Kamus Lengkap Istilah Sepak Bola dalam Bahasa Inggris (Beserta Contoh & Slang)
Apa saja istilah sepak bola dalam bahasa Inggris yang perlu dipahami oleh penggemar sepak bola? Sepak bola adalah olahraga yang sarat dengan istilah teknis dan slang yang digunakan oleh pemain, pelatih, dan penggemar. Dalam artikel ini, kami akan memberikan kamus lengkap tentang istilah sepak bola dalam bahasa Inggris, mulai dari kata-kata umum seperti “goalkeeper” hingga istilah-istilah unik dan slang yang sering digunakan di lapangan.
Memahami istilah-istilah ini tidak hanya penting bagi mereka yang bermain sepak bola, tetapi juga untuk penggemar yang ingin mengerti lebih dalam tentang strategi permainan. Selain itu, mengetahui arti dan penggunaan istilah ini dapat membantu Anda mengikuti percakapan pertandingan dengan lebih mudah dan menyenangkan. PREPEDU.COM hadir untuk memberikan panduan yang mudah diakses dan lengkap agar Anda bisa memahami setiap aspek permainan sepak bola dengan bahasa yang tepat. Dalam artikel ini, Anda juga akan menemukan contoh kalimat yang bisa memperjelas bagaimana istilah tersebut digunakan dalam konteks yang berbeda.
Dengan kamus sepak bola yang komprehensif ini, Anda akan meningkatkan kosakata sepak bola Anda dan mempelajari beberapa slang yang sering digunakan, memperdalam pemahaman Anda tentang dunia sepak bola secara keseluruhan.

- I. Kumpulan Lengkap Kosakata Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
- 1. Fasilitas lapangan dan area penting
- 2. Penjelasan lengkap perlengkapan sepak bola dalam bahasa Inggris
- 3. Posisi pemain dan peran di lapangan
- 4. Gerakan dasar dan teknik tingkat lanjut
- 5. Alur pertandingan, cara mencetak gol, dan jeda permainan
- 6. Formasi tim dan istilah taktik
- 7. Peristiwa penting terkait sepak bola
- II. Penjelasan Mendalam Istilah Komentator Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
- 1. Ungkapan yang sering digunakan komentator: menggambarkan momen seru dan jalannya pertandingan
- 2. Perumpamaan dan idiom dalam komentator sepak bola
- 3. Mengenali gaya komentator: perbedaan antara bahasa Inggris Britania dan Amerika
- 4. Aturan pertandingan dan istilah wasit
- 5. Idiom budaya sepak bola dan bahasa gaul penggemar
- III. Percakapan Praktis Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
- Kesimpulan
I. Kumpulan Lengkap Kosakata Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
1. Fasilitas lapangan dan area penting
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Football pitch /ˈfʊtbɔl pɪtʃ/ (n) |
Lapangan sepak bola |
The football pitch was perfectly maintained for the championship match. (Lapangan sepak bola dirawat dengan sempurna untuk pertandingan kejuaraan.) |
Touchline /ˈtʌtʃlaɪn/ (n) |
Garis samping |
The ball went out of play over the touchline. (Bola keluar dari permainan melewati garis samping.) |
Goal line /ɡoʊl laɪn/ (n) |
Garis gawang |
The ball crossed the goal line by just a few centimeters. (Bola melewati garis gawang hanya beberapa sentimeter.) |
Centre circle /ˈsentər ˈsɜrkəl/ (n) |
Lingkaran tengah |
Players gathered in the centre circle before kickoff. (Para pemain berkumpul di lingkaran tengah sebelum kick off.) |
Penalty area /ˈpenəlti ˈɛriə/ (n) |
Kotak penalti |
The foul occurred inside the penalty area. (Pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti.) |
Six-yard box /sɪks jɑrd bɑks/ (n) |
Kotak kecil/area gawang |
The goalkeeper can handle the ball in the six-yard box. (Penjaga gawang dapat memegang bola di kotak kecil.) |
Goal /ɡoʊl/ (n) |
Gawang |
The striker aimed his shot directly at the goal. (Penyerang mengarahkan tendangannya langsung ke gawang.) |
Goalpost /ˈɡoʊlpoʊst/ (n) |
Tiang gawang |
The ball bounced off the goalpost. (Bola memantul dari tiang gawang.) |
Crossbar /ˈkrɔsbɑr/ (n) |
Mistar gawang |
His header struck the crossbar. (Sundulannya mengenai mistar gawang.) |
Net /net/ (n) |
Jaring gawang |
The ball hit the back of the net. (Bola mengenai bagian belakang jaring gawang.) |
Corner flag /ˈkɔrnər flæɡ/ (n) |
Bendera sudut |
The winger ran towards the corner flag with the ball. (Pemain sayap berlari ke arah bendera sudut sambil menggiring bola.) |
Technical area /ˈteknɪkəl ˈɛriə/ (n) |
Area teknis |
The coach must stay within the technical area. (Pelatih harus tetap berada dalam area teknis.) |
Dugout /ˈdʌɡaʊt/ (n) |
Bangku cadangan |
Players on the bench sat in the dugout. (Para pemain cadangan duduk di bangku cadangan.) |
Halfway line /ˈhæfweɪ laɪn/ (n) |
Garis tengah |
The halfway line divides the pitch into two halves. (Garis tengah membagi lapangan menjadi dua bagian.) |
Penalty spot /ˈpenəlti spɑt/ (n) |
Titik penalti |
The striker placed the ball on the penalty spot. (Penyerang meletakkan bola di titik penalti.) |
D-area /di ˈɛriə/ (n) |
Area D |
Players must stay outside the D-area during penalty kicks. (Pemain harus berada di luar area D saat tendangan penalti.) |
Byline /ˈbaɪlaɪn/ (n) |
Garis belakang |
The winger reached the byline before crossing. (Pemain sayap mencapai garis belakang sebelum melakukan crossing.) |

2. Penjelasan lengkap perlengkapan sepak bola dalam bahasa Inggris
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Football /ˈfʊtbɔl/ (n) |
Sepak bola |
The football must be spherical and made of leather. (Sepak bola harus berbentuk bulat dan terbuat dari kulit.) |
Football boots /ˈfʊtbɔl buts/ (n) |
Sepatu sepak bola |
Professional players wear specialized football boots for better grip. (Pemain profesional memakai sepatu sepak bola khusus untuk cengkeraman yang lebih baik.) |
Studs /stʌdz/ (n) |
Paku sepatu |
The studs provide grip on muddy pitches. (Paku sepatu memberikan cengkeraman di lapangan berlumpur.) |
Shin pads /ʃɪn pædz/ (n) |
Pelindung tulang kering |
Shin pads are mandatory equipment in competitive matches. (Pelindung tulang kering adalah perlengkapan wajib dalam pertandingan kompetitif.) |
Jersey /ˈdʒɜrzi/ (n) |
Seragam |
Each team wore their distinctive jersey colors. (Setiap tim mengenakan warna seragam khas mereka.) |
Shorts /ʃɔrts/ (n) |
Celana pendek |
The team's new shorts featured an updated design. (Celana pendek baru tim menampilkan desain yang diperbarui.) |
Socks /sɑks/ (n) |
Kaos kaki |
Players pulled their socks up high to secure the shin pads. (Para pemain menarik kaos kaki mereka tinggi untuk mengamankan pelindung tulang kering.) |
Goalkeeper gloves /ˈɡoʊlkipər ɡlʌvz/ (n) |
Sarung tangan kiper |
The goalkeeper's gloves helped him make that incredible save. (Sarung tangan kiper membantunya melakukan penyelamatan yang luar biasa.) |
Captain's armband /ˈkæptənz ˈɑrmˌbænd/ (n) |
Ban kapten |
The captain proudly wore his armband throughout the match. (Kapten dengan bangga mengenakan ban kapten sepanjang pertandingan.) |
Tracksuit /ˈtrækˌsut/ (n) |
Jaket pelatihan |
Substitutes wore tracksuits on the bench. (Pemain cadangan mengenakan jaket pelatihan di bangku cadangan.) |
Training bib /ˈtreɪnɪŋ bɪb/ (n) |
Rompi latihan |
Players wore different colored training bibs during practice. (Pemain mengenakan rompi latihan berwarna berbeda saat latihan.) |
Kit /kɪt/ (n) |
Seragam lengkap |
The team's away kit is predominantly white. (Seragam tandang tim didominasi warna putih.) |
Home kit /hoʊm kɪt/ (n) |
Seragam kandang |
Barcelona's home kit features the traditional blue and red stripes. (Seragam kandang Barcelona menampilkan garis biru dan merah tradisional.) |
Away kit /əˈweɪ kɪt/ (n) |
Seragam tandang |
The away kit was designed to avoid color clashes. (Seragam tandang dirancang untuk menghindari bentrokan warna.) |
Third kit /θɜrd kɪt/ (n) |
Seragam ketiga |
The third kit was introduced as an alternative option. (Seragam ketiga diperkenalkan sebagai pilihan alternatif.) |

3. Posisi pemain dan peran di lapangan
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Goalkeeper /ˈɡoʊlkipər/ (n) |
Penjaga gawang |
The goalkeeper made three crucial saves in the first half. (Penjaga gawang melakukan tiga penyelamatan penting di babak pertama.) |
Defender /dɪˈfendər/ (n) |
Pemain bertahan |
The central defender headed the ball clear from danger. (Bek tengah menyundul bola menjauh dari bahaya.) |
Centre-back /ˈsentər bæk/ (n) |
Bek tengah |
The centre-back headed the corner kick away. (Bek tengah menyundul tendangan sudut menjauh.) |
Full-back /fʊl bæk/ (n) |
Bek samping |
The full-back overlapped to support the attack. (Bek samping naik untuk mendukung serangan.) |
Left-back /left bæk/ (n) |
Bek kiri |
The left-back delivered a perfect cross from the flank. (Bek kiri memberikan crossing sempurna dari sayap.) |
Right-back /raɪt bæk/ (n) |
Bek kanan |
The right-back tracked back to cover the defense. (Bek kanan mundur untuk menutupi pertahanan.) |
Wing-back /wɪŋ bæk/ (n) |
Bek sayap |
The wing-back provides width in both defense and attack. (Bek sayap memberikan lebar dalam pertahanan dan serangan.) |
Sweeper /ˈswipər/ (n) |
Libero |
The sweeper positioned himself behind the defensive line. (Libero memposisikan diri di belakang lini pertahanan.) |
Midfielder /ˈmɪdˌfildər/ (n) |
Gelandang |
The midfielder controlled the tempo of the game brilliantly. (Gelandang mengontrol tempo permainan dengan cemerlang.) |
Central midfielder /ˈsentrəl ˈmɪdˌfildər/ (n) |
Gelandang tengah |
The central midfielder distributed passes effectively. (Gelandang tengah mendistribusikan umpan dengan efektif.) |
Defensive midfielder /dɪˈfensɪv ˈmɪdˌfildər/ (n) |
Gelandang bertahan |
The defensive midfielder shielded the back four. (Gelandang bertahan melindungi barisan belakang.) |
Attacking midfielder /əˈtækɪŋ ˈmɪdˌfildər/ (n) |
Gelandang serang |
The attacking midfielder created several scoring chances. (Gelandang serang menciptakan beberapa peluang mencetak gol.) |
Box-to-box midfielder /bɑks tu bɑks ˈmɪdˌfildər/ (n) |
Gelandang kotak ke kotak |
The box-to-box midfielder covers the entire pitch. (Gelandang kotak ke kotak menutup seluruh lapangan.) |
Playmaker /ˈpleɪˌmeɪkər/ (n) |
Pembuat permainan |
The playmaker orchestrated the team's attacking moves. (Pembuat permainan mengorkestrasi gerakan menyerang tim.) |
Winger /ˈwɪŋər/ (n) |
Pemain sayap |
The winger beat two defenders with pace. (Pemain sayap melewati dua bek dengan kecepatan.) |
Left winger /left ˈwɪŋər/ (n) |
Sayap kiri |
The left winger cut inside and shot with his right foot. (Sayap kiri memotong ke dalam dan menendang dengan kaki kanan.) |
Right winger /raɪt ˈwɪŋər/ (n) |
Sayap kanan |
The right winger provided constant threat down the flank. (Sayap kanan memberikan ancaman konstan di sisi kanan.) |
Forward /ˈfɔrwərd/ (n) |
Penyerang |
The forward scored two goals in the second half. (Penyerang mencetak dua gol di babak kedua.) |
Striker /ˈstraɪkər/ (n) |
Striker |
The team's leading striker is known for his clinical finishing. (Striker utama tim dikenal karena penyelesaiannya yang klinis.) |
Centre-forward /ˈsentər ˈfɔrwərd/ (n) |
Penyerang tengah |
The centre-forward held up the ball well. (Penyerang tengah menahan bola dengan baik.) |
False nine /fɔls naɪn/ (n) |
Striker palsu |
The false nine dropped deep to create space. (Striker palsu turun untuk menciptakan ruang.) |
Target man /ˈtɑrɡət mæn/ (n) |
Penyerang target |
The target man won aerial duels consistently. (Penyerang target memenangkan duel udara secara konsisten.) |
Poacher /ˈpoʊtʃər/ (n) |
Penyerang oportunis |
The poacher scored from close range. (Penyerang oportunis mencetak gol dari jarak dekat.) |
Second striker /ˈsekənd ˈstraɪkər/ (n) |
Striker kedua |
The second striker supports the main forward. (Striker kedua mendukung penyerang utama.) |
Substitute /ˈsʌbstɪˌtut/ (n) |
Pemain pengganti |
The substitute came on in the second half. (Pemain pengganti masuk di babak kedua.) |
Super sub /ˈsupər sʌb/ (n) |
Pemain cadangan andalan |
The super sub scored the winning goal off the bench. (Pemain cadangan andalan mencetak gol kemenangan dari bangku cadangan.) |
Captain /ˈkæptən/ (n) |
Kapten |
The captain motivated his teammates during half-time. (Kapten memotivasi rekan-rekannya saat istirahat.) |
Vice-captain /ˈvaɪs ˈkæptən/ (n) |
Wakil kapten |
The vice-captain took over leadership duties. (Wakil kapten mengambil alih tugas kepemimpinan.) |

Dalam memahami nama nama posisi pemain sepak bola dalam bahasa inggris, penting untuk mengetahui bahwa setiap posisi memiliki tanggung jawab taktis yang spesifik. Pelatih modern sering menggunakan formasi yang fleksibel di mana pemain dapat bertukar posisi sesuai dengan situasi permainan.
4. Gerakan dasar dan teknik tingkat lanjut
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Pass /pæs/ (n/v) |
Umpan/mengumpan |
The midfielder made a precise pass to the striker. (Gelandang membuat umpan yang tepat kepada striker.) |
Short pass /ʃɔrt pæs/ (n) |
Umpan pendek |
The team built up play with short passes. (Tim membangun permainan dengan umpan-umpan pendek.) |
Long pass /lɔŋ pæs/ (n) |
Umpan panjang |
The long pass switched play to the opposite flank. (Umpan panjang memindahkan permainan ke sayap berlawanan.) |
Through ball /θru bɔl/ (n) |
Umpan terobosan |
The through ball split the defense perfectly. (Umpan terobosan membelah pertahanan dengan sempurna.) |
Cross /krɔs/ (n/v) |
Umpan silang |
The winger delivered a dangerous cross into the box. (Pemain sayap memberikan umpan silang berbahaya ke dalam kotak.) |
Cutback /ˈkʌtˌbæk/ (n) |
Umpan mundur |
The cutback created a clear shooting opportunity. (Umpan mundur menciptakan peluang tembakan yang jelas.) |
Shoot /ʃut/ (v) |
Menendang ke gawang |
The player decided to shoot from outside the penalty area. (Pemain memutuskan untuk menendang dari luar kotak penalti.) |
Shot /ʃɑt/ (n) |
Tembakan |
His shot was saved by the goalkeeper. (Tembakannya diselamatkan oleh penjaga gawang.) |
Header /ˈhedər/ (n) |
Sundulan |
His powerful header found the top corner of the net. (Sundulan kerasnya menemukan sudut atas jaring.) |
Volley /ˈvɑli/ (n) |
Tendangan voli |
The striker scored with a spectacular volley. (Striker mencetak gol dengan tendangan voli yang spektakuler.) |
Half-volley /hæf ˈvɑli/ (n) |
Setengah voli |
The half-volley flew just wide of the target. (Setengah voli melayang sedikit melebar dari sasaran.) |
Bicycle kick /ˈbaɪsɪkəl kɪk/ (n) |
Tendangan gunting |
The bicycle kick was an acrobatic masterpiece. (Tendangan gunting adalah mahakarya akrobatik.) |
Overhead kick /ˈoʊvərˌhɛd kɪk/ (n) |
Tendangan salto |
The overhead kick stunned the crowd. (Tendangan salto membuat kerumunan terpana.) |
Dribbling /ˈdrɪblɪŋ/ (n) |
Menggiring bola |
His dribbling skills impressed everyone in the stadium. (Kemampuan menggiring bolanya mengesankan semua orang di stadion.) |
Skill move /skɪl muv/ (n) |
Gerakan teknik |
The skill move left the defender confused. (Gerakan teknik membuat bek bingung.) |
Step-over /stɛp ˈoʊvər/ (n) |
Gerakan mengecoh |
The step-over fooled the goalkeeper. (Gerakan mengecoh menipu penjaga gawang.) |
Nutmeg /ˈnʌtˌmeɡ/ (n/v) |
Menggocek lewat selangkangan |
The skillful player nutmegged his opponent effortlessly. (Pemain yang terampil menggocek lawannya lewat selangkangan dengan mudah.) |
Tackle /ˈtækəl/ (n/v) |
Tekel/menekel |
The defender made a clean tackle to win the ball back. (Bek melakukan tekel yang bersih untuk merebut kembali bola.) |
Slide tackle /slaɪd ˈtækəl/ (n) |
Sliding tackle |
The slide tackle was perfectly timed. (Sliding tackle waktunya sempurna.) |
Standing tackle /ˈstændɪŋ ˈtækəl/ (n) |
Tekel berdiri |
The standing tackle dispossessed the attacker. (Tekel berdiri merampas bola dari penyerang.) |
Interception /ˌɪntərˈsɛpʃən/ (n) |
Intersepsi |
His interception prevented a dangerous attack. (Intersepsinya mencegah serangan berbahaya.) |
Block /blɑk/ (n/v) |
Blok/memblok |
The shot was blocked by a defender. (Tembakan diblok oleh seorang bek.) |
Clearance /ˈklɪrəns/ (n) |
Sapuan |
The defender made an important clearance. (Bek melakukan sapuan penting.) |
Save /seɪv/ (n/v) |
Penyelamatan |
The goalkeeper made a spectacular save. (Penjaga gawang melakukan penyelamatan spektakuler.) |
Catch /kætʃ/ (n/v) |
Menangkap |
The keeper made a simple catch. (Penjaga gawang melakukan tangkapan sederhana.) |
Punch /pʌntʃ/ (n/v) |
Meninju |
The goalkeeper chose to punch the cross clear. (Penjaga gawang memilih meninju bola silang keluar.) |
Parry /ˈpæri/ (n/v) |
Menepis |
The keeper could only parry the shot into the path of another attacker. (Penjaga gawang hanya bisa menepis tembakan ke arah penyerang lain.) |
Dive /daɪv/ (n/v) |
Menyelam |
The keeper made a diving save. (Penjaga gawang melakukan penyelamatan menyelam.) |
Control /kənˈtroʊl/ (n/v) |
Kontrol |
First touch control is crucial in tight spaces. (Kontrol sentuhan pertama sangat penting di ruang sempit.) |
First touch /fɜrst tʌtʃ/ (n) |
Sentuhan pertama |
His first touch was exquisite. (Sentuhan pertamanya sangat indah.) |
Chest control /tʃɛst kənˈtroʊl/ (n) |
Kontrol dada |
The chest control brought the ball down perfectly. (Kontrol dada menurunkan bola dengan sempurna.) |
Trap /træp/ (n/v) |
Menjebak bola |
He used his foot to trap the ball. (Dia menggunakan kakinya untuk menjebak bola.) |
Flick /flɪk/ (n/v) |
Sentilan |
The flick redirected the ball past the keeper. (Sentilan mengarahkan bola melewati penjaga gawang.) |
Lob /lɑb/ (n/v) |
Umpan lambung |
The lob sailed over the goalkeeper's head. (Umpan lambung melayang di atas kepala penjaga gawang.) |
Chip /tʃɪp/ (n/v) |
Chip |
The delicate chip beat the advancing keeper. (Chip yang halus mengalahkan penjaga gawang yang maju.) |
Backheel /ˈbækˌhil/ (n) |
Tendangan tumit |
The backheel pass surprised everyone. (Umpan tumit mengejutkan semua orang.) |
Rabona /rəˈboʊnə/ (n) |
Rabona |
The rabona cross was pure showmanship. (Crossing rabona adalah pertunjukan murni.) |
5. Alur pertandingan, cara mencetak gol, dan jeda permainan
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Kickoff /ˈkɪkˌɔf/ (n) |
Tendangan awal |
The match began with the home team's kickoff. (Pertandingan dimulai dengan tendangan awal tim tuan rumah.) |
Goal /ɡoʊl/ (n) |
Gol |
The striker scored the winning goal. (Striker mencetak gol kemenangan.) |
Own goal /oʊn ɡoʊl/ (n) |
Gol bunuh diri |
The defender scored an unfortunate own goal. (Bek mencetak gol bunuh diri yang malang.) |
Hat-trick /ˈhætˌtrɪk/ (n) |
Hat-trick |
The striker completed his hat-trick with a stunning free-kick. (Striker melengkapi hat-trick-nya dengan tendangan bebas yang memukau.) |
Brace /breɪs/ (n) |
Dua gol |
The forward scored a brace in the first half. (Penyerang mencetak dua gol di babak pertama.) |
Assist /əˈsɪst/ (n) |
Assist |
The midfielder recorded two assists in the match. (Gelandang mencatat dua assist dalam pertandingan.) |
Throw-in /θroʊ ɪn/ (n) |
Lemparan ke dalam |
The ball went out for a throw-in. (Bola keluar untuk lemparan ke dalam.) |
Long throw /lɔŋ θroʊ/ (n) |
Lemparan jauh |
The long throw caused chaos in the penalty area. (Lemparan jauh menyebabkan kekacauan di kotak penalti.) |
Corner kick /ˈkɔrnər kɪk/ (n) |
Tendangan sudut |
The team earned a corner kick after the shot was blocked. (Tim mendapat tendangan sudut setelah tembakan diblok.) |
Short corner /ʃɔrt ˈkɔrnər/ (n) |
Sudut pendek |
They took a short corner to create a better angle. (Mereka mengambil sudut pendek untuk menciptakan sudut yang lebih baik.) |
Free kick /fri kɪk/ (n) |
Tendangan bebas |
The team was awarded a free kick just outside the penalty area. (Tim diberikan tendangan bebas tepat di luar kotak penalti.) |
Direct free kick /dəˈrɛkt fri kɪk/ (n) |
Tendangan bebas langsung |
The direct free kick was taken from 20 yards. (Tendangan bebas langsung diambil dari jarak 20 yard.) |
Indirect free kick /ˌɪndəˈrɛkt fri kɪk/ (n) |
Tendangan bebas tidak langsung |
An indirect free kick was awarded for dangerous play. (Tendangan bebas tidak langsung diberikan karena permainan berbahaya.) |
Wall /wɔl/ (n) |
Tembok |
The wall blocked the free kick attempt. (Tembok memblok percobaan tendangan bebas.) |
Penalty /ˈpenəlti/ (n) |
Penalti |
The referee pointed to the spot for a penalty. (Wasit menunjuk ke titik penalti.) |
Penalty shootout /ˈpenəlti ˈʃutaʊt/ (n) |
Adu penalti |
The match was decided by a penalty shootout. (Pertandingan diputuskan melalui adu penalti.) |
Sudden death /ˈsʌdən dɛθ/ (n) |
Mati mendadak |
The penalty shootout went to sudden death. (Adu penalti berlanjut ke mati mendadak.) |
Offside /ˈɔfˌsaɪd/ (n/adj) |
Offside |
The goal was disallowed due to offside. (Gol dibatalkan karena offside.) |
Onside /ˈɑnˌsaɪd/ (adj) |
Tidak offside |
The player was clearly onside when the pass was made. (Pemain jelas tidak offside saat umpan diberikan.) |
Offside trap /ˈɔfˌsaɪd træp/ (n) |
Perangkap offside |
The defense executed a perfect offside trap. (Pertahanan melakukan perangkap offside yang sempurna.) |
Foul /faʊl/ (n/v) |
Pelanggaran |
The tackle was deemed a foul by the referee. (Tekel dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit.) |
Advantage /ədˈvæntɪdʒ/ (n) |
Keuntungan |
The referee played advantage and allowed play to continue. (Wasit memberikan keuntungan dan membiarkan permainan berlanjut.) |
Play on /pleɪ ɑn/ (v) |
Lanjutkan permainan |
The referee signaled to play on despite the contact. (Wasit memberi sinyal untuk lanjutkan permainan meski ada kontak.) |
Halftime /ˈhæfˌtaɪm/ (n) |
Istirahat babak pertama |
The score was 1-0 at halftime. (Skor 1-0 pada istirahat babak pertama.) |
Full-time /fʊl taɪm/ (n) |
Waktu penuh |
The final whistle blew at full-time. (Peluit akhir dibunyikan pada waktu penuh.) |
Injury time /ˈɪndʒəri taɪm/ (n) |
Waktu tambahan |
The equalizer came in injury time. (Gol penyama kedudukan datang di waktu tambahan.) |
Stoppage time /ˈstɑpɪdʒ taɪm/ (n) |
Waktu henti |
Three minutes of stoppage time were added. (Tiga menit waktu henti ditambahkan.) |
Added time /ˈædəd taɪm/ (n) |
Waktu tambahan |
The winning goal came in added time. (Gol kemenangan datang di waktu tambahan.) |
Extra time /ˈɛkstrə taɪm/ (n) |
Perpanjangan waktu |
The match went to extra time after a 1-1 draw. (Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu setelah imbang 1-1.) |
Golden goal /ˈɡoʊldən ɡoʊl/ (n) |
Gol emas |
The golden goal rule was used in some tournaments. (Aturan gol emas digunakan di beberapa turnamen.) |
Silver goal /ˈsɪlvər ɡoʊl/ (n) |
Gol perak |
The silver goal system was briefly implemented. (Sistem gol perak sempat diterapkan.) |
Clean sheet /klin ʃit/ (n) |
Tidak kebobolan |
The goalkeeper kept a clean sheet for the fifth consecutive game. (Penjaga gawang menjaga clean sheet untuk pertandingan kelima berturut-turut.) |
Nil-nil /nɪl nɪl/ (n) |
Nol-nol |
The match ended in a nil-nil draw. (Pertandingan berakhir imbang nol-nol.) |
Aggregate /ˈæɡrɪɡət/ (n) |
Agregat |
They won 3-2 on aggregate over two legs. (Mereka menang 3-2 secara agregat dalam dua leg.) |
Away goals rule /əˈweɪ ɡoʊlz rul/ (n) |
Aturan gol tandang |
The team advanced on the away goals rule. (Tim lolos berdasarkan aturan gol tandang.) |
6. Formasi tim dan istilah taktik
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Formation /fɔrˈmeɪʃən/ (n) |
Formasi |
The coach changed the formation to 4-3-3 in the second half. (Pelatih mengubah formasi menjadi 4-3-3 di babak kedua.) |
4-4-2 /fɔr fɔr tu/ (n) |
Formasi 4-4-2 |
The 4-4-2 is a classic football formation. (4-4-2 adalah formasi sepak bola klasik.) |
4-3-3 /fɔr θri θri/ (n) |
Formasi 4-3-3 |
The 4-3-3 formation emphasizes wing play. (Formasi 4-3-3 menekankan permainan sayap.) |
3-5-2 /θri faɪv tu/ (n) |
Formasi 3-5-2 |
The 3-5-2 provides numerical advantage in midfield. (3-5-2 memberikan keunggulan jumlah di tengah.) |
4-2-3-1 /fɔr tu θri wʌn/ (n) |
Formasi 4-2-3-1 |
The 4-2-3-1 offers balance in all areas. (4-2-3-1 menawarkan keseimbangan di semua area.) |
5-3-2 /faɪv θri tu/ (n) |
Formasi 5-3-2 |
The 5-3-2 is a defensive formation. (5-3-2 adalah formasi bertahan.) |
Diamond formation /ˈdaɪəmənd fɔrˈmeɪʃən/ (n) |
Formasi berlian |
The diamond formation creates central overload. (Formasi berlian menciptakan overload di tengah.) |
Christmas tree /ˈkrɪsməs tri/ (n) |
Formasi pohon natal |
The Christmas tree formation resembles a 4-3-2-1. (Formasi pohon natal menyerupai 4-3-2-1.) |
Counterattack /ˈkaʊntərəˌtæk/ (n) |
Serangan balik |
The team scored from a swift counterattack. (Tim mencetak gol dari serangan balik yang cepat.) |
Counter-pressing /ˈkaʊntər ˈprɛsɪŋ/ (n) |
Pressing balik |
Counter-pressing immediately after losing the ball. (Pressing balik segera setelah kehilangan bola.) |
Gegenpressing /ˈɡeɪɡənˌprɛsɪŋ/ (n) |
Gegenpressing |
Gegenpressing is a German tactical concept. (Gegenpressing adalah konsep taktik Jerman.) |
High press /haɪ prɛs/ (n) |
Pressing tinggi |
The high press forced the opposition into errors. (Pressing tinggi memaksa lawan membuat kesalahan.) |
Low block /loʊ blɑk/ (n) |
Blok rendah |
The team set up in a low block to defend. (Tim mengatur diri dalam blok rendah untuk bertahan.) |
Pressing /ˈprɛsɪŋ/ (n) |
Menekan lawan |
High pressing disrupted the opponent's build-up play. (Menekan tinggi mengganggu permainan bangun serangan lawan.) |
Zonal pressing /ˈzoʊnəl ˈprɛsɪŋ/ (n) |
Pressing zona |
Zonal pressing covers specific areas of the field. (Pressing zona menutupi area spesifik lapangan.) |
Man-marking /mæn ˈmɑrkɪŋ/ (n) |
Menjaga satu lawan satu |
Man-marking was implemented in defense. (Penjagaan satu lawan satu diterapkan dalam pertahanan.) |
Zonal marking /ˈzoʊnəl ˈmɑrkɪŋ/ (n) |
Penjagaan zona |
Zonal marking requires good communication between defenders. (Penjagaan zona memerlukan komunikasi yang baik antar bek.) |
Marking /ˈmɑrkɪŋ/ (n) |
Menjaga lawan |
Tight marking prevented the striker from turning. (Penjagaan ketat mencegah striker untuk berbalik.) |
Overlap /ˈoʊvərˌlæp/ (n/v) |
Tumpang tindih |
The full-back made an overlap run down the flank. (Bek samping melakukan lari tumpang tindih di sayap.) |
Underlap /ˈʌndərˌlæp/ (n/v) |
Lari di dalam |
The midfielder's underlap created space on the wing. (Lari di dalam gelandang menciptakan ruang di sayap.) |
Through ball /θru bɔl/ (n) |
Umpan terobosan |
The midfielder played a perfect through ball to the striker. (Gelandang memberikan umpan terobosan sempurna kepada striker.) |
Switch play /swɪtʃ pleɪ/ (v) |
Pindah permainan |
They switched play to the opposite flank. (Mereka memindahkan permainan ke sayap berlawanan.) |
Build-up play /bɪld ʌp pleɪ/ (n) |
Permainan membangun serangan |
Their build-up play was patient and methodical. (Permainan membangun serangan mereka sabar dan metodis.) |
Possession football /pəˈzɛʃən ˈfʊtˌbɔl/ (n) |
Sepak bola posesi |
Possession football dominated the game. (Sepak bola posesi mendominasi permainan.) |
Tiki-taka /ˈtikɪ ˈtɑkə/ (n) |
Tiki-taka |
Barcelona perfected the tiki-taka style of play. (Barcelona menyempurnakan gaya permainan tiki-taka.) |
Route one /rut wʌn/ (n) |
Permainan langsung |
They resorted to route one football in desperation. (Mereka menggunakan sepak bola langsung dalam keputusasaan.) |
Long ball /lɔŋ bɔl/ (n) |
Bola panjang |
The long ball tactic bypassed the midfield. (Taktik bola panjang melewati lini tengah.) |
Hoof ball /huf bɔl/ (n) |
Sepak bola kasar |
Hoof ball is often criticized as primitive. (Sepak bola kasar sering dikritik sebagai primitif.) |
Park the bus /pɑrk ðə bʌs/ (idiom) |
Bertahan total |
The visiting team decided to park the bus after taking the lead. (Tim tamu memutuskan untuk bertahan total setelah unggul.) |
Catenaccio /ˌkætənˈætʃiˌoʊ/ (n) |
Catenaccio |
Italian teams were famous for catenaccio tactics. (Tim Italia terkenal dengan taktik catenaccio.) |
Total football /ˈtoʊtəl ˈfʊtˌbɔl/ (n) |
Total football |
Total football allows players to switch positions freely. (Total football memungkinkan pemain berganti posisi dengan bebas.) |
False nine /fɔls naɪn/ (n) |
Striker semu |
The team used a false nine to confuse the opposition defense. (Tim menggunakan striker semu untuk membingungkan pertahanan lawan.) |
False full-back /fɔls fʊl bæk/ (n) |
Bek samping semu |
The false full-back moved into central positions. (Bek samping semu bergerak ke posisi tengah.) |
Inverted winger /ɪnˈvɜrtəd ˈwɪŋər/ (n) |
Sayap terbalik |
The inverted winger cuts inside to shoot. (Sayap terbalik memotong ke dalam untuk menembak.) |
Box-to-box /bɑks tu bɑks/ (adj) |
Kotak ke kotak |
The box-to-box midfielder covers the entire pitch. (Gelandang kotak ke kotak menutup seluruh lapangan.) |
Anchor man /ˈæŋkər mæn/ (n) |
Jangkar |
The anchor man sits deep in midfield. (Jangkar duduk dalam di lini tengah.) |
Regista /rəˈdʒistə/ (n) |
Regista |
The regista dictates play from deep positions. (Regista mengatur permainan dari posisi dalam.) |
Trequartista /ˌtrɛkwɑrˈtistə/ (n) |
Trequartista |
The trequartista operates between midfield and attack. (Trequartista beroperasi antara lini tengah dan serangan.) |
Wing play /wɪŋ pleɪ/ (n) |
Permainan sayap |
Wing play stretched the opposition defense. (Permainan sayap merentangkan pertahanan lawan.) |
Width /wɪdθ/ (n) |
Lebar |
The team lacked width in their attacking play. (Tim kurang memiliki lebar dalam permainan menyerang.) |
Compact /kəmˈpækt/ (adj) |
Kompak |
The defense remained compact throughout the match. (Pertahanan tetap kompak sepanjang pertandingan.) |
High line /haɪ laɪn/ (n) |
Lini tinggi |
The high line left space behind for counter-attacks. (Lini tinggi meninggalkan ruang di belakang untuk serang an balik.) |
Deep lying /dip ˈlaɪɪŋ/ (adj) |
Berbaring dalam |
The deep lying playmaker orchestrated attacks. (Pembuat permainan yang berbaring dalam mengorkestrasi serangan.) |
7. Peristiwa penting terkait sepak bola
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Yellow card /ˈjeloʊ kɑrd/ (n) |
Kartu kuning |
The player received a yellow card for unsporting behavior. (Pemain menerima kartu kuning karena perilaku tidak sportif.) |
Red card /red kɑrd/ (n) |
Kartu merah |
The defender was shown a red card for a dangerous tackle. (Bek dikenai kartu merah karena tekel berbahaya.) |
Substitution /ˌsʌbstɪˈtuʃən/ (n) |
Pergantian pemain |
The coach made a tactical substitution in the 60th minute. (Pelatih melakukan pergantian pemain taktis di menit ke-60.) |
Hat-trick /ˈhætˌtrɪk/ (n) |
Tiga gol dalam satu pertandingan |
The striker completed his hat-trick with a stunning free-kick. (Striker melengkapi hat-trick-nya dengan tendangan bebas yang memukau.) |
Clean sheet /klin ʃit/ (n) |
Tidak kebobolan |
The goalkeeper kept a clean sheet for the fifth consecutive game. (Penjaga gawang menjaga clean sheet untuk pertandingan kelima berturut-turut.) |
Own goal /oʊn ɡoʊl/ (n) |
Gol bunuh diri |
The defender unfortunately scored an own goal. (Bek dengan tidak beruntung mencetak gol bunuh diri.) |
Derby /ˈdɜrbi/ (n) |
Pertandingan antar rival |
The local derby always generates intense atmosphere. (Derby lokal selalu menghasilkan atmosfer yang intens.) |
Upset /ˈʌpˌset/ (n) |
Hasil mengejutkan |
The underdog team caused a major upset by defeating the champions. (Tim yang tidak diunggulkan menyebabkan kejutan besar dengan mengalahkan juara.) |
II. Penjelasan Mendalam Istilah Komentator Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
Dunia komentator sepak bola internasional memiliki kekayaan bahasa yang unik, di mana setiap frasa dan ekspresi membawa makna mendalam tentang dinamika permainan. Memahami bahasa komentator tidak hanya memperkaya pengalaman menonton, tetapi juga memberikan wawasan tentang aspek taktis dan emosional yang terjadi di lapangan.
1. Ungkapan yang sering digunakan komentator: menggambarkan momen seru dan jalannya pertandingan
Idiom Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
"What a screamer!" |
Tendangan yang sangat keras dan spektakuler |
The midfielder unleashed what a screamer from 30 yards out! (Gelandang melepaskan tembakan keras yang spektakuler dari jarak 30 yard!) |
"Brilliant save!" |
Penyelamatan yang cemerlang |
That was a brilliant save from the goalkeeper! (Itu adalah penyelamatan yang cemerlang dari penjaga gawang!) |
"Clinical finish!" |
Penyelesaian yang klinis |
The striker showed a clinical finish in front of goal! (Striker menunjukkan penyelesaian yang klinis di depan gawang!) |
"Inch-perfect cross!" |
Crossing yang sangat akurat |
The winger delivered an inch-perfect cross! (Pemain sayap memberikan crossing yang sangat akurat!) |
"Thunderous shot!" |
Tembakan menggelegar |
His thunderous shot rattled the crossbar! (Tembakan menggelegernya membuat mistar gawang bergetar!) |
"Silky skills!" |
Kemampuan teknik yang halus |
The midfielder displayed silky skills on the ball! (Gelandang menampilkan kemampuan teknik yang halus dengan bola!) |
"Precision passing!" |
Umpan yang presisi |
Their precision passing carved open the defense! (Umpan presisi mereka membuka pertahanan!) |
"Last-ditch tackle!" |
Tekel di saat-saat terakhir |
The defender made a last-ditch tackle to prevent a goal! (Bek melakukan tekel di saat-saat terakhir untuk mencegah gol!) |
"Sublime touch!" |
Sentuhan yang luar biasa |
His sublime touch set up the goal perfectly! (Sentuhan luar biasanya menyiapkan gol dengan sempurna!) |
"Pinpoint accuracy!" |
Ketepatan yang sangat akurat |
The free kick was taken with pinpoint accuracy! (Tendangan bebas diambil dengan ketepatan yang sangat akurat!) |
"Moment of magic!" |
Momen keajaiban |
That goal was a moment of magic from the playmaker! (Gol itu adalah momen keajaiban dari pembuat permainan!) |
"Against the run of play!" |
Berlawanan dengan alur permainan |
The goal came completely against the run of play! (Gol datang benar-benar berlawanan dengan alur permainan!) |
"End-to-end stuff!" |
Permainan ujung ke ujung |
This is fantastic end-to-end stuff from both teams! (Ini adalah permainan ujung ke ujung yang fantastis dari kedua tim!) |
"Route one football!" |
Sepak bola langsung |
The team resorted to route one football in the final minutes! (Tim menggunakan sepak bola langsung di menit-menit terakhir!) |
"On a plate!" |
Peluang yang mudah |
The striker was handed a goal on a plate but somehow missed! (Striker diberikan gol yang mudah tetapi entah bagaimana meleset!) |
"Keeper beaten all ends up!" |
Penjaga gawang kalah total |
The keeper was beaten all ends up by that curling shot! (Penjaga gawang kalah total oleh tembakan lengkung itu!) |
"Delightful dribble!" |
Menggiring bola yang menyenangkan |
The winger produced a delightful dribble past three defenders! (Pemain sayap menghasilkan dribbling yang menyenangkan melewati tiga bek!) |
"Schoolboy error!" |
Kesalahan tingkat pemula |
That was a schoolboy error from the experienced defender! (Itu adalah kesalahan tingkat pemula dari bek berpengalaman!) |
"Easy as you like!" |
Mudah sekali |
He slotted it home easy as you like! (Dia memasukkannya dengan mudah sekali!) |
"Piece of brilliance!" |
Bagian kecemerlangan |
That assist was a piece of brilliance! (Assist itu adalah bagian kecemerlangan!) |
2. Perumpamaan dan idiom dalam komentator sepak bola
Idiom Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
"Like a knife through butter" |
Dengan sangat mudah menembus pertahanan |
The striker cut through the defense like a knife through butter. (Striker menembus pertahanan dengan sangat mudah seperti pisau memotong mentega.) |
"Carved them open" |
Membuka pertahanan lawan dengan umpan atau gerakan cerdas |
That through ball completely carved them open. (Umpan terobosan itu benar-benar membuka pertahanan mereka.) |
"Hit the woodwork" |
Bola mengenai tiang atau mistar gawang |
He was unlucky to hit the woodwork twice in that attack. (Dia sial karena mengenai mistar gawang dua kali dalam serangan itu.) |
"Thunderous strike" |
Tendangan yang sangat keras |
The captain unleashed a thunderous strike from the edge of the box. (Kapten melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti.) |
"Clinical finish" |
Penyelesaian yang sangat akurat dan efektif |
That was a clinical finish from the experienced striker. (Itu adalah penyelesaian yang klinis dari striker berpengalaman.) |
3. Mengenali gaya komentator: perbedaan antara bahasa Inggris Britania dan Amerika
Istilah Britania |
Istilah Amerika |
Arti |
Contoh Penggunaan |
Football /ˈfʊtbɔl/ |
Soccer /ˈsɑkər/ |
Sepak bola |
"The football match was brilliant." vs "The soccer game was amazing." |
Pitch /pɪtʃ/ |
Field /fild/ |
Lapangan |
"Players entered the pitch." vs "Players entered the field." |
Kit /kɪt/ |
Uniform /ˈjunəˌfɔrm/ |
Seragam |
"The team's new kit." vs "The team's new uniform." |
Nil /nɪl/ |
Zero /ˈzɪroʊ/ |
Nol (dalam skor) |
"Two-nil to United." vs "Two-zero to United." |
Fixture /ˈfɪkstʃər/ |
Game /ɡeɪm/ |
Pertandingan |
"Next week's fixture." vs "Next week's game.” |
4. Aturan pertandingan dan istilah wasit
Sepak Bola dalam Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
Referee /ˌrefəˈri/ (n) |
Wasit utama |
The referee made a controversial decision in the penalty area. (Wasit utama membuat keputusan kontroversial di kotak penalti.) |
Assistant referee /əˈsɪstənt ˌrefəˈri/ (n) |
Asisten wasit |
The assistant referee flagged for offside. (Asisten wasit memberikan tanda offside.) |
VAR /viˌeɪˈɑr/ (n) |
Video Assistant Referee |
The goal was reviewed by VAR before being confirmed. (Gol ditinjau oleh VAR sebelum dikonfirmasi.) |
Advantage /ədˈvæntɪdʒ/ (n) |
Keuntungan |
The referee played advantage after the foul. (Wasit memberikan keuntungan setelah pelanggaran.) |
Stoppage time /ˈstɑpɪdʒ taɪm/ (n) |
Waktu tambahan |
Three minutes of stoppage time were added. (Tiga menit waktu tambahan ditambahkan.) |
Booking /ˈbʊkɪŋ/ (n) |
Pemberian kartu |
The player received a booking for dissent. (Pemain menerima kartu karena protes.) |
Send off /send ɔf/ (v) |
Mengusir dari lapangan |
The referee had to send off the aggressive player. (Wasit harus mengusir pemain yang agresif.) |
Caution /ˈkɔʃən/ (n/v) |
Peringatan |
The referee issued a caution for the late tackle. (Wasit memberikan peringatan untuk tekel terlambat.) |
5. Idiom budaya sepak bola dan bahasa gaul penggemar
Idiom Bahasa Inggris |
Arti |
Contoh Kalimat |
"Over the moon" |
Sangat senang atau gembira |
The fans were over the moon after the victory. (Para penggemar sangat gembira setelah kemenangan.) |
"Sick as a parrot" |
Sangat kecewa |
The manager was sick as a parrot after the defeat. (Manajer sangat kecewa setelah kekalahan.) |
"Back of the net" |
Ekspresi untuk gol yang bagus |
What a strike! Back of the net! (Tembakan yang bagus! Masuk ke jaring!) |
"Game of two halves" |
Pertandingan dengan performa berbeda di setiap babak |
It was truly a game of two halves tonight. (Ini benar-benar pertandingan dengan dua babak yang berbeda malam ini.) |
"Take it to the corner" |
Mengulur waktu dengan menggiring bola ke sudut |
The team decided to take it to the corner to preserve their lead. (Tim memutuskan untuk mengulur waktu di sudut untuk mempertahankan keunggulan.) |
III. Percakapan Praktis Sepak Bola dalam Bahasa Inggris
1. Diskusi setelah menonton pertandingan: menganalisis sorotan dan strategi permainan
Setelah menonton pertandingan sepak bola yang menarik, percakapan bahasa inggris tentang hobi sepak bola singkat sering kali menjadi momen berbagi pengalaman yang berharga. Berikut adalah contoh percakapan analisis pertandingan:
-
John: Wow, that was an intense match! The last 15 minutes were so thrilling. What did you think of the game?
-
Sarah: Yeah, I was on the edge of my seat the whole time! I think the team's strategy in the second half was brilliant. They switched to a more aggressive formation, which really put pressure on the opponent.
-
John: Definitely! The way they controlled the midfield after that substitution was key. But I also think the defense did a great job of stopping their counter-attacks.
-
Sarah: I agree. The defender’s quick reactions prevented some dangerous situations. But I was really impressed with the forward's movement; their positioning allowed them to create opportunities even when they were under pressure.
-
John: Absolutely! The last goal was a real team effort. The pass was perfectly timed, and the striker didn’t miss that shot under pressure.
-
Sarah: For sure. It’s all about the teamwork. I think that goal really showed how well they’re coordinating as a team. It’s going to be interesting to see how they perform in the next match.
-
John: Yeah, I’m looking forward to it. But they need to keep improving on their finishing – there were a few chances they could have converted into goals.
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:
-
John: Wah, itu pertandingan yang sangat intens! 15 menit terakhir benar-benar menegangkan. Apa pendapatmu tentang permainan itu?
-
Sarah: Iya, aku sangat terjaga selama pertandingan! Menurutku strategi tim di babak kedua sangat cemerlang. Mereka beralih ke formasi yang lebih agresif, yang benar-benar memberi tekanan pada lawan.
-
John: Pasti! Cara mereka mengontrol lini tengah setelah pergantian pemain sangat penting. Tapi saya juga pikir pertahanan mereka bermain sangat baik dalam menghentikan serangan balik.
-
Sarah: Saya setuju. Reaksi cepat dari para bek mencegah beberapa situasi berbahaya. Tapi saya benar-benar terkesan dengan pergerakan pemain depan; posisi mereka memungkinkan mereka untuk menciptakan peluang meskipun mereka tertekan.
-
John: Benar! Gol terakhir adalah usaha tim yang nyata. Umpan itu tepat waktunya, dan penyerang tidak melewatkan tembakan itu meskipun dalam tekanan.
-
Sarah: Tentu. Semua tentang kerja sama tim. Saya rasa gol itu benar-benar menunjukkan betapa baiknya mereka berkoordinasi sebagai tim. Akan menarik untuk melihat bagaimana mereka tampil di pertandingan berikutnya.
-
John: Ya, saya juga menantikannya. Tapi mereka harus terus meningkatkan penyelesaian akhir mereka – ada beberapa peluang yang seharusnya bisa mereka ubah menjadi gol.
2. Percakapan antarpenggemar: membahas kondisi tim saat ini dan prospek di masa depan
Percakapan antar penggemar sepak bola mencerminkan passion dan analisis mendalam tentang tim favorit mereka:
Dialog in English:
-
Mark: Hey, have you seen the last match? The team played well, but I feel like they still need to improve some areas.
-
Lisa: Yeah, I watched it! They did okay, but I think their defense is still a bit shaky. They’ve conceded a few unnecessary goals lately.
-
Mark: I agree. The defense could use some work. But I’m really impressed with their attack. The forwards have been creating so many chances, and they’re scoring consistently.
-
Lisa: That’s true! The attack is definitely strong, but I think they need to be more disciplined in defense, especially against stronger teams. They can’t afford to be so careless in the backline.
-
Mark: Absolutely! If they can improve their defense, I think they have a real chance of winning the championship this season. Their attack is top-notch, and the midfield is solid too.
-
Lisa: I’m optimistic. With a few adjustments, they can definitely be contenders for the title. The next few games will be crucial to see if they can keep their momentum going.
-
Mark: Yeah, I’m looking forward to the next match. If they keep improving, they might just go all the way.
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:
-
Mark: Hei, apakah kamu menonton pertandingan terakhir? Tim bermain cukup baik, tapi saya merasa mereka masih perlu memperbaiki beberapa area.
-
Lisa: Iya, saya menontonnya! Mereka cukup oke, tapi menurut saya pertahanan mereka masih agak goyah. Mereka kebobolan beberapa gol yang tidak perlu belakangan ini.
-
Mark: Saya setuju. Pertahanan memang perlu diperbaiki. Tapi saya benar-benar terkesan dengan serangan mereka. Penyerang mereka telah menciptakan banyak peluang, dan mereka terus mencetak gol.
-
Lisa: Itu benar! Serangan memang kuat, tapi saya rasa mereka perlu lebih disiplin dalam bertahan, terutama melawan tim yang lebih kuat. Mereka tidak bisa terlalu ceroboh di lini belakang.
-
Mark: Tentu saja! Jika mereka bisa memperbaiki pertahanan mereka, saya pikir mereka memiliki peluang besar untuk memenangkan kejuaraan musim ini. Serangan mereka luar biasa, dan lini tengah mereka juga solid.
-
Lisa: Saya optimis. Dengan beberapa penyesuaian, mereka pasti bisa menjadi pesaing untuk gelar juara. Beberapa pertandingan berikutnya akan sangat menentukan apakah mereka bisa mempertahankan momentum mereka.
-
Mark: Ya, saya menantikan pertandingan berikutnya. Jika mereka terus berkembang, mereka bisa saja menjuarai kompetisi ini.
Kesimpulan
Perjalanan untuk menguasai terminologi sepak bola dalam bahasa Inggris adalah pintu gerbang untuk memahami sepak bola global secara mendalam. Dengan fondasi kosakata yang telah Anda pelajari dari panduan komprehensif ini, Anda kini memiliki alat yang diperlukan untuk mengikuti analisis taktis internasional, memahami komentator dari berbagai negara, dan terlibat dalam diskusi sepak bola dengan penggemar dari seluruh dunia.
Menguasai bahasa sepak bola internasional bukan hanya tentang menghafal kosakata, tetapi juga memahami konteks budaya dan nuansa yang terkandung dalam setiap istilah. Setiap phrase yang digunakan komentator, setiap terminologi taktis yang dijelaskan pelatih, dan setiap ekspresi yang digunakan penggemar membawa cerita dan makna yang lebih dalam tentang beautiful game ini. Praktikkanlah pengetahuan ini secara aktif dengan menonton pertandingan internasional, membaca analisis taktis dalam bahasa Inggris, dan bergabung dengan komunitas sepak bola global untuk terus mengasah kemampuan bahasa dan pemahaman sepak bola Anda.

Halo! Nama saya Sari, saat ini saya bekerja sebagai Manajer Konten Produk di blog situs web prepedu.com.
Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam belajar mandiri bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin serta mempersiapkan ujian IELTS dan TOEIC, saya telah mengumpulkan banyak pengetahuan untuk mendukung ribuan orang yang menghadapi kesulitan dalam belajar bahasa asing.
Semoga apa yang saya bagikan dapat membantu proses belajar mandiri di rumah secara efektif bagi semua orang!
Komentar
Paling banyak dibaca
