TOEIC Structure: Format Lengkap TOEIC Listening, Reading, Speaking, dan Writing
Key Takeaways
-
TOEIC structure terdiri dari dua format resmi ETS: TOEIC Listening & Reading (L&R) dan TOEIC Speaking & Writing (S&W).
-
TOEIC L&R mencakup 7 Part, 200 soal pilihan ganda, durasi ~120 menit (2 jam), skor 10-990 - format ujian yang paling umum diminta di Indonesia.
-
TOEIC S&W terdiri dari 19 task terbuka, durasi ~80 menit, skor 0-400, dinilai langsung oleh human rater ETS.
-
Listening Section: 4 Part (6+25+39+30 soal), audio dimainkan satu kali tanpa pengulangan.
-
Reading Section: 3 Part (30+16+54 soal), self-paced dalam 75 menit (1 jam 15 menit).
-
Speaking Section: 11 task dalam ~20 menit, mencakup 6 tipe kemampuan berbicara.
-
Writing Section: 8 task dalam ~60 menit, dari kalimat tunggal hingga esai pendapat.
-
Skor TOEIC menggunakan scaled scoring - tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah.
TOEIC structure mencakup dua format resmi yang diterbitkan Educational Testing Service (ETS): TOEIC Listening & Reading (L&R) dan TOEIC Speaking & Writing (S&W). TOEIC L&R terdiri dari 7 Part dengan 200 soal pilihan ganda yang diselesaikan dalam 120 menit (2 jam). TOEIC S&W mengukur kemampuan produktif melalui 19 task terbuka dalam ~80 menit, dinilai langsung oleh human rater.
Berdasarkan pengalaman Prep Edu mendampingi ribuan peserta TOEIC di Indonesia, test-taker yang memahami toeic structure secara menyeluruh sebelum memulai latihan soal mencapai target skor jauh lebih cepat daripada yang langsung mengerjakan soal tanpa peta format ujian.
Di Indonesia, TOEIC L&R adalah format yang paling umum diminta oleh BUMN, perusahaan multinasional di Jakarta, dan program beasiswa LPDP. Artikel ini membahas kedua format secara menyeluruh: perbandingan langsung, struktur Part per Part di TOEIC L&R, dan tipe task di TOEIC S&W.
I. Dua Format Resmi TOEIC yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar
ETS menerbitkan 2 format resmi dalam TOEIC structure yang mengukur kemampuan berbeda: TOEIC Listening & Reading (L&R) untuk kemampuan reseptif, dan TOEIC Speaking & Writing (S&W) untuk kemampuan produktif.
|
Aspek |
TOEIC L&R |
TOEIC S&W |
|
Format soal |
Pilihan ganda |
Jawaban terbuka (berbicara / menulis) |
|
Jumlah soal/task |
200 soal |
19 task (11 Speaking + 8 Writing) |
|
Durasi total |
~120 menit (2 jam) |
~80 menit |
|
Skor maksimum |
990 (495 per section) |
400 (200 per section) |
|
Cara penilaian |
Otomatis (komputer) |
Human rater ETS |
|
Ketersediaan di Indonesia |
Sangat umum |
Terbatas |
|
Tujuan utama |
Kemampuan reseptif |
Kemampuan produktif |
Pastikan kamu memeriksa format mana yang disyaratkan oleh perusahaan atau institusi sebelum mendaftar. Di Indonesia, TOEIC L&R digunakan oleh sebagian besar perusahaan untuk rekrutmen dan promosi jabatan. TOEIC S&W lebih sering diminta untuk posisi yang memerlukan presentasi atau korespondensi langsung dengan klien asing.
II. Struktur TOEIC Listening & Reading
TOEIC Listening & Reading terdiri dari dua section berurutan dalam satu sesi. Berikut adalah gambaran lengkap struktur bagian L&R, mulai dari jumlah soal hingga distribusi waktu per section:
|
Section |
Part |
Jenis Soal |
Jumlah Soal |
Durasi |
|
Listening |
Part 1 |
Photographs |
6 soal |
~45 menit (audio-driven) |
|
Part 2 |
Question-Response |
25 soal |
||
|
Part 3 |
Conversations |
39 soal |
||
|
Part 4 |
Talks |
30 soal |
||
|
Reading |
Part 5 |
Incomplete Sentences |
30 soal |
75 menit (self-paced) |
|
Part 6 |
Text Completion |
16 soal |
||
|
Part 7 |
Reading Comprehension |
54 soal |
||
|
Total |
200 soal |
~120 menit (2 jam) |
Section Listening dikendalikan oleh audio yang dimainkan satu kali tanpa pengulangan. Section Reading dikerjakan secara mandiri (self-paced) dengan tempo yang kamu tentukan sendiri.
1. Listening Section: 4 Part, 100 Soal yang Dimainkan Satu Kali
Section Listening TOEIC terdiri dari 4 Part dengan total 100 soal. Seluruh audio dimainkan satu kali tanpa pengulangan - tidak ada tombol pause atau replay di ujian resmi.
1.1. TOEIC Listening Part 1: Photographs (6 soal)
Part 1 menyajikan 6 foto. Untuk setiap foto, kamu mendengar 4 pernyataan (A, B, C, D) dan memilih satu yang paling sesuai dengan isi foto. Tingkat kesulitan Part 1 terlihat rendah, tetapi 3 dari 4 pilihan mengandung distractor yang dirancang menjebak. Ada tiga tipe distractor yang konsisten muncul:
-
Tipe 1: kata yang terdengar mirip tetapi beda makna. Contoh: "The man is filling the report." (Pria itu sedang mengisi laporan.) sebagai distractor saat foto sebenarnya menunjukkan pria yang sedang filing (mengarsipkan) dokumen.
-
Tipe 2: deskripsi yang benar secara parsial tetapi tidak menggambarkan keseluruhan foto.
-
Tipe 3: menyebutkan objek nyata di foto tetapi salah mendeskripsikan aksinya.
Strategi Part 1: lihat foto selama 5 detik sebelum audio dimulai, identifikasi subjek utama dan aksinya, lalu eliminasi 3 distractor satu per satu.
1.2. TOEIC Listening Part 2: Question-Response (25 soal)
Part 2 adalah bagian paling unik di Listening: kamu mendengar satu pertanyaan lisan dan 3 pilihan jawaban (A, B, C) tanpa gambar dan tanpa teks di layar.
Yang perlu diperhatikan: 30-40% soal Part 2 menggunakan indirect answer, yaitu jawaban yang tidak menjawab pertanyaan secara literal.
Contoh: "Why didn't you submit the report?" (Kenapa kamu tidak mengumpulkan laporan?) dijawab dengan "I'll ask Rizky about it." (Aku akan tanya Rizky soal itu.) Bukan jawaban langsung, tetapi itulah yang paling tepat dalam konteks percakapan kerja nyata.
Tujuh tipe pertanyaan di Part 2: Who, What, Where, When, Why, How, dan statement/tag question. Mengenali tipe pertanyaan di detik pertama membantu otak fokus mencari jenis informasi yang tepat.
1.3. TOEIC Listening Part 3: Conversations (39 soal)
Part 3 terdiri dari 13 dialog antara 2-3 pembicara, masing-masing menghasilkan 3 soal, total 39 soal. Setiap dialog berlatar situasi kerja: rapat, telepon, customer service, atau diskusi proyek.
Pertanyaan dan pilihan jawaban tercetak di layar dan bisa dibaca SEBELUM audio dimulai. Baca 3 pertanyaan sebelum dialog dimulai sehingga otak aktif mencari informasi spesifik, bukan sekadar mendengar secara pasif.
Empat tipe soal paling sering muncul di Part 3:
-
soal main topic/purpose ("What are the speakers discussing?" / Apa yang sedang dibicarakan?)
-
soal specific detail ("What time will the meeting start?" / Jam berapa rapat dimulai?)
-
soal inference ("What does the woman imply?" / Apa yang dimaksud wanita itu?)
-
soal next action ("What will the man do next?" / Apa yang akan dilakukan pria itu?)
1.4. TOEIC Listening Part 4: Talks (30 soal)
Part 4 terdiri dari 10 monolog, masing-masing menghasilkan 3 soal, total 30 soal. Monolog lebih panjang dari dialog Part 3 dan sering menggunakan bahasa yang lebih formal.
Delapan tipe monolog yang konsisten muncul di Part 4: pengumuman kantor, iklan radio, pesan suara (voicemail), berita, presentasi singkat, laporan cuaca, informasi transportasi/penerbangan, dan podcast atau wawancara.
Strategi identik dengan Part 3: baca 3 pertanyaan sebelum audio dimulai. Identifikasi tipe monolog dari 2 kalimat pertama untuk menentukan jenis informasi yang akan muncul selanjutnya.
2. Reading Section: 3 Part, 100 Soal yang Dikerjakan Mandiri
Section Reading dalam TOEIC structure terdiri dari 3 Part dengan total 100 soal yang dikerjakan secara mandiri dalam 75 menit (1 jam 15 menit) tanpa audio. Inilah section yang paling banyak membedakan skor 650 dan 850.
2.1. TOEIC Reading Part 5: Incomplete Sentences (30 soal)
Part 5 berisi 30 kalimat dengan satu bagian kosong dan 4 pilihan jawaban. Target waktu idealnya adalah 30 detik per soal, atau 15 menit untuk seluruh Part 5.
Delapan pola grammar paling sering muncul di Part 5: part of speech (noun/verb/adjective/adverb), verb tense, preposition, conjunction, pronoun/relative clause, word form, parallel structure, dan vocabulary in context.
Strategi kecepatan: lihat pilihan jawaban sebelum membaca kalimat penuh.
Contoh: "The project manager _______ the deadline before the meeting."
Pilihan: (A) confirms (B) confirmed (C) confirming (D) confirmation
→ jawaban (B) confirmed karena konteks menunjukkan peristiwa lampau.
2.2. TOEIC Reading Part 6: Text Completion (16 soal)
Part 6 terdiri dari 4 teks (email, memo, laporan, notifikasi) dengan 4 blank di masing-masing teks, total 16 soal. Perbedaan dari Part 5: 1-2 soal di setiap teks membutuhkan pemahaman konteks paragraf secara keseluruhan, bukan hanya kalimat tunggal.
Dua tipe soal di Part 6:
-
Tipe grammar/vocabulary lokal yang bisa dijawab hanya dengan melihat kalimat di sekitar blank.
-
Tipe koherensi atau sentence insertion di mana pilihan jawaban berupa kalimat penuh, sehingga harus membaca konteks lebih luas.
Target waktu: 10 menit untuk 4 teks (rata-rata 37 detik per soal). Identifikasi tipe soal terlebih dahulu: jika pilihan jawaban adalah kalimat penuh, itu pasti tipe koherensi.
2.3. TOEIC Reading Part 7: Reading Comprehension (54 soal)
Part 7 adalah bagian terpanjang di TOEIC Reading: 54 soal dari 15 teks yang dibagi menjadi 3 jenis passage.
|
Jenis Passage |
Jumlah Set |
Soal per Set |
Total Soal |
|
Single passage |
~10 teks |
2-4 soal |
~29 soal |
|
Double passage |
2 set |
5 soal |
10 soal |
|
Triple passage |
3 set |
5 soal |
15 soal |
|
Total |
54 soal |
Target waktu Part 7: 50 menit untuk 54 soal (rata-rata ~55 detik per soal). Strategi yang paling efektif: baca pertanyaan terlebih dahulu, identifikasi keyword, lalu skim teks untuk menemukan jawaban, bukan membaca dari awal hingga akhir.
Soal-soal yang paling sering membedakan skor di Part 7:
-
NOT/EXCEPT questions (eliminasi 3 jawaban benar)
-
Inference questions
-
Cross-reference questions di double/triple passage yang memerlukan informasi dari 2-3 dokumen sekaligus
III. Struktur TOEIC Speaking & Writing
TOEIC structure untuk format Speaking & Writing berbeda mendasar dari L&R: tidak ada pilihan ganda. Semua jawaban dinilai langsung oleh human rater menggunakan rubrik penilaian resmi ETS.
Skor TOEIC Speaking and Writing: Speaking 0-200 (kelipatan 10), Writing 0-200 (kelipatan 10), skor gabungan maksimum 400.
|
Section |
Tipe Task |
Jumlah Task |
Waktu Respons |
|
Speaking |
Read a text aloud |
2 task |
45 detik/task |
|
Describe a picture |
1 task |
30 detik |
|
|
Respond to questions |
3 task |
15 / 15 / 30 detik |
|
|
Respond to questions using information |
3 task |
15 / 15 / 30 detik |
|
|
Propose a solution |
1 task |
60 detik |
|
|
Express an opinion |
1 task |
60 detik |
|
|
Writing |
Write a sentence based on a picture |
5 task |
8 menit (total) |
|
Respond to a written request |
2 task |
25 menit (total) |
|
|
Write an opinion essay |
1 task |
30 menit |
|
|
Total |
19 task |
~80 menit |
1. Speaking Section: 11 Task untuk Mengukur Kemampuan Berbicara Profesional
Speaking Section TOEIC terdiri dari 11 task yang mencakup 6 tipe kemampuan berbicara, dari membaca teks dengan lantang hingga mengungkapkan pendapat secara spontan, dalam ~20 menit.
|
Task TOEIC Speaking |
Waktu (Persiapan → Respons) |
Fokus Utama |
Tips Singkat |
|
Task 1-2: Read a Text Aloud |
45 detik → 45 detik |
Pronunciation, intonation, dan prosody |
Perhatikan pelafalan konsonan akhir seperti worked (/wɜːkt/), karena sering terlewat oleh pelajar Indonesia dan dapat menurunkan skor pronunciation. |
|
Task 3: Describe a Picture |
45 detik → 30 detik |
Kemampuan mendeskripsikan gambar secara runtut dan jelas |
Mulailah dari subjek utama, lanjutkan dengan detail latar, lalu tutup dengan interpretasi situasi. Jangan berhenti berbicara meskipun kehabisan ide. |
|
Task 4-6: Respond to Questions |
Tanpa persiapan → 15 detik / 15 detik / 30 detik |
Kelancaran berbicara dan kemampuan menjawab pertanyaan personal |
Berikan jawaban singkat, langsung ke inti, lalu tambahkan alasan atau contoh sederhana jika waktu memungkinkan. |
|
Task 7-9: Respond to Questions Using Information Provided |
30 detik → 15 detik / 15 detik / 30 detik |
Kemampuan membaca dokumen dan menyampaikan informasi secara akurat |
Fokus mencari informasi penting pada jadwal, tabel, atau iklan sebelum menjawab pertanyaan. |
|
Task 10: Propose a Solution |
30 detik → 60 detik |
Listening comprehension dan kemampuan memecahkan masalah |
Dengarkan masalah dengan saksama, lalu berikan solusi yang jelas beserta alasan pendukung. |
|
Task 11: Express an Opinion |
15 detik → 60 detik |
Kemampuan menyampaikan dan mempertahankan pendapat |
Gunakan struktur opinion → reason → example → conclusion agar jawaban lebih terorganisir dan meyakinkan. |
2. Writing Section: 8 Task untuk Mengukur Kemampuan Menulis Bahasa Inggris
Writing Section TOEIC terdiri dari 8 task dalam 3 tipe yang mengukur kemampuan menulis dari kalimat tunggal hingga esai pendapat, dengan total ~60 menit.
|
Task TOEIC Writing |
Waktu |
Yang Dinilai / Fokus Utama |
Tips Singkat |
|
Task 1-5: Write a Sentence Based on a Picture |
8 menit (±96 detik per soal) |
Grammar, penggunaan kata petunjuk, dan relevansi kalimat dengan gambar |
Pastikan kedua kata petunjuk digunakan dengan benar dan kalimat benar-benar menggambarkan isi foto. Hindari kalimat terlalu rumit jika berisiko salah secara tata bahasa. |
|
Task 6-7: Respond to a Written Request |
25 menit |
Kelengkapan respons, bahasa formal, dan organisasi pesan |
Jawab seluruh poin yang diminta dalam instruksi. Gunakan format email yang jelas dan kembangkan setiap poin dengan 3–5 kalimat yang relevan. |
|
Task 8: Write an Opinion Essay |
30 menit |
Pengembangan ide, variasi kosakata dan grammar, serta koherensi esai |
Gunakan struktur introduction → 2–3 body paragraphs → conclusion. Sertakan alasan yang kuat dan contoh spesifik untuk mendukung pendapat Anda. |
Catatan: TOEIC Writing menguji kemampuan menulis secara bertahap, mulai dari menyusun kalimat sederhana berdasarkan gambar, menulis email profesional, hingga mengembangkan esai argumentatif yang terstruktur dan meyakinkan. Semakin tinggi nomor task, semakin besar tuntutan terhadap grammar, organisasi ide, dan kemampuan menulis dalam konteks dunia kerja.
IV. Pertanyaan Umum tentang Struktur dan Format TOEIC
Beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang TOEIC structure menyangkut perbedaan format, cara mendaftar, dan sistem penilaian ETS. Berikut jawaban langsung untuk setiap pertanyaan tersebut.
1. Apakah TOEIC L&R dan TOEIC S&W harus diambil pada ujian yang sama?
Tidak. TOEIC L&R dan TOEIC S&W adalah dua produk tes yang sepenuhnya terpisah dan bisa diambil secara independen sesuai kebutuhan. Keduanya menghasilkan sertifikat yang berbeda.
2. Apa perbedaan format ujian TOEIC dan IELTS?
Perbedaan utama: TOEIC dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di konteks kerja profesional menggunakan format pilihan ganda untuk L&R. IELTS mencakup keempat skill dalam satu ujian dengan jawaban terbuka dan diakui secara luas untuk tujuan akademik dan imigrasi.
|
Aspek |
TOEIC L&R |
IELTS |
|
Format soal |
Pilihan ganda |
Campuran (pilihan ganda + terbuka) |
|
Skill yang diuji |
Listening + Reading |
Listening + Reading + Writing + Speaking |
|
Konteks |
Dunia kerja profesional |
Akademik / imigrasi |
|
Penggunaan di Indonesia |
Rekrutmen dan promosi kerja |
Beasiswa pendidikan / visa |
Untuk tujuan karier di perusahaan Indonesia, TOEIC L&R adalah pilihan yang lebih relevan dan lebih umum diminta oleh HRD.
Kesimpulan
Sekarang kamu memahami bahwa TOEIC structure mencakup dua format berbeda: TOEIC L&R untuk kemampuan reseptif, dan TOEIC S&W untuk kemampuan produktif. TOEIC L&R dengan 7 Part adalah pilihan yang relevan untuk rekrutmen kerja di Indonesia, sementara TOEIC S&W dibutuhkan untuk posisi yang melibatkan komunikasi aktif dengan klien asing.
Tingkatkan persiapan TOEIC kamu lebih jauh bersama Prep Edu - kunjungi prepedu.com/id dan temukan kursus serta materi latihan yang dirancang khusus untuk test-taker Indonesia.

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Peta pembelajaran yang dipersonalisasi
Paling banyak dibaca

UEN: 202227322W
Alamat: Galeon Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia
Nomor Hotline : +65 3129 31111
Nomor WhatsApp Hotline : +62 822 9993 9692 / +62 815 307 7737 (For Business)
Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business)










