalam praktik sehari-hari keduanya sering dipertukarkan, tetapi memisahkan maknanya membuat tulisanmu lebih rapi.
IV. Latihan Soal Superlative Degree dan Kunci Jawaban
Latihan ini disusun bertingkat, dari mengenali bentuk (pilihan ganda) menuju memproduksi bentuk (melengkapi kalimat), supaya kamu bisa mengukur bagian mana yang masih lemah sebelum melihat kunci jawaban. Kerjakan dulu tanpa mengintip, baru cocokkan. Soal-soal ini menguji pemilihan "-est" atau "most", pemakaian "the", bentuk irregular, adverb, dan deteksi kesalahan.
1. Soal Pilihan Ganda (Multiple Choice)
Pilih jawaban yang paling tepat.
1. Mount Everest is ___ mountain in the world. A. the highest B. the most high C. higher D. highest
2. This is ___ book I have ever read. A. the interestingest B. the most interesting C. more interesting D. most interesting
3. Rina runs ___ in her team. A. the fastest B. the most fast C. faster D. fastest
4. Health is ___ thing in life. A. the goodest B. the best C. the most good D. better
5. Which sentence is correct? A. He is the most tallest boy. B. He is tallest boy. C. He is the tallest boy. D. He is most tall boy.
6. February is ___ month of the year. A. the shortest B. the most short C. shorter D. shortest
7. That was ___ day of my life. A. the baddest B. the worst C. the most bad D. worse
8. Of all the students, Dina studies ___. A. the most carefully B. the carefullyest C. more carefully D. the carefulest
9. Jakarta is one of ___ cities in Indonesia. A. the biggest B. the bigest C. biggest D. the most big
10. This is ___ option because it costs the least money. A. the least expensive B. the most expensive C. less expensive D. the expensivest
Kunci Jawaban:
1. A. the highest, high satu suku kata, pakai "-est" plus "the".
2. B. the most interesting, interesting tiga suku kata, pakai "the most".
3. A. the fastest, fast adverb pendek, pakai "the + adverb-est".
4. B. the best, good bentuk irregular menjadi "the best".
5. C. He is the tallest boy, pilihan lain salah karena double marking atau lupa "the".
6. A. the shortest, short satu suku kata, pakai "-est" plus "the".
7. B. the worst, bad bentuk irregular menjadi "the worst".
8. A. the most carefully, carefully adverb berakhiran -ly, pakai "the most".
9. A. the biggest, big berpola CVC sehingga g digandakan; pola "one of the + superlative + kata jamak".
10. A. the least expensive, "the least" menyatakan tingkat paling rendah.
2. Soal Melengkapi Kalimat (Essay Singkat)
Ubah kata dalam kurung menjadi bentuk superlative yang benar.
1. Everest is (high) ___ mountain in the world.
2. This is (interesting) ___ film I have ever watched.
3. Among the three brothers, Rio is (young) ___.
4. A cheetah runs (fast) ___ of all land animals.
5. Today is (hot) ___ day this year.
6. She is (happy) ___ person in the room.
7. Health is (good) ___ gift you can have.
Kunci Jawaban:
1. the highest, Everest adalah gunung tertinggi (high diberi "-est").
2. the most interesting, interesting tergolong kata panjang.
3. the youngest, young satu suku kata plus "the".
4. the fastest, fast sebagai adverb, pakai "the + adverb-est".
5. the hottest, hot berpola CVC sehingga t digandakan.
6. the happiest, happy berakhiran -y sehingga berubah menjadi -i.
7. the best, good bentuk irregular.
Cocok berapa jawabanmu? Bagian yang paling banyak salah menunjukkan aturan mana yang perlu kamu ulang, entah itu pemilihan "-est"/"most", ejaan, atau irregular.
V. Pertanyaan Umum tentang Superlative Degree (FAQ)
Tiga pertanyaan berikut menutup celah pemahaman yang paling sering menyisa setelah aturan utama, yaitu soal "the", zona abu-abu adjective dua suku kata, dan pola "the least".
1. Kenapa harus menggunakan "the" sebelum superlative degree?
Superlative degree wajib diawali "the" karena "the" menandai bahwa hanya ada satu yang paling menonjol dalam kelompoknya. Artikel ini memberi sinyal keunikan: ketika kamu berkata "the smartest student", pendengar langsung paham bahwa yang dimaksud hanya satu orang teratas, bukan sekadar salah satu yang pandai.
2. Kapan adjective dua suku kata boleh memakai "-est"?
Adjective dua suku kata boleh memakai "-est" bila berakhiran “-y”, “-er”, “-le”, atau “-ow”, seperti "happy" menjadi "happiest" dan "narrow" menjadi "narrowest"; selebihnya memakai "the most".
Kata seperti "clever" ("cleverest") dan "simple" ("simplest") masuk kelompok yang boleh "-est", sedangkan "modern" dan "famous" tetap memakai "the most" ("the most modern", "the most famous").
3. Apa fungsi pola "the least + adjective"?
Pola "the least + adjective" menyatakan tingkat paling rendah, kebalikan dari "the most". Jika "the most expensive" berarti paling mahal, maka "the least expensive" berarti paling tidak mahal atau termurah dari sisi biaya. Contohnya, "This is the least expensive option" (Ini pilihan paling tidak mahal). Pola ini melengkapi sisi "terendah" dari bentuk superlative, sehingga kamu bisa menyatakan bukan hanya yang paling tinggi, tetapi juga yang paling rendah dalam sebuah kelompok.
Kesimpulan
Menguasai superlative degree bermuara pada tiga hal: memilih "-est" untuk kata pendek atau "the most" untuk kata panjang, selalu memakai "the" di depan, dan menghafal bentuk irregular seperti "good" menjadi "the best" dan "bad" menjadi "the worst". Kalau ketiga fondasi ini sudah melekat, kesalahan klasik seperti "the most tallest" atau lupa "the" akan hilang dengan sendirinya, dan kamu bisa menyusun kalimat perbandingan yang rapi untuk tugas maupun ujian. Untuk memperdalam, pelajari juga comparative degreedan kerangka lengkap degree of comparison.
Langkah paling efektif berikutnya adalah latihan berulang sampai bentuknya otomatis. Kamu bisa mengulang soal superlative degree di bagian IV, lalu melatih penerapannya dengan tools AI dari Prep: Virtual Speaking Room (VSR) untuk berlatih mengucapkan kalimat perbandingan, Virtual Writing Room (VWR) untuk mengasah tulisan sekaligus mendapat masukan, dan Prep Dictionary untuk mengecek bentuk kata saat ragu antara "-est" dan "the most". Dengan begitu, superlative degree bukan lagi sekadar teori yang dihafal, melainkan pola yang kamu pakai dengan percaya diri.

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Peta pembelajaran yang dipersonalisasi
Paling banyak dibaca

UEN: 202227322W
Alamat: Galeon Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia
Nomor Hotline : +65 3129 31111
Nomor WhatsApp Hotline : +62 822 9993 9692 / +62 815 307 7737 (For Business)
Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business)










