Prefer: Arti, Rumus, dan Cara Menggunakannya dengan Benar dalam Bahasa Inggris
Poin Penting
-
Prefer artinya "lebih suka" atau "lebih memilih" sesuatu dibandingkan pilihan lain; kata ini adalah kata kerja yang dilafalkan /prɪˈfɜːr/ dengan tekanan pada suku kata kedua.
-
Untuk membandingkan, prefer memakai preposisi "to" (I prefer tea to coffee), bukan "than" - dan bentuk kata setelahnya bisa noun, to-infinitive, atau V-ing.
-
Would prefer dipakai untuk preferensi pada situasi spesifik dan terdengar lebih sopan, sedangkan would rather memakai bare infinitive plus "than".
-
Dua kesalahan yang paling sering muncul: memakai "than" setelah prefer, dan menambahkan "more" atau "lebih" di depan prefer (redundan).
Prefer artinya lebih suka atau lebih memilih satu hal dibandingkan pilihan lain, dan kata ini termasuk kata kerja yang dipakai saat kita membandingkan dua opsi atau lebih. Artikel ini membahas rumus dan pola penggunaannya, perbedaannya dengan kata mirip seperti would rather, like, dan favorite, serta latihan soal untuk menguji pemahaman Anda.
I. Prefer Artinya Apa?
Prefer artinya lebih suka atau lebih memilih sesuatu dibandingkan pilihan lain. Jadi ketika seseorang bertanya apa itu prefer atau prefer artinya apa, jawabannya selalu mengarah ke gagasan memilih satu hal di atas hal lain: prefer adalah kata untuk "lebih suka", bukan sekadar "suka", karena ada perbandingan di dalamnya. Menurut Cambridge Dictionary, prefer berarti menyukai atau menginginkan sesuatu lebih daripada yang lain.
Contoh: "I prefer coffee to tea." (Saya lebih suka kopi daripada teh.)
Satu hal yang jarang disorot adalah pelafalannya. Prefer dilafalkan /prɪˈfɜːr/ (sesuai transkripsi Cambridge). Banyak pelajar Indonesia menaruh tekanan di suku kata pertama ("PRE-fer"), padahal tekanan yang benar ada di suku kata kedua ("pre-FER").
II. Penggunaan Prefer: Rumus dan Pola Kalimat
Prefer memakai preposisi "to" saat membandingkan, dan bentuk kata setelahnya (noun, to-infinitive, V-ing) harus paralel di kedua sisi. Enam pola berikut hanyalah penerapan satu logika itu pada bentuk kata yang berbeda-beda.
1. Prefer + noun (+ to + noun)
S + prefer + noun (+ to + noun)
Anda juga boleh memakai prefer tanpa menyebut pembanding: "I prefer coffee." tetap kalimat yang benar.
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
I prefer coffee to tea. |
Saya lebih suka kopi daripada teh. |
|
She prefers summer to winter. |
Dia lebih suka musim panas daripada musim dingin. |
|
We prefer the beach to the mountains. |
Kami lebih suka pantai daripada pegunungan. |
|
They prefer trains to buses. |
Mereka lebih suka kereta daripada bus. |
|
He prefers apples. |
Dia lebih suka apel. |
2. Prefer + to-infinitive
Berbeda dari pola noun, saat prefer diikuti to-infinitive, pembanding tindakan memakai "rather than + V1".
S + prefer + to + V1 (+ rather than + V1)
Pola to-infinitive lazim dipakai untuk menyatakan preferensi umum terhadap sebuah tindakan; jika Anda ingin membandingkan dua tindakan sekaligus, tambahkan "rather than" diikuti kata kerja dasar.
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
I prefer to walk rather than drive. |
Saya lebih suka berjalan kaki daripada menyetir. |
|
She prefers to read at night. |
Dia lebih suka membaca di malam hari. |
|
We prefer to stay home rather than go out. |
Kami lebih suka di rumah daripada keluar. |
|
They prefer to travel by train. |
Mereka lebih suka bepergian dengan kereta. |
|
He prefers to work alone rather than in a team. |
Dia lebih suka bekerja sendiri daripada dalam tim. |
3. Prefer + verb-ing (+ to + verb-ing)
Saat kedua sisi perbandingan adalah aktivitas berbentuk V-ing, penghubungnya kembali ke "to".
S + prefer + V-ing (+ to + V-ing)
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
I prefer swimming to running. |
Saya lebih suka berenang daripada berlari. |
|
She prefers cooking to eating out. |
Dia lebih suka memasak daripada makan di luar. |
|
We prefer walking to driving. |
Kami lebih suka berjalan kaki daripada menyetir. |
|
They prefer reading to watching TV. |
Mereka lebih suka membaca daripada menonton TV. |
|
He prefers listening to music. |
Dia lebih suka mendengarkan musik. |
4. Prefer + Someone + to + Verb
Pola ini memindahkan preferensi ke tindakan orang lain: setelah objek, kata kerja selalu berbentuk “to + V1”. Struktur ini Anda pakai ketika preferensi Anda tertuju pada apa yang dilakukan orang lain, bukan pada diri sendiri.
S + prefer + O + to + V1
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
I prefer him to arrive early. |
Saya lebih suka dia datang lebih awal. |
|
She prefers her students to ask questions. |
Dia lebih suka murid-muridnya bertanya. |
|
We prefer you to call before visiting. |
Kami lebih suka Anda menelepon sebelum berkunjung. |
|
They prefer their children to study abroad. |
Mereka lebih suka anak-anak mereka belajar di luar negeri. |
|
The manager prefers the team to work on time. |
Manajer lebih suka tim bekerja tepat waktu. |
5. Prefer dalam kalimat tanya dan negatif
Karena prefer adalah kata kerja present simple biasa, bentuk tanya dan negatifnya memakai auxiliary "do/does" dan "prefer" tetap dalam bentuk dasar.
Rumus tanya: Do/Does + S + prefer + ...?
Rumus negatif: S + do/does + not + prefer + ...
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
Do you prefer coffee or tea? |
Kamu lebih suka kopi atau teh? |
|
Does she prefer summer or winter? |
Apakah dia lebih suka musim panas atau musim dingin? |
|
I don't prefer spicy food. |
Saya tidak begitu suka makanan pedas. |
|
They don't prefer working late. |
Mereka tidak suka bekerja lembur. |
|
Do they prefer to walk or drive? |
Apakah mereka lebih suka berjalan kaki atau menyetir? |
6. Would Prefer
“Would prefer” bukan sekadar “prefer” yang lebih panjang: ia menandai preferensi pada situasi spesifik dan terdengar lebih sopan, dipakai saat memilih di momen tertentu, bukan menyatakan kebiasaan umum.
S + would prefer + to + V1 (+ rather than + V1)
|
Contoh Kalimat |
Arti |
|
I would prefer to stay home tonight. |
Saya lebih memilih di rumah malam ini. |
|
She'd prefer to meet on Monday. |
Dia lebih memilih bertemu hari Senin. |
|
We would prefer to leave early. |
Kami lebih memilih berangkat lebih awal. |
|
They'd prefer to wait outside. |
Mereka lebih memilih menunggu di luar. |
|
I would prefer to take a taxi rather than walk. |
Saya lebih memilih naik taksi daripada berjalan kaki. |
III. Prefer vs Kata Lain yang Sering Membingungkan
Yang membedakan kata-kata ini bukan artinya yang mirip, melainkan jenis kata dan strukturnya. “Prefer” adalah verb yang butuh "to", “would rather” adalah modal yang butuh bare verb plus "than", “like” adalah verb suka umum tanpa perbandingan, dan “favorite” bahkan bukan kata kerja.
1. Prefer vs Would Rather
PKeduanya sama-sama menyatakan preferensi, tetapi strukturnya berbeda total, dan di sinilah "to vs than" paling sering tertukar. Tabel berikut merangkum perbedaannya faktor demi faktor.
|
Aspek |
Prefer |
Would Rather |
|
Preposisi / penghubung |
"to" |
"than" |
|
Bentuk kata setelahnya |
noun, to-infinitive, atau gerund (V-ing) |
bare infinitive (kata kerja dasar tanpa "to") |
|
Nuansa / formalitas |
netral, cocok untuk konteks formal maupun informal |
sedikit lebih santai, sering dipakai dalam percakapan sehari-hari |
|
Contoh |
I prefer coffee to tea. |
I would rather drink coffee than tea. |
2. Prefer vs Like
“Like” berarti suka secara umum, sedangkan “prefer’ berarti lebih suka satu hal dibandingkan yang lain. Kata “prefer” selalu mengandung unsur perbandingan atau prioritas, sedangkan “like” tidak: “I like coffee” hanya menyatakan bahwa Anda suka kopi, sementara “I prefer coffee to tea” menyatakan pilihan di antara dua hal.
Jadi bedanya bukan pada intensitas rasa suka, melainkan pada ada-tidaknya perbandingan. Pakai “like” saat sekadar menyebut kesukaan, dan pakai “prefer” saat Anda menimbang satu pilihan di atas pilihan lain.
3. Prefer vs Favorite
|
Aspek |
Prefer |
Favorite |
|
Kelas kata |
Verb (kata kerja) |
Adjective (kata sifat) / noun (kata benda) |
|
Makna |
Menyatakan lebih memilih satu hal dibandingkan yang lain. |
Menyatakan sesuatu yang paling disukai. |
|
Posisi dalam kalimat |
Digunakan setelah subjek sebagai kata kerja. |
Digunakan setelah to be atau di depan kata benda. |
|
Contoh |
I prefer tea to coffee. (Saya lebih memilih teh daripada kopi.) |
Tea is my favorite drink. (Teh adalah minuman favorit saya.) |
Singkatnya, gunakan “prefer” ketika Anda ingin membandingkan dua pilihan ("lebih memilih"), sedangkan “favorite” dipakai untuk menyatakan sesuatu yang paling Anda sukai.
IV. Latihan Soal Prefer dan Kunci Jawaban
Latihan berikut sengaja menargetkan dua titik kesalahan paling sering - pilihan preposisi (to vs than) dan pemilihan bentuk verb (V-ing vs to-infinitive) - jadi ini bukan sekadar mengulang, tetapi menguji tepat di tempat pelajar biasa tergelincir. Kerjakan kedua bagian dulu, lalu cocokkan dengan kunci jawaban beranotasi di bawahnya.
Latihan 1: Pilihan Ganda (pilih A, B, atau C)
1. I prefer tea ___ coffee.
A. than B. to C. from
2. She would rather walk ___ take a taxi.
A. to B. than C. rather
3. We prefer ___ at home on weekends.
A. to stay B. stay C. stayed
4. They prefer swimming ___ running.
A. than B. to C. rather than
5. Do you prefer coffee ___ tea?
A. or B. to than C. than
6. He prefers ___ early in the morning.
A. run B. to run C. ran
7. I would prefer ___ home tonight.
A. staying B. to stay C. stay
8. My teacher prefers us ___ questions in class.
A. ask B. to ask C. asking
9. She ___ prefer to travel by train. A. would B. more C. does more
10. I prefer reading ___ watching TV.
A. than B. rather than C. to
|
Jawaban |
Penjelasan |
|
1. B (to) |
Prefer memakai preposisi "to" untuk membandingkan dua benda, bukan "than". |
|
2. B (than) |
Would rather memakai "than" untuk membandingkan tindakan. |
|
3. A (to stay) |
Prefer diikuti to-infinitive untuk preferensi umum terhadap tindakan. |
|
4. B (to) |
Dua aktivitas V-ing (swimming, running) dihubungkan dengan "to". |
|
5. A (or) |
Kalimat tanya menawarkan dua pilihan dengan "or". |
|
6. B (to run) |
Prefer diikuti to-infinitive di sini. |
|
7. B (to stay) |
Would prefer selalu diikuti to-infinitive. |
|
8. B (to ask) |
Pola prefer + objek (us) + to + V1. |
|
9. A (would) |
Yang benar adalah "would prefer", bukan "more prefer". |
|
10. C (to) |
Dua V-ing (reading, watching) dihubungkan dengan "to". |
Latihan 2: Isian (ubah kata kerja dalam kurung ke bentuk yang benar)
-
I prefer ___ (swim) to ___ (run).
-
She would prefer ___ (stay) home tonight.
-
We prefer ___ (read) to ___ (watch) TV.
-
They prefer ___ (walk) rather than drive.
-
He prefers ___ (cook) to eating out.
-
I would prefer ___ (leave) early.
-
Do you prefer ___ (work) alone or in a team?
-
My parents prefer me ___ (study) hard.
-
She prefers ___ (listen) to music while working.
-
We would prefer ___ (take) a taxi rather than ___ (walk).
|
Jawaban |
Penjelasan |
|
1. swimming / running |
Pola prefer + V-ing + to + V-ing; kedua sisi harus paralel. |
|
2. to stay |
Would prefer diikuti to-infinitive. |
|
3. reading / watching |
Dua aktivitas V-ing dihubungkan dengan "to". |
|
4. to walk |
Prefer + to-infinitive, pembanding memakai "rather than". |
|
5. cooking |
Pola prefer + V-ing (cooking) + to + V-ing (eating). |
|
6. to leave |
Would prefer diikuti to-infinitive. |
|
7. to work |
Prefer + to-infinitive dalam kalimat tanya. |
|
8. to study |
Pola prefer + objek (me) + to + V1. |
|
9. listening |
Prefer + V-ing untuk menyatakan preferensi aktivitas. |
|
10. to take / walk |
Would prefer + to + V1, lalu "rather than" diikuti kata kerja dasar. |
Jika masih ada pertanyaan yang mengganjal setelah latihan, bagian FAQ menjawab yang paling sering ditanyakan.
V. Pertanyaan Umum (FAQ)
FAQ ini bukan pelengkap, melainkan tempat membereskan tiga miskonsepsi yang paling merusak.
1. Mengapa "prefer" selalu diikuti "to", bukan "than"?
Prefer diikuti "to" karena maknanya adalah menempatkan satu hal di atas hal lain, dan "to" adalah preposisi yang menunjuk ke arah pembanding itu. Akar katanya, bahasa Latin praeferre, berarti "membawa ke depan" - jadi prefer secara harfiah menaruh satu pilihan di depan atau di atas pilihan lain. Karena itulah bahasa Inggris memasangkannya dengan "to", sama seperti kata-kata lain yang menyatakan peringkat atau prioritas: “superior to”, “senior to”, “preferable to”, dan “prior to’, yang semuanya memakai "to" untuk menunjuk hal yang menjadi pembanding.
Sebaliknya, "than" adalah milik kata sifat dan kata keterangan komparatif (bigger than, faster than) serta frasa “would rather” / “rather than”.
2. Mengapa "more prefer" dianggap tidak benar dalam bahasa Inggris?
"More prefer" tidak benar karena prefer sudah berarti "lebih suka". Menambahkan "more" hanya mengulang makna yang sama (redundan). Hal serupa terjadi pada "lebih prefer" dalam bahasa Indonesia. Karena banyak orang mencari lebih prefer artinya apa, perlu ditegaskan bahwa "lebih prefer" adalah campuran Indonglish yang menggandakan makna: prefer sudah memuat "lebih", jadi "lebih prefer" sama saja dengan mengatakan "lebih lebih suka".
3. Apakah "prefer" selalu harus membandingkan dua pilihan?
Tidak, “prefer” tidak selalu harus menyebutkan dua pilihan secara eksplisit. Kalimat “I prefer tea” sudah benar meski tanpa pembanding, karena makna "lebih suka" tetap tersirat; pembanding baru ditambahkan dengan "to" bila Anda ingin menyebut pilihan kedua, seperti “I prefer tea to coffee.”
Jadi pembanding bersifat opsional: pakai bentuk singkat saat konteks sudah jelas, dan bentuk lengkap saat Anda perlu menegaskan pilihan mana yang dikalahkan.
Kesimpulan
Semua yang Anda pelajari di sini bermuara pada satu benang merah: prefer artinya lebih suka atau lebih memilih, selalu berpasangan dengan "to" saat membandingkan, dan tidak pernah digandakan dengan "more" atau "lebih". Begitu logika itu terpasang, keenam pola dan perbedaannya dengan would rather, like, serta favorite berhenti terasa seperti daftar hafalan dan mulai terasa sebagai satu prinsip yang sama.
Langkah berikutnya adalah memindahkan prinsip itu dari halaman ini ke kalimat yang benar-benar Anda ucapkan dan tulis. Di PREP, Anda bisa menguji kalimat prefer bersama Teacher Bee AI kapan pun terlintas keraguan, mengasah pengucapan /prɪˈfɜːr/ di Virtual Speaking Room, dan memastikan strukturnya rapi di Virtual Writing Room. Semakin sering prefer muncul dalam percakapan dan tulisan Anda sendiri, semakin cepat "to, bukan than" menjadi refleks yang tidak perlu Anda pikirkan lagi.

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Peta pembelajaran yang dipersonalisasi
Paling banyak dibaca

UEN: 202227322W
Alamat: Galeon Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia
Nomor Hotline : +65 3129 31111
Nomor WhatsApp Hotline : +62 822 9993 9692 / +62 815 307 7737 (For Business)
Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business)










