Memahami Ordinal dan Cardinal Number: Perbedaan, Fungsi, dan Contohnya

Dalam bahasa Inggris, ada dua sistem angka yang terlihat sederhana tetapi sering jadi “jebakan” bagi pelajar: ordinal dan cardinal number. Banyak orang tanpa sadar mencampur keduanya saat berbicara atau menulis—mengatakan five July alih-alih the fifth of July, atau salah menyebut urutan dan jumlah. Kesalahan kecil ini bisa membuat kalimat terdengar tidak natural, bahkan membingungkan dalam konteks akademik atau profesional.

Secara singkat, cardinal number digunakan untuk menyatakan jumlah (one, two, three), sementara ordinal number menunjukkan urutan atau posisi (first, second, third). Keduanya muncul dalam situasi sehari-hari (dari tanggal, usia, hingga peringkat) namun aturan penggunaannya berbeda dan sering terlewat oleh pelajar.

Memahami tantangan ini, PREPEDU menyusun panduan lengkap yang membedah perbedaan, fungsi, dan contoh penggunaan secara jelas dan terstruktur. Jika kamu ingin berbahasa Inggris dengan lebih akurat dan percaya diri, jelajahi artikel ini sekarang dan kuasai dari dasar hingga mahir.

Perbedaan Cardinal dan Ordinal Number dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Cardinal dan Ordinal Number dalam Bahasa Inggris

I. Menyelami Lebih Dalam Bilangan Kardinal

Dalam sistem ordinal dan cardinal number, bilangan kardinal (cardinal number) adalah fondasi utama yang digunakan untuk menyatakan jumlah atau kuantitas. Ini adalah jenis angka pertama yang dipelajari saat mulai berhitung dalam bahasa Inggris karena fungsinya sangat dasar dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Secara fungsi, bilangan kardinal menjawab pertanyaan “How many?”. Kamu akan menemukannya dalam berbagai konteks: 

  • Menyebut usia: I am twenty-two years old

  • Nomor telepon: Call me at oh-eight-five-six

  • Hingga harga: This costs thirty dollars

Intinya, setiap kali berbicara tentang jumlah murni, kamu sedang menggunakan bentuk kardinal dalam sistem ordinal dan cardinal number.

Perlu diperhatikan, angka dua digit (21–99) yang tidak bulat harus menggunakan tanda hubung, seperti “twenty-one” atau “thirty-five”. Selain itu, bilangan kardinal juga sering muncul dalam ekspresi matematika (two plus three equals five) dan data kuantitas (two thousand students enrolled this year).

Cardinal Number dalam Bahasa Inggris untuk Menyatakan Jumlah
Cardinal Number dalam Bahasa Inggris untuk Menyatakan Jumlah

II. Memahami Inti Bilangan Ordinal

Angka ordinal dalam bahasa inggris digunakan untuk menunjukkan posisi atau urutan dalam suatu rangkaian. Dalam sistem ordinal dan cardinal number, bilangan ordinal menjawab pertanyaan “Which one?” atau “In what order?”, sehingga perannya tidak bisa digantikan oleh angka kardinal.

Dalam kehidupan sehari-hari, angka ordinal muncul di banyak situasi: 

  • Menyebut tanggal: the 3rd of August

  • Lantai gedung: the 7th floor

  • Gelar: Queen Elizabeth the Second

  • Hingga hasil perlombaan: She finished first

Semua konteks ini membutuhkan pemahaman yang tepat tentang sisi ordinal dalam sistem ordinal dan cardinal number agar tidak terjadi kesalahan komunikasi.

Dalam penulisan, angka ordinal biasanya disingkat menjadi 1st, 2nd, 3rd, 4th, dan seterusnya. Sufiks ini langsung melekat pada angka dan mencerminkan cara pengucapannya, sehingga membantu menjaga konsistensi antara tulisan dan pelafalan dalam sistem ordinal dan cardinal number. 

Ordinal Number dalam Bahasa Inggris untuk Menunjukkan Urutan
Ordinal Number dalam Bahasa Inggris untuk Menunjukkan Urutan

III. Menguak Perbedaan Ordinal dan Cardinal Number Secara Jelas

Memahami perbedaan angka kardinal dan ordinal adalah kunci akurasi dalam komunikasi bahasa Inggris. Bagian ini menyajikan perbandingan sistematis antara ordinal dan cardinal number agar kamu tidak lagi ragu dalam setiap situasi.

Aspek

Cardinal Number

Ordinal Number

Pengertian

Menunjukkan jumlah atau kuantitas

Menunjukkan urutan atau posisi

Pertanyaan yang dijawab

How many? (Berapa banyak?)

Which one? / In what order? (Yang ke berapa?)

Fungsi utama

Menghitung jumlah benda, orang, atau hal

Menentukan posisi dalam urutan atau rangkaian

Penggunaan umum

jumlah, usia, harga, nomor telepon

tanggal, peringkat, lantai gedung, urutan

Bentuk kata

one, two, three, ten, twenty

first, second, third, tenth

Contoh kalimat

I have three books.

This is my third book.

Penulisan angka

1, 2, 3, 10, 20

1st, 2nd, 3rd, 10th

Tabel di atas menunjukkan perbedaan ordinal dan cardinal number secara ringkas. Namun pemahaman yang nyata terbentuk ketika kamu melihat keduanya berdampingan dalam kalimat dengan konteks yang hampir sama.

Pasangan Kalimat Perbandingan:

 

Kardinal

Ordinal

Contoh 1

I ate two pieces of cake. (Saya makan dua potong kue.)

This is my second piece of cake. (Ini adalah potongan kue kedua saya.)

Contoh 2

She is twenty-five years old. (Dia berusia dua puluh lima tahun.)

Her twenty-fifth birthday is next week. (Ulang tahunnya yang ke-25 minggu depan.)

Contoh 3

Three players joined the team. (Tiga pemain bergabung dengan tim.)

He is the third player to join. (Dia adalah pemain ketiga yang bergabung.)

Contoh 4

There are ten floors in this building. (Ada sepuluh lantai di gedung ini.)

My office is on the tenth floor. (Kantor saya ada di lantai kesepuluh.)

Dari pasangan kalimat di atas, kamu dapat melihat pola yang konsisten: 

  • Cardinal number: Tanpa artikel tertentu, digunakan untuk menunjukkan jumlah secara langsung.

  • Ordinal number: Biasanya memakai “the” atau possessive, digunakan untuk menunjukkan urutan.

IV. Daftar Angka Kardinal dan Ordinal Esensial

Bagian ini adalah referensi visual dan praktis yang bisa kamu gunakan kapan saja. Tabel berikut menyajikan pasangan bilangan dari kedua jenis dalam sistem ordinal dan cardinal number, mencakup angka dasar hingga angka kunci yang paling sering muncul dalam komunikasi sehari-hari, mulai dari percakapan biasa hingga penulisan formal.

Bilangan Kardinal

Cara Baca Kardinal

Bilangan Ordinal

Cara Baca Ordinal

1

one

1st

first

2

two

2nd

second

3

three

3rd

third

4

four

4th

fourth

5

five

5th

fifth

6

six

6th

sixth

7

seven

7th

seventh

8

eight

8th

eighth

9

nine

9th

ninth

10

ten

10th

tenth

11

eleven

11th

eleventh

12

twelve

12th

twelfth

13

thirteen

13th

thirteenth

14

fourteen

14th

fourteenth

15

fifteen

15th

fifteenth

16

sixteen

16th

sixteenth

17

seventeen

17th

seventeenth

18

eighteen

18th

eighteenth

19

nineteen

19th

nineteenth

20

twenty

20th

twentieth

21

twenty-one

21st

twenty-first

22

twenty-two

22nd

twenty-second

23

twenty-three

23rd

twenty-third

30

thirty

30th

thirtieth

40

forty

40th

fortieth

50

fifty

50th

fiftieth

60

sixty

60th

sixtieth

70

seventy

70th

seventieth

80

eighty

80th

eightieth

90

ninety

90th

ninetieth

100

one hundred

100th

one hundredth

1,000

one thousand

1,000th

one thousandth

V. Cara Pembentukan Sufiks Ordinal dalam Bahasa Inggris

Sebagian besar bilangan ordinal terbentuk dengan menambahkan sufiks pada bilangan kardinalnya. Memahami pola pembentukan ini adalah langkah terakhir dalam menguasai ordinal dan cardinal number secara menyeluruh, termasuk semua aturan khusus dan pengecualian yang sering menjadi sumber kekeliruan.

Aturan Penambahan Sufiks Bilangan Ordinal:

Kelompok Aturan

Penjelasan

Contoh

Aturan umum (-th)

Sebagian besar bilangan hanya menambahkan -th pada bilangan kardinal

four → fourth, six → sixth, ten → tenth

-st (akhir 1)

Menggunakan -st, kecuali 11

1st, 21st, 31st, 101st

-nd (akhir 2)

Menggunakan -nd, kecuali 12

2nd, 22nd, 32nd, 102nd

-rd (akhir 3)

Menggunakan -rd, kecuali 13

3rd, 23rd, 33rd, 103rd

Khusus 11–13

Selalu menggunakan -th

11th, 12th, 13th

Perubahan ejaan khusus:

Jenis Perubahan

Aturan

Contoh

Berakhir dengan “e”

Huruf e dihilangkan, lalu ditambah “-th”

five → fifth, nine → ninth

Berakhir dengan “y”

Huruf y berubah menjadi ie, lalu ditambah “-th”

twenty → twentieth, thirty → thirtieth

Selain itu (tidak beraturan)

Bentuk berubah khusus, tidak mengikuti pola umum

twelve → twelfth, eight → eighth, forty → fortieth

Aturan Pembentukan Ordinal Number dalam Bahasa Inggris
Aturan Pembentukan Ordinal Number dalam Bahasa Inggris

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, kamu sudah menemukan perbedaan inti dalam ordinal dan cardinal number yang sering menjadi sumber kesalahan dalam bahasa Inggris. Dengan pemahaman ini, kamu bisa lebih percaya diri menggunakan angka dengan tepat, baik untuk menyatakan jumlah maupun urutan.

Di PREP, masih banyak materi pembelajaran bahasa Inggris lain yang disusun secara sistematis dan mudah dipahami untuk membantu kamu naik level lebih cepat. Jangan berhenti di sini, lanjutkan belajar sekarang dan kuasai bahasa Inggris dengan lebih terarah bersama PREP!

Sari
Product Content Admin

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!

KomentarKomentar

0/300 karakter
Loading...
PREP PTE. LTD.

UEN: 202227322W

Alamat: Chubb Square 8th Floor Jalan M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230 Indonesia

Nomor Hotline: +65 3129 3111

Nomor WhatsApp : +62 857 3901 1119 / +62 815 307 7737 (for business)

Email: halo@prepedu.com / partner.id@prepedu.com (for business) 

DISERTIFIKASI OLEH
DMCA protect