Cerita Sangkuriang dalam Bahasa Inggris: Dongeng Legenda Indonesia untuk Belajar English
Apakah Anda pernah merasa frustrasi saat mencari cerita sangkuriang dalam bahasa inggris, tetapi yang ditemukan justru terjemahan kaku, sulit dipahami, dan sama sekali tidak terasa seperti cerita? Banyak pelajar sebenarnya sudah hafal alurnya dalam bahasa Indonesia, namun tetap tersandung saat harus membaca atau menceritakannya kembali dalam English—kosakata terasa asing, pembuka cerita terdengar canggung, dan ending-nya tidak “kena”. Jika terus mengandalkan versi yang salah gaya, kemampuan storytelling Anda bisa stagnan, bahkan menurunkan kepercayaan diri saat tugas atau presentasi.
Di sinilah artikel ini menjadi solusi. Karena ceritanya sudah familiar, Anda bisa langsung fokus pada struktur narrative, penggunaan past tense, dan kosakata khas dongeng tanpa terbebani memahami plot. PREP menyusun konten ini dengan pendekatan pembelajar: teks bahasa Inggris yang mengalir, terjemahan yang akurat, serta penjelasan yang menjaga emosi dan gaya cerita tetap hidup.
Jika Anda ingin benar-benar paham dan bisa menggunakan cerita Sangkuriang sebagai alat belajar English yang efektif, lanjutkan membaca sekarang—dan rasakan bedanya belajar dari materi yang tepat sejak awal!
I. Cerita legenda Sangkuriang dalam Bahasa Inggris Lengkap
Bagi siswa sekolah menengah, materi ini sering dicari sebagai referensi cerita sangkuriang dalam bahasa inggris kelas 9 karena struktur teks naratifnya yang sempurna. Berikut adalah kisah lengkap yang mencakup struktur orientasi komplikasi resolusi cerita sangkuriang dalam bahasa inggris yang disajikan secara kronologis untuk memudahkan pemahaman Anda.
The Legend of Sangkuriang
A long time ago in West Java, lived a beautiful girl named Dayang Sumbi. Her beauty and intelligence made a prince from the heavenly kingdom of Kahyangan desire her as his wife. The prince asked permission from his father to marry Dayang Sumbi. People from Kahyangan could never live side by side with humans, but his father approved on one condition when they had a child, the prince would transform into a dog. The prince accepted the condition.
They got married and lived happily in the woods until Dayang Sumbi gave birth to a baby boy. Their son is named Sangkuriang and the prince changed into a dog named Tumang. Dayang Sumbi never told Sangkuriang about his father which is Tumang transformed into a dog.
Time passed, Dayang Sumbi, Sangkuriang, and Tumang lived in a village. Sangkuriang grew up to be a handsome and brave young man.
One day, Dayang Sumbi and Tumang remembered one thing. They remembered that there is one way they can do to restore the form of her husband to be a human. The way is to give the heart of a human to his father. Then they decided that their son would be made a sacrifice.
Dayang Sumbi and Tumang set a strategy to kill Sangkuriang. They will make Sangkuriang a sacrifice so that Tumang will return to being a human. The strategy is, Dayang Sumbi will ask Sangkuriang to seek the heart of a deer, then Tumang will do his strategy to kill Sangkuriang by biting or injuring Sangkuriang.
In the morning, Sangkuriang was asked by her mother to seek the heart of a deer. He was very excited and went hunting while accompanied by Tumang. While passing through the forest, he saw a deer who was looking for food. At that time, he ordered Tumang to chase after the deer, but Tumang just stayed and acted to kill Sangkuriang. Sangkuriang fought Tumang and hit him to death with an arrow.
After Sangkuriang shot Tumang and without any guilt he carried Tumang’s heart to the house and gave it to Dayang Sumbi. When Sangkuriang arrived at home, he gave Tumang’s heart to his mother. After he gave it to Dayang Sumbi, Sangkuriang told her that the heart was actually Tumang’s heart, and Sangkuriang told her that Tumang was biting him. Hearing that story, Dayang Sumbi was shocked and could not control her anger.
Dayang Sumbi was angry because she realized that Sangkuriang had foiled her and Tumang’s plan. She hit Sangkuriang until his head bled and left a scar. Afterward, he was cast away by his mother and left the house.
Ever since Sangkuriang was cast away by his mother, he has grown into a strong and handsome young man. After that, he continued his new journey and he was able to defeat all kinds of beasts and supernatural beings. Thus, all the supernatural beings who were defeated by him became his subordinates.
Time passed, after Dayang Sumbi chased away Sangkuriang, she meditate and asked a request to the ghosts to give her eternal beauty. The ghosts heard Dayang Sumbi’s request, then granted it. Suddenly, she looks younger and more beautiful. It makes everyone not recognize herself anymore.
One day, Sangkuriang met a very beautiful girl. Sangkuriang does not recognize that girl. Then, the girl was interested in Sangkuriang, who was strong and handsome, besides that he was very nice and polite. The girl fell in love with Sangkuriang, and after a long time, Sangkuriang finally proposed to her. However, The girl was shocked when she saw the scar on Sangkuriang’s head. Their feeling was violating the norms because the beautiful girl was actually Dayang Sumbi, Sangkuriang’s own mother.
After Dayang Sumbi realized that Sangkuriang was her son who was cast away from home, Dayang Sumbi finally told him the truth. However, Sangkuriang did not believe what Dayang Sumbi said and insisted to marry her. Seeing Sangkuriang’s strong determination, Dayang Sumbi tried to find a way to foil the marriage plan. She gave him two requirements that he had to do in one day and one night or before the sunrise. The requirements were that he had to make a lake and a large boat for her.
Hearing Dayang Sumbi’s requests, Sangkuriang agreed to fulfill the requirements. With his power, he asked for help from a mystical being. All mystical beings looked very busy working on a job that was given by Sangkuriang. Seeing the requirements almost completed, Dayang Sumbi tried to find a way to foil it again. Finally, Dayang Sumbi asked for help from all roosters to immediately crow and her request was granted.
The color of the sky suddenly turned orange. A sign of dawn. The roosters started to the crowd and all the Jinn were scared and ran away leaving Sangkuriang alone.
Sangkuriang was very upset, the failure of his work made him fail to propose to Dayang Sumbi, the woman that he loved so much. In the end, he crushed the dam that was near completion and caused a flood to the whole village. With his great power, he kicked the large boat which was already finished. The large boat was thrown off so far and upside down.
Over time, the large boat turned into a mountain and the people named it “Tangkuban Perahu”.
Untuk belajar lebih efektif dan fleksibel, segera unduh cerita sangkuriang dalam bahasa inggris PDF melalui tautan ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda mulai hari ini!
II. Kisah Sangkuriang dalam Bahasa Indonesia Mudah Dipahami
Untuk memastikan pemahaman yang menyeluruh terhadap cerita sangkuriang dalam bahasa inggris di atas, berikut adalah terjemahan yang disajikan secara paralel. Bagian ini sangat berguna bagi Anda yang mencari cerita sangkuriang dalam bahasa inggris dan terjemahannya untuk membandingkan kosa kata dan struktur kalimat secara langsung.
Legenda Sangkuriang
Pada zaman dahulu di Jawa Barat, hiduplah seorang gadis cantik bernama Dayang Sumbi. Kecantikan dan kecerdasannya membuat seorang pangeran dari kerajaan kahyangan jatuh cinta dan ingin menjadikannya sebagai istri. Sang pangeran pun memohon izin kepada ayahnya untuk menikahi Dayang Sumbi. Meskipun makhluk kahyangan tidak diperbolehkan hidup berdampingan dengan manusia, ayahnya akhirnya mengizinkan dengan satu syarat: ketika mereka memiliki seorang anak, sang pangeran harus berubah wujud menjadi seekor anjing. Pangeran itu menerima syarat tersebut.
Mereka pun menikah dan hidup bahagia di tengah hutan hingga Dayang Sumbi melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu diberi nama Sangkuriang, dan sejak saat itu sang pangeran berubah menjadi seekor anjing bernama Tumang. Dayang Sumbi tidak pernah memberi tahu Sangkuriang bahwa Tumang sebenarnya adalah ayahnya yang menjelma menjadi anjing.
Waktu berlalu, Dayang Sumbi, Sangkuriang, dan Tumang kemudian tinggal di sebuah desa. Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan pemberani. Suatu hari, Dayang Sumbi dan Tumang teringat akan satu cara untuk mengembalikan Tumang ke wujud manusia. Caranya adalah dengan memberikan jantung manusia kepada ayah sang pangeran. Mereka pun memutuskan bahwa anak mereka sendiri, Sangkuriang, akan dijadikan korban.
Dayang Sumbi dan Tumang menyusun sebuah rencana untuk membunuh Sangkuriang. Dayang Sumbi akan menyuruh Sangkuriang mencari jantung rusa, lalu Tumang akan melukai atau menggigit Sangkuriang hingga tewas agar ia bisa dijadikan persembahan.
Keesokan paginya, Dayang Sumbi menyuruh Sangkuriang pergi berburu untuk mencari jantung rusa. Sangkuriang sangat bersemangat dan pergi ke hutan ditemani oleh Tumang. Di tengah hutan, ia melihat seekor rusa yang sedang mencari makan. Sangkuriang pun memerintahkan Tumang untuk mengejar rusa tersebut. Namun, Tumang justru diam dan berusaha menyerang Sangkuriang. Terjadilah perkelahian antara mereka, hingga akhirnya Sangkuriang memanah Tumang sampai mati.
Tanpa rasa bersalah, Sangkuriang membawa pulang jantung Tumang dan menyerahkannya kepada ibunya. Setibanya di rumah, ia memberikan jantung itu kepada Dayang Sumbi sambil berkata jujur bahwa itu adalah jantung Tumang, karena Tumang telah menggigitnya. Mendengar pengakuan itu, Dayang Sumbi terkejut dan tidak mampu menahan amarahnya.
Dayang Sumbi marah karena menyadari bahwa rencananya bersama Tumang telah gagal. Ia memukul kepala Sangkuriang hingga berdarah dan meninggalkan bekas luka. Setelah itu, Sangkuriang diusir dari rumah dan ditelantarkan oleh ibunya.
Sejak diusir, Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang kuat dan semakin tampan. Ia memulai perjalanan baru dan berhasil mengalahkan berbagai binatang buas serta makhluk gaib. Semua makhluk gaib yang dikalahkannya kemudian menjadi bawahannya.
Sementara itu, setelah mengusir Sangkuriang, Dayang Sumbi bertapa dan memohon kepada para roh agar dianugerahi kecantikan abadi. Permintaannya dikabulkan, dan seketika ia menjadi jauh lebih muda dan cantik, hingga orang-orang tidak lagi mengenalinya.
Suatu hari, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Ia tidak menyadari bahwa wanita itu adalah ibunya sendiri. Wanita tersebut tertarik pada Sangkuriang karena ketampanan, kekuatan, serta sikapnya yang sopan dan baik. Mereka pun saling jatuh cinta, dan setelah sekian lama, Sangkuriang melamar wanita itu. Namun, sang wanita terkejut saat melihat bekas luka di kepala Sangkuriang. Hubungan mereka melanggar norma, karena wanita cantik itu sebenarnya adalah Dayang Sumbi, ibu kandung Sangkuriang.
Setelah menyadari kebenaran tersebut, Dayang Sumbi akhirnya mengungkapkan jati diri dan menceritakan masa lalu kepada Sangkuriang. Namun, Sangkuriang tidak mempercayainya dan tetap bersikeras untuk menikahinya. Melihat tekad Sangkuriang yang begitu kuat, Dayang Sumbi mencari cara untuk menggagalkan rencana pernikahan itu. Ia mengajukan dua syarat yang harus dipenuhi dalam satu malam sebelum matahari terbit, yaitu membuat sebuah danau dan sebuah perahu besar.
Sangkuriang menyanggupi syarat tersebut. Dengan kekuatannya, ia memanggil bantuan makhluk-makhluk gaib. Mereka semua bekerja keras membangun danau dan perahu. Ketika pekerjaan hampir selesai, Dayang Sumbi kembali berusaha menggagalkan rencana itu dengan meminta semua ayam jantan berkokok lebih awal. Permintaannya pun terkabul.
Langit tiba-tiba berubah menjadi jingga, pertanda fajar telah tiba. Ayam-ayam jantan berkokok, dan para jin serta makhluk gaib ketakutan lalu melarikan diri, meninggalkan Sangkuriang sendirian.
Sangkuriang sangat marah dan kecewa karena gagal memenuhi syarat dan tidak bisa menikahi Dayang Sumbi, wanita yang sangat dicintainya. Dalam amarahnya, ia menghancurkan bendungan yang hampir selesai sehingga menyebabkan banjir besar di desa. Dengan kekuatannya, ia juga menendang perahu besar yang telah jadi hingga terlempar jauh dan terbalik.
Seiring berjalannya waktu, perahu besar yang terbalik itu berubah menjadi sebuah gunung yang kemudian dikenal dengan nama Tangkuban Perahu.
III. Menggali Makna dan Pelajaran Hidup dari Sangkuriang Bahasa Inggris
Mempelajari cerita sangkuriang dalam bahasa inggris tidak akan lengkap tanpa memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya bagi kehidupan kita. Berikut adalah analisis mengenai pesan moral cerita sangkuriang dalam bahasa inggris yang dapat Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari:
-
Kejujuran adalah Fondasi Utama: Salah satu pesan moral dari cerita sangkuriang dalam bahasa inggris dan artinya yang paling kuat adalah pentingnya berkata jujur dalam situasi apa pun. Kebohongan Sangkuriang mengenai daging Tumang menjadi pemicu utama tragedi keluarga yang berujung pada pengusiran dan perpisahan selama bertahun-tahun.
-
Mengendalikan Emosi dan Amarah: Cerita ini menegaskan bahwa keputusan yang lahir dari amarah sering berujung pada penyesalan. Kemarahan Dayang Sumbi dan Sangkuriang sama-sama menciptakan dampak tragis yang tak bisa diulang.
-
Berhati-hati dengan Ucapan: Sumpah Dayang Sumbi membuktikan bahwa kata-kata bukan sekadar ucapan, melainkan janji yang mengikat. Karena itu, setiap komitmen harus diucapkan dengan kesadaran penuh atas konsekuensinya.
IV. Meningkatkan Kosakata: Panduan Bahasa dari Kisah Sangkuriang Bahasa Inggris
Bagian ini dirancang khusus untuk membantu Anda memahami cerita legenda sangkuriang dalam bahasa inggris melalui penguasaan kosakata spesifik yang muncul dalam teks. Metode terbaik untuk menghafal kata baru adalah dengan melihat penggunaannya langsung dalam kalimat naratif seperti cerita sangkuriang dalam bahasa inggris singkat berikut ini.
Perhatikan tabel di bawah yang mencakup transkripsi fonetik dan contoh penggunaan kontekstual:
|
Kosakata Cerita Sangkuriang dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
|
Weaving /ˈwiː.vɪŋ/ |
Menenun |
Dayang Sumbi loved weaving cloth in her palace every afternoon. (Dayang Sumbi suka menenun kain di istananya setiap sore.) |
|
Banished /ˈbæn.ɪʃt/ |
Diusir / Dibuang |
The prince was banished from the kingdom due to his mistake. (Pangeran itu diusir dari kerajaan karena kesalahannya.) |
|
Deity /ˈdeɪ.ɪ.ti/ |
Dewa / Ilahi |
Tumang was actually a deity cursed to live as a dog. (Tumang sebenarnya adalah dewa yang dikutuk hidup sebagai anjing.) |
|
Scar /skɑːr/ |
Bekas luka |
The scar on his forehead revealed his true identity to his mother. (Bekas luka di dahinya mengungkapkan identitas aslinya kepada ibunya.) |
|
Furious /ˈfjʊə.ri.əs/ |
Sangat marah |
She was furious when she found out the truth about Tumang. (Dia sangat marah ketika mengetahui kebenaran tentang Tumang.) |
|
Oath /əʊθ/ |
Sumpah |
You must be careful when making a serious oath. (Anda harus berhati-hati saat membuat sumpah yang serius.) |
|
Retrieve /rɪˈtriːv/ |
Mengambil kembali |
He tried to retrieve the fallen tool from the ground. (Dia mencoba mengambil kembali alat yang jatuh dari tanah.) |
|
Desperation /ˌdes.pəˈreɪ.ʃən/ |
Keputusasaan |
He acted in desperation because he could not find any deer. (Dia bertindak dalam keputusasaan karena tidak dapat menemukan rusa.) |
|
Wander /ˈwɒn.dər/ |
Mengembara |
Sangkuriang decided to wander across the country for many years. (Sangkuriang memutuskan untuk mengembara melintasi negeri selama bertahun-tahun.) |
|
Proposal /prəˈpəʊ.zəl/ |
Lamaran |
Dayang Sumbi tried to reject his marriage proposal politely. (Dayang Sumbi mencoba menolak lamaran pernikahannya dengan sopan.) |
|
Impossible /ɪmˈpɒs.ə.bəl/ |
Mustahil |
Building a lake in one night seemed like an impossible task. (Membangun danau dalam satu malam tampak seperti tugas yang mustahil.) |
|
Summon /ˈsʌm.ən/ |
Memanggil (gaib) |
He used his magic to summon spirits to help build the boat. (Dia menggunakan sihirnya untuk memanggil roh guna membantu membangun perahu.) |
|
Dawn /dɔːn/ |
Fajar |
The spirits fled when they thought dawn had arrived early. (Para roh melarikan diri ketika mereka mengira fajar telah tiba lebih awal.) |
|
Deceive /dɪˈsiːv/ |
Menipu |
She had to deceive him to prevent the forbidden marriage. (Dia harus menipunya untuk mencegah pernikahan terlarang itu.) |
|
Upturned /ʌpˈtɜːnd/ |
Terbalik |
The upturned boat transformed into a massive mountain. (Perahu yang terbalik itu berubah menjadi gunung yang sangat besar.) |
|
Prophecy /ˈprɒf.ə.si/ |
Ramalan |
The old prophecy stated that they would meet again one day. (Ramalan tua menyatakan bahwa mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti.) |
|
Eternal /ɪˈtɜː.nəl/ |
Abadi |
Dayang Sumbi possessed eternal youth granted by the gods. (Dayang Sumbi memiliki awet muda abadi yang diberikan oleh para dewa.) |
|
Consequence /ˈkɒn.sɪ.kwəns/ |
Konsekuensi |
Every action has a consequence that we must face later. (Setiap tindakan memiliki konsekuensi yang harus kita hadapi kemudian.) |
|
Vast /vɑːst/ |
Luas |
He needed to create a vast lake to fulfill her requirement. (Dia perlu membuat danau yang luas untuk memenuhi syaratnya.) |
|
Legend /ˈledʒ.ənd/ |
Legenda |
This legend is very popular among the people of West Java. (Legenda ini sangat populer di kalangan masyarakat Jawa Barat.) |
Penutup
Melalui pembahasan cerita sangkuriang dalam bahasa inggris, kita melihat bahwa cerita rakyat bukan hanya warisan budaya, tetapi juga media efektif untuk melatih bahasa Inggris secara kontekstual dan bermakna. Dengan mempelajari cerita sangkuriang dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia, Anda dapat memahami cerita tanpa tekanan, sekaligus mengasah kosakata, struktur kalimat, dan kemampuan bercerita. Jadikan kisah ini sebagai latihan berbicara dan storytelling agar proses belajar bahasa Inggris terasa lebih hidup dan berkelanjutan!
PREPEDU merevolusi model pembelajaran bahasa tradisional dengan memadukan teknologi kecerdasan buatan terdepan dan teori psikologi pendidikan, menciptakan lingkungan pembelajaran cerdas yang benar-benar berpusat pada peserta didik. Platform komprehensif kami mencakup sertifikasi bahasa kunci seperti IELTS dan TOEIC, melalui ruang latihan berbicara virtual yang canggih dan sistem bimbingan menulis cerdas, membuat setiap sesi pembelajaran tepat sasaran pada kebutuhan individual.
Sejak didirikan, PREPEDU berpijak pada "mengajar dengan sepenuh hati, memberikan dukungan tepat waktu, mengakui kemajuan", menggunakan teknologi untuk memberdayakan pendidikan, berhasil memimpin puluhan ribu peserta didik menembus hambatan pembelajaran bahasa dan menonjol dalam tahapan penting kehidupan seperti aplikasi studi lanjut, perencanaan karir, dan persiapan imigrasi. Kami senantiasa percaya bahwa pembelajaran bahasa adalah petualangan menakjubkan dalam menemukan diri dan memperluas dunia. PREPEDU akan terus menjadi mitra pembelajaran yang paling dapat dipercaya dalam perjalanan Anda mengejar keunggulan bahasa, dengan teknologi paling profesional dan layanan paling penuh perhatian.

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Peta pembelajaran yang dipersonalisasi
Paling banyak dibaca

UEN: 202227322W
Alamat: Chubb Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia
Nomor Hotline: +65 3129 3111
Nomor WhatsApp : +62 857 3901 1119 / +62 815 307 7737 (for business)
Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business)










